News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RI Menuju Lumbung Pangan Dunia, Amran Ungkap Rencana 5 Tahun ke Depan

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan beberapa rencana kebijakan selama lima tahun kedepan dalam upaya mewujudkan kembali swasembada pangan dan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
Sabtu, 29 Juni 2024 - 12:54 WIB
Mentan mengungkapkan beberapa rencana kebijakan selama lima tahun kedepan dalam upaya mewujudkan kembali swasembada pangan dan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan beberapa rencana kebijakan selama lima tahun kedepan dalam upaya mewujudkan kembali swasembada pangan dan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Amran menargetkan produksi meningkat 12,5 juta ton secara bertahap hingga 2029. 

Hal itu Amran ungkapkan saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Fraksi Partai Gerindra Komisi IV DPR RI bertajuk 'Strategi Mewujudkan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045' di Gedung DPR RI, Jakarta, pada awal pekan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam paparannya, Amran menjelaskan bahwa Kementan telah menyiapkan tiga program yang akan dijalankan bertahap selama lima tahun itu, yaitu pompanisasi, optimalisasi lahan pertanian dan program cetak sawah.

Pada tahun ini, Amran menyebut, fokus Kementan adalah ditahap persiapan, yaitu perencanaan menuju swasembada pangan dan pompanisasi 1 juta hektare.

Pompanisasi itu sendiri, kata Amran, merupakan cara cepat dalam mengatasi dampak El Nino yang menimpa Indonesia selama dua kali dalam 10 tahun terakhir. 

"Ini rencana kita, menuju swasembada pangan, lumbung pangan dunia, 2024 kita pompanisasi 1 juta hektare karena ini solusi cepat untuk menangani El Nino. Memompa air sungai Cimanuk, Sungai Musi, Sungai Bengawan Solo, airnya besar," jelas Amran.

Kemudian, langkah ditahun berikutnya yaitu 2025 adalah pompanisasi 1 juta hektar dan optimalisasi 61 waduk. Jika langkah itu diwujudkan secara maksimal, maka produksi beras bisa meningkat 2,5 juta ton. 

"2025 rencana pompanisasi 1 juta hektar, ada waduk 61 yang kita bangun, kita sinkronisasi yang sudah ditetapkan fondasinya oleh Bapak Joko Widodo (Jokowi) itu luar biasa. Ini sinkronisasi, cetak sawah, sampai diujung kegiatan panen. Nah, ini kita harus optimalkan di lima tahun ke depan," Amran menambahkan.

tvonenews

Lalu pada 2026-2027, selain tetap menjalankan 61 waduk, Kementan akan mulai menjalankan pencetakan sawah seluas 1 juta hektar dan perbaikan irigasi 1 juta hektar. Dengan ini, diharapkan produksi beras naik signifikan menjadi 7,5 ton pada 2027 sehingga Indonesia dapat mulai swasembada beras.

Pada tahun 2028, Kementan akan tetap melakukan langkah optimalisasi dan melanjutkan pencetakan 1 juta hektar sawah, dengan proyeksi produksi naik mencapai 10 juta ton. Ditahap ini Indonesia diharapkan dapat mulai melakukan ekspor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tahun terakhir yaitu 2029, Indonesia diharapkan sudah dapat menjalani ekspor pangan ke luar negeri sebagai lumbung pangan dunia dan memberikan bantuan pangan untuk kemanusiaan, dengan jumlah produksi yang sudah meningkat 12,5 juta ton. 

"Kalau ini kita capai, inilah sejarah baru, legacy presiden terpilih nantinya ke depan," tutup Amran.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia U-17 Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF U-17 2026, Ini Target Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF U-17 2026, Ini Target Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto akan bermain di Piala AFF U-17 2026 mulai pekan depan. Mereka segrup dengan Malaysia dan juga Vietnam.
"Anker" Sudah Tahu Belum? Ada Perubahan Jadwal KRL di Stasiun Bogor Mulai 13 April 2026

"Anker" Sudah Tahu Belum? Ada Perubahan Jadwal KRL di Stasiun Bogor Mulai 13 April 2026

Kabar terbaru soal jalur dan jadwal KRL nih di Stasiun Bogor. Berikut penjelasan Commuter Line
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Padahal Dapat Peluang Emas di Ajax, Maarten Paes Justru Banjir Kritik dari Publik Belanda

Padahal Dapat Peluang Emas di Ajax, Maarten Paes Justru Banjir Kritik dari Publik Belanda

Kabar cedera kiper muda Ajax, Joeri Heerkens, justru memicu gelombang reaksi keras dari publik Belanda dan nama Maarten Paes ikut terseret dalam sorotan tajam.
Tak Main-main Laporkan Rismon Sianipar, Jusuf Kalla Datangi Bareskrim Polri Hari ini

Tak Main-main Laporkan Rismon Sianipar, Jusuf Kalla Datangi Bareskrim Polri Hari ini

Terlihat Jusuf Kalla datang ke Bareskrim Polri menggunakan mobil berwarna hitam dengan didampingi oleh ajudan dan kuasa hukumnya sekitar puk 11.00 WIB.
Masih Ingat Rochy Putiray? Eks Wonderkid Timnas Indonesia yang Pernah Mengobrak-abrik Gawang AC Milan

Masih Ingat Rochy Putiray? Eks Wonderkid Timnas Indonesia yang Pernah Mengobrak-abrik Gawang AC Milan

Di balik penampilan Rochy Putiray yang unik dan nyentruk, tersimpan kualitas permainan kelas dunia yang pernah sukses membuat barisan bek terbaik Eropa gemetar.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berkat Arsenal, tim-tim Liga Inggris lainnya, seperti Manchester United dan Liverpool, mendapatkan keuntungan. Hal ini berkat kemenangan The Gunners dengan skor 1-0 atas Sporting Lisbon.
Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Timnas Indonesia kembali menjadi bahan perbincangan di Asia Tenggara, kali ini soal dampak dari perkembangan kompetisi domestik yang dinilai tertinggal jauh.
Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyentil siswa SMKN 2 Subang soal kebersihan meski sudah berbaris rapi. Ia tekankan cara menghormati bukan seremoni, tapi lingkungan bersih
Selengkapnya

Viral