News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerja Sama Sektoral Gabungan ASEAN-UEA (JSCC) Mencerminkan Komitmen Bersama

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Republik Indonesia, ASEAN dan Republik Timor Leste, H.E. Abdulla Salim AlDhaheri menjelaskan bahwa pertemuan Komite Kerja Sama Sektoral Gabungan ASEAN-UEA.
Kamis, 7 November 2024 - 18:11 WIB
Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Republik Indonesia, ASEAN dan Republik Timor Leste, H.E. Abdulla Salim AlDhaheri menjelaskan bahwa pertemuan Komite Kerja Sama Sektoral Gabungan ASEAN-UEA.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Republik Indonesia, ASEAN dan Republik Timor Leste, H.E. Abdulla Salim AlDhaheri menjelaskan bahwa pertemuan Komite Kerja Sama Sektoral Gabungan ASEAN-UEA yang Kedua pada Kamis, tanggal 7 November 2024 merupakan bukti komitmen bersama untuk meningkatkan kerja sama praktis antara UEA dan ASEAN. 

Duta Besar AlDhaheri menjelaskan, bahwa pertemuan ini menandai penerapan Kerangka Acuan untuk Komite Kerja Sama Sektoral Gabungan ASEAN-UEA (JSCC), yang mencerminkan komitmen bersama untuk memulai dan mengimplementasikan proyek kerja sama yang nyata di antara kedua belah pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut AlDhaheri,  UEA, sebagai salah satu negara dengan perekonomian paling dinamis di Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), memandang ASEAN bukan hanya sebagai mitra dagang, tetapi juga mitra utama dalam mengejar pertumbuhan berkelanjutan dan kemakmuran bersama. AlDhaheri menambahkan, “Komitmen kami untuk memperkuat dan memperluas posisi kami sebagai pintu gerbang ASEAN ke kawasan MENA tetap teguh. Kami melihat kemitraan ini sebagai peluang untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi, dan yang lebih penting, untuk membangun hubungan yang langgeng dan saling menguntungkan sebagai respon terhadap dinamika perubahan ekonomi global.”

AlDhaheri menambahkan, selama dua dekade terakhir, kami telah menyaksikan lintasan hubungan perdagangan tingkat tinggi yang kuat antara ASEAN dan UEA. Elemen penting dari kerja sama ini adalah kerangka kerja yang disediakan oleh Area Kerja Sama Praktis ASEAN-UEA. Kerangka kerja ini akan memandu upaya UEA dalam bekerja sama di berbagai sektor. Ini merupakan landasan untuk mengidentifikasi, memprioritaskan, dan mengimplementasikan proyek yang mencerminkan kebutuhan regional ASEAN dan kemampuan strategis UEA.  

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Republik Indonesia, ASEAN dan Republik Timor Leste, H.E. Abdulla Salim AlDhaheri menjelaskan bahwa pertemuan Komite Kerja Sama Sektoral Gabungan ASEAN-UEA.

Melalui kerangka kerja ini, UEA bertujuan untuk mengkatalisasi inisiatif yang berdampak di berbagai bidang utama seperti perdamaian dan rekonsiliasi, energi terbarukan, keamanan dan transisi energi, lingkungan dan perubahan iklim, keamanan pangan, dan pertanian—sektor-sektor yang dapat didorong oleh kolaborasi untuk pembangunan berkelanjutan dan saling menguntungkan.

Dubes AlDhaheri menegaskan kembali dukungan UEA yang tak tergoyahkan terhadap prinsip-prinsip dasar ASEAN tentang perdamaian, kemakmuran, rasa hormat, toleransi, dan kerja sama. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara kunci industri yang maju di Jabar saling erat dengan keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Il Giorno, media asal Italia menyoroti bagaimana kerja keras Emil Audero menahan gempuran Napoli justru kurang mendapat dukungan yang baik dari pemain Cremonese
Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

KPK mengusulkan perlu dibentuknya lembaga khusus untuk mengawasi proses kaderisasi di partai politik. Sebab, potensi korupsi dinilai juga rawan terjadi sejak proses pengkaderan.
Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural
19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

Polresta Manokwari, Papua Barat mengidentifikasi 19 siswa SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara, diduga melakukan kekerasan terhadap adik kelasnya.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral