LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memperlihatkan barang bukti sabu-sabu yang disita dari sindikat pengedar narkoba jaringan Timur Tengah dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/6/2021).
Sumber :
  • Antara

INW Kritik Disparitas Vonis dalam Kasus Narkoba Jaringan Fredy Pratama

Indonesia Narcotic Watch (INW) mengkritik disparitas vonis yang dijatuhkan oleh pengadilan terhadap para terpidana kasus narkoba (narkotika, psikotropika, dan obat terlarang lainnya) dari jaringan Fredy Pratama.

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:18 WIB

tvOnenews.com - Indonesia Narcotic Watch (INW) mengkritik disparitas vonis yang dijatuhkan oleh pengadilan terhadap para terpidana kasus narkoba (narkotika, psikotropika, dan obat terlarang lainnya) dari jaringan Fredy Pratama. INW menilai, perbedaan vonis yang tidak proporsional ini mencerminkan adanya ketidakadilan dalam penegakan hukum dan menunjukkan inkonsistensi dalam upaya pemberantasan narkoba yang sedang dicanangkan oleh pemerintah. 

Direktur Eksekutif INW Budi Tanjung mengungkapkan, beberapa terdakwa dalam kasus sindikat narkoba Fredy Pratama menerima vonis yang sangat rendah, sementara yang lainnya dijatuhi hukuman yang sangat berat. Memang benar, vonis setiap kasus tentu saja berbeda, tergantung fakta dan bukti, konstruksi hukum, serta dakwaan dalam kasus tersebut. 

"Tetapi disparitas perbedaan penjatuhan pidana untuk kasus yang serupa atau setara keseriusannya, tanpa alasan atau pembenaran yang jelas, tentu menimbulkan pertanyaan," kata Budi di Jakarta, Kamis (13/6). 

Mantan Kepala Satuan Narkoba Polres Lampung Selatan Andres Gustami misalnya, divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Lampung, pada Februari lalu. Sementara Wempi Wijaya, salah satu bandar sabu atau metamfetamina dalam jaringan Fredy Pratama, hanya divonis 12 tahun oleh PN Makassar, Sulawesi Selatan, akhir Mei lalu. 

Baca Juga :

Begitu juga Belly Saputra, salah satu kurir dalam jaringan Fredy, divonis penjara seumur hidup oleh PN Tanjungkarang pada Mei lalu. Sedangkan Lian Silas, ayah Fredy Pratama, hanya divonis 1,8 tahun penjara oleh PN Banjarmasin, Kalimantan Selatan, April lalu. 

Kasus terbaru adalah Adelia Putri Salma, selebgram cantik asal Palembang, Sumatra Selatan. Dia divonis bersalah menampung uang hasil penjualan narkoba milik suaminya yang terafiliasi dengan jaringan Fredy Pratama. Ia dituntut 7 tahun penjara oleh jaksa penuntut tetapi hanya mendapat vonis 5 tahun saja. 

Ada juga terpidana Wahyu Wijaya yang disebut sebagai orang kepercayaan Fredy. Ia berperan sebagai pengurus pembukuan keuangan Fredy Pratama, selain bertugas sebagai supir pribadi dari bandar kelas kakap tersebut. Ia dituntut 1 tahun penjara tetapi hanya divonis 10 bulan oleh PN Tanjungkarang pada 3 Juni lalu. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Usai Lima Pemda NU ke Israel, PBNU Tegaskan Kembali Larangan Kerja Sama dengan Lembaga Berafiliasi Israel

Usai Lima Pemda NU ke Israel, PBNU Tegaskan Kembali Larangan Kerja Sama dengan Lembaga Berafiliasi Israel

Setelah lima pemuda Nahdlatul Ulama (NU) ke Israel, PBNU menegaskan kembali larangan hubungan kerja sama dengan lembaga-lembaga yang berafiliasi dengan Israel.
Sah! Israel Dinyatakan Langgar Hukum Internasional, Menlu Palestina: Momen Penentu Keadilan

Sah! Israel Dinyatakan Langgar Hukum Internasional, Menlu Palestina: Momen Penentu Keadilan

Menlu Palestina Riyad Al Maliki menyambut baik putusan Mahkamah Internasional (ICJ) bahwa pendudukan Israel di Palestina adalah melanggar hukum internasional.
Mas Ibin Wasekjen GP Ansor Terima Surat Rekomendasi dari PKB Maju Wali Kota Blitar

Mas Ibin Wasekjen GP Ansor Terima Surat Rekomendasi dari PKB Maju Wali Kota Blitar

Wasekjen GP Ansor M. Syauqul Muhibbin secara resmi telah menerima surat rekomendasi dari PKB untuk maju mencalonkan di Pemilihan Kepala Daerah Kota Blitar 2024.
Sosok ini Umbar Percakapan Asli dengan RT Pasren soal Kasus Vina Cirebon, Memohon agar Beri Penjelasan, tapi Malah Dibalas...

Sosok ini Umbar Percakapan Asli dengan RT Pasren soal Kasus Vina Cirebon, Memohon agar Beri Penjelasan, tapi Malah Dibalas...

Sejak kasus pembunuhan Vina Cirebon kembali viral dan menjadi perbincangan publik, Pak RT Abdul Pasren dan anaknya Kahfi menjadi sosok yang mencuri perhatian.
Cerita Warga Lihat Helikopter Tabrak Tebing dan Keluar Asap hingga Dengar Suara Detuman 

Cerita Warga Lihat Helikopter Tabrak Tebing dan Keluar Asap hingga Dengar Suara Detuman 

I Wayan Agus Sudiantara (30) adalah saksi mata yang melihat detik-detik terjatuhnya helikopter di kawasan Banjar Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung
Polda Bali Belum Bisa Pastikan Helikopter Jatuh karena Tali Layangan 

Polda Bali Belum Bisa Pastikan Helikopter Jatuh karena Tali Layangan 

Kabid Humas Polda Bali belum bisa memastikan helikopter yang jatuh di kawasan Banjar Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, akibat tali layang-layang.
Trending
Bahrain Bingung, Timnas Indonesia jadi Tim dengan Peringkat FIFA terendah di Grup C tapi Diisi Pemain Berkelas dengan Harga Mahal?

Bahrain Bingung, Timnas Indonesia jadi Tim dengan Peringkat FIFA terendah di Grup C tapi Diisi Pemain Berkelas dengan Harga Mahal?

pesaing Timnas Indonesia di grup c babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran ketiga, Bahrain dibuat heran dengan nilai pasar skuad garuda yang tinggi
Bikin Pusing Bojan Hodak saat Liga 1 Berlangsung, Persib Bandung Berpotensi Jadi Timnas Indonesia B untuk Piala AFF 2024

Bikin Pusing Bojan Hodak saat Liga 1 Berlangsung, Persib Bandung Berpotensi Jadi Timnas Indonesia B untuk Piala AFF 2024

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, bisa pusing di tengah-tengah Liga 1 2024/2025 nanti karena kiprah Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 pada akhir tahun ini.
Alasan Borneo FC Lepas Adam Alis ke Persib, Tim Tak Mau Ada Gangguan Cuma Gara-gara Ini ...

Alasan Borneo FC Lepas Adam Alis ke Persib, Tim Tak Mau Ada Gangguan Cuma Gara-gara Ini ...

Masih memiliki kontrak hingga Desember 2024, Borneo FC meminjamkan Adam Alis yang berposisi sebagai gelandang ini ke Persib Bandung. 
Bukan Jens Raven, Pelatih Kamboja Bicara Terus Terang soal Sosok Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Perlu Diwaspadai

Bukan Jens Raven, Pelatih Kamboja Bicara Terus Terang soal Sosok Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Perlu Diwaspadai

Pelatih Kamboja, Phea Sopheaktra, berbicara tentang sosok yang diwaspadai dari Timnas Indonesia U-19 jelang laga Piala AFF U-19 2024 dan itu bukan Jens Raven.
Kompolnas Terkejut dengan Jawaban Polda Jabar Soal Misteri CCTV Kasus Vina Cirebon, Kini Iptu Rudiana Dibuat Ketar-ketir karena…

Kompolnas Terkejut dengan Jawaban Polda Jabar Soal Misteri CCTV Kasus Vina Cirebon, Kini Iptu Rudiana Dibuat Ketar-ketir karena…

Jawaban mengejutkan Polda Jabar mengenai misteri keberadaan CCTV pada kasus pembunuhan Vina Cirebon. Iptu Rudiana dilaporkan ke Bareskrim oleh para terpidana
Omongan Jujur Pelatih Kamboja Tentang Nasib Timnas Indonesia U19 Asuhan Indra Sjafri, Katanya...

Omongan Jujur Pelatih Kamboja Tentang Nasib Timnas Indonesia U19 Asuhan Indra Sjafri, Katanya...

Pelatih Kamboja U19 memberikan pernyataan jujur tentang Timnas Indonesia U19 asuhan Indra Sjafri, Kamboja akan menghadapi Timnas Indonesia U19 di hari ini.
Jadwal Kualifikasi Piala Asia U-17, Ajang Timnas Indonesia U-17 Buktikan Kualitas Meski Bukan Tuan Rumah

Jadwal Kualifikasi Piala Asia U-17, Ajang Timnas Indonesia U-17 Buktikan Kualitas Meski Bukan Tuan Rumah

Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 akan berlangsung mulai 19 Oktober hingga 27 Oktober 2024 mendatang. 
Selengkapnya