News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pusat Layanan Investasi Indonesia Kini Hadir di Bandara Guangzhou!

Telah resmi dibuka Pusat Layanan Investasi dan Stasiun Konsultasi China - Indonesia Two Countries, Twin Park di Terminal 2 Keberangkatan Internasional Bamdar Udara Baiyun, Guangzhou, China.
Sabtu, 14 Desember 2024 - 09:56 WIB
Telah resmi dibuka Pusat Layanan Investasi dan Stasiun Konsultasi China - Indonesia Two Countries, Twin Park di Terminal 2 Keberangkatan Internasional Bamdar Udara Baiyun, Guangzhou, China.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kabar gembira untuk dunia usaha Indonesia dan China. Pada tanggal 12 Desember 2024, telah resmi dibuka Pusat Layanan Investasi dan Stasiun Konsultasi China - Indonesia Two Countries, Twin Park di Terminal 2 Keberangkatan Internasional Bamdar Udara Baiyun, Guangzhou, China.

Seiring dengan semakin mendalamnya globalisasi ekonomi, Tiongkok dan Indonesia mempererat kerja sama dalam bidang perdagangan, investasi, dan lainnya. Pendirian stasiun konsultasi ini bertujuan untuk mendorong kerja sama tersebut lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Platform ini menjadi jembatan untuk menyediakan layanan konsultasi yang lebih mudah dan efisien bagi perusahaan dari kedua negara, serta mendukung pengembangan yang lebih mendalam di bidang investasi dan pertukaran budaya antara Tiongkok dan Indonesia.

Sebagai stasiun konsultasi nasional "Belt and Road" pertama Bandara Baiyun, pada saat bersamaan telah menjadi jendela gemilang untuk Indonesia di Guangzhou. Pendirian stasiun konsultasi ini tidak hanya membangun penghubung yang lebih praktis untuk hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara, tetapi juga menyuntikkan vitalitas dan harapan baru bagi perkembangan hubunganpersahabatan Tiongkok-Indonesia di masa depan.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou, Ben Perkasa Drajat menekankan bahwa pendirian Pusat Layanan Investasi Indonesia dan Stasiun Konsultasi China-Indonesia "Two Countries, Twin Parks" Bandara Baiyun merupakan langkah penting dalam memperkuat kerjasama investasi antara Tiongkok dan Indonesia.

"Ini akan semakin mempererat hubungan kedua negara, terutama dengan wilayah selatan Tiongkok. Hubungan ekonomi antara Tiongkok dan Indonesia telah memiliki dasar yang kuat, dengan nilai perdagangan bilateral mencapai 129 miliar USD, dengan lebih dari 20% berasal dari wilayah selatan Tiongkok", katanya.

Ben menambahkan lebih dari sepertiga dari investasi skala besar Tiongkok di Indonesia berasal dari wilayah selatan Tiongkok. Fenomena ini menegaskan pentingnya wilayah tersebut dalam kontribusi terhadap penanaman modal dari pihak asing.

tvonenews

Pada kesempatan yang sama, General Manager Baiyun Guangzhou Co., Ltd Luo Shupeng menekankan bahwa Bandara Baiyun selalu berkomitmen untuk menyediakan layanan yang mudah dan efisien untuk kerjasama ekonomi dan perdagangan internasional.

"Stasiun Konsultasi ini, bukan hanya merupakan pencapaian penting dalam memperdalam hubungan Tiongkok-Indonesia, tetapi juga bagian dari upaya untuk meningkatkan tingkat layanan internasional Bandara Baiyun", jelasnya.

Presiden Asosiasi Pengusaha Indonesia Guangdong dan Direktur Wanxinda Chen Riling menyatakan bahwa perusahaannya selalu berkomitmen untuk mendorong perkembangan hubungan antara Tiongkok dan Indonesia, khususnya dalam bidang ekonomi dan perdagangan.

"Keputusan untuk mendirikan Pusat Layanan Investasi Indonesia dan Stasiun Konsultasi China-Indonesia "Two Countries, Twin Parks" Bandara Baiyun ini akan secara signifikan meningkatkan efisiensi akses informasi bagi perusahaan-perusahaan kedua negara, serta memberikan layanan yang lebih baik dalam analisis pasar dan penafsiran kebijakan", kata Chen.

Chen menjelaskan kawasan industri di Tiongkok, yang berpusat di Fuzhou Yuanhong Investment Zone, dan kawasan industri di Indonesia termasuk Kawasan Industri Terpadu Batang, saling melengkapi dan berkolaborasi untuk menciptakan proyek unggulan baru dalam bentuk inovasi " Belt and Road.

Khusus Kawasan Industri Terpadu Batang dalam proyek Two Countries, Twin Parks, telah menandatangani perjanjian lahan dengan total luas mencapai 98 hektar, yang diperkirakan akan menarik 200 perusahaan dalam 2 hingga 3 tahun ke depan serta menciptakan 200.000 lapangan pekerjaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, proyek ini bertujuan untuk membangun basis industri seluas lebih dari 10 juta meter persegi dalam 5 tahun ke depan.

Sejak diluncurkan pada tahun 2021, proyek "Two Countries, Twin Parks" telah memberikan dorongan baru bagi kerjasama investasi di kawasan industri, sekaligus membangun pondasi kokoh untuk perkembangan masa depan.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PINDEX 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Kolaborasi Bisnis dan Inovasi Sektor Energi Nasional

PINDEX 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Kolaborasi Bisnis dan Inovasi Sektor Energi Nasional

PINDEX 2026 mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman demi menciptakan nilai tambah bagi industri energi nasional.
Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia akan Kalah dari Oman di FIFA Matchday 5 Juni 2026

Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia akan Kalah dari Oman di FIFA Matchday 5 Juni 2026

Media Vietnam memprediksi bahwa Timnas Indonesia tak akan berhasil mengalahkan Oman dalam laga persahabatan FIFA Matchday pada tanggal 5 Juni 2026 mendatang.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Selengkapnya

Viral