News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tentang Gen Z, Fashion dan Warung Kopi Saat Kurs Rupiah yang Terancam Balik ke Level Saat Krisis 1998

Bagi mereka yang merupakan Gen Z, aktivitas semacam itu bahkan diklaim sebagai apresiasi untuk diri sendiri
Rabu, 2 April 2025 - 18:30 WIB
Gen Z
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Dua orang dari generasi z (Gen Z) sedang asik bercengkrama sambil sesekali menunjukan layar ponselnya. Mereka adalah Miralda dan Prista.

Pada layar ponselnya, mereka sedang asik memperlihatkan hasil selancar di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa konten mengenai gaya hidup, seperti fashion, kuliner hingga sekedar rekomendasi tempat nongkrong menjadi topik pembicaraan.

Pembicaraan Miralda dan Prista semakin cair saat terlintas informasi diskon, promo dan kemudahan membayar dengan cicilan (paylater).

Seperti ini gambaran pembicaraan mereka dari artikel yang dikutip dari antara, Rabu (2/4/2025).

"Ada cafe rame banget di Blok M, kapan-kapan ke sini yuk," kata Prista mengajak Miralda sembari memperlihatkan layar pinselnya.

Tidak langsung merespon, Miralda menyempatkan setiap informasi yang dituangkan pembuat konten soal cafe tersebut.

Usai serius memperhatikan, Miralda pun menjawab "Wah boleh juga ini, apalagi ada diskon kalau (bayar) pakai paylater,".

Di atas adalah sepenggal dari panjangnya percakapan mereka.

Bagi Miralda dan Prista yang sama-sama berusia 24 tahun, penggunaan paylater dan pembelian barang diskon merupakan hal yang lumrah. 

Dengan begitu, memungkinkan mereka untuk dapat membeli barang sekarang lalu membayarnya di kemudian hari dengan harga yang lebih murah.

Bagi mereka yang merupakan Gen Z, aktivitas semacam itu bahkan diklaim sebagai apresiasi untuk diri sendiri di samping aktivitas yang mereka lakukan dalam keseharian.

"Ya, dikit-dikit self reward, healing, makan enak, terus posting di media sosial. Bayarnya bisa paylater dulu, nanti bisa dicicil," seloroh mereka masih dalam kondisi berselancar dari telepon genggamnya.

Sebagai informasi, Generasi Z adalah mereka yang lahir 1997 hingga 2012.

Generasi Z merupakan generasi yang tumbuh pada era digital

Termasuk dari sisi finansial, sejak usia remaja mereka dihadapkan dengan kemudahan pembelian, pencarian informasi hingga layanan keuangan yang berbasis digital.

Teknologi berperan penting dalam mempengaruhi perilaku Gen Z dalam berbelanja. Ditambah lagi dengan paparan media sosial yang membentuk mentalitas fear of missing out (FOMO) atau takut ketinggalan tren.

Hasil studi Populix yang dituangkan dalam laporan Indonesia Digital Economic and Financial Outlook 2024, menjelaskan Generasi Z atau Gen Z memiliki gaya belanja dan manajemen keuangan yang lebih impulsif dan fokus pada gaya hidup dan hiburan. Padahal sebagian besar mereka belum bekerja atau memiliki pendapatan tetap.

Menarik meneruskan hasil studi Populix tersebut. Pasalnya bukan hanya tantangan pencarian pekerjaan. Kini Gen Z juga dihadapi kondisi ekonomi negara.

Pelemahan kurs atau nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS kini makin memprihatinkan. Mata uang Garuda ini sekarang dekat dengan level saat krisis moneter 1998, tepatnya 27 tahun lalu pada Juni 1998.

Melansir tradingeconomics, pergerakan rupiah pada Selasa (1/4/2025) sempat mencapai Rp16.750 per dolar AS sebelum menutup hari di level Rp16.675 per dolar AS.

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah ini merupakan level terendahnya sepanjang sejarah setelah krisis moneter tahun 1998. Dimana nilai tukar Rupiah sempat terpuruk ke level Rp16.800 per Dolar AS. 

"USDIDR mencapai titik tertinggi sepanjang masa di angka 16.800 pada bulan Juni 1998," tulis analis tradingeconomics.

Sebelumnya diberitakan, rupiah kian terpuruk seiring dengan berkurangnya intervensi dari Bank Indonesia di pasar keuangan domestik yang pada hari ini libur. 

Pelemahan nilai tukar Rupiah yang terjadi pada saat libur Lebaran ini tergolong anomali jika dibandingkan dengan pergerakan mayorias mata uang global yang justru menguat terhadap Dolar AS. 

Sejak akhir pekan lalu, mata uang Dolar AS terpantau melemah terhadap mayoritas mata uang global. 

Nilai tukar Dolar AS, yang diukur dengan Dolar Index terpantau terus melemah dari level 107 ke level 103 dalam sebulan terakhir. 

Nilai tukar Dolar AS kembali melemah seiring dengan kekhawatiran pelaku pasar tentang rencana pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 2 April 2025 mendatang. 

Donald Trump diperkirakan akan mengumumkan kembali kenaikan tarif lanjutan terhadap negara - negara yang melakukan aksi balasan terhadap tindakan Amerika Serikat sebelumnya. 


Klaim Pemerintah

Anjloknya nilai tukar rupiah di saat ini seolah berbanding terbalik dengan klaim pemerintah yang menyebut fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan terjaga dalam menghadapi fluktuasi nilai tukar. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto,  seusai menghadiri rapat terbatas di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/3/2025), pernah menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meskipun pergerakan rupiah fluktuatif. 

Fundamental kuat itu dilihat dari cadangan devisa yang kuat, neraca perdagangan yang juga bagus, dan devisa hasil ekspor (DHE) yang saat ini seluruhnya disimpan di dalam negeri.

"Ya rupiah seperti biasa berfluktuasi, tetapi tentu kami lihat secara fundamental kuat, kemudian juga kami lihat nanti secara jangka menengah dan panjang," kata Menko Airlangga.

Di lokasi yang sama dalam kesempatan berbeda, Airlangga menyebut fluktuasi nilai rupiah yang melemah dalam beberapa hari terakhir merupakan bagian dari dinamika pasar dan masih dalam koridor yang wajar.

"Ya 'kan ini harian 'kan, nanti kita lihat. Fundamental ekonomi kita kuat, pasar juga sudah rebound kemarin. Ekspektasi mengenai Rapat Umum Pemegang Saham Bank Mandiri dan Bank BRI juga baik outcome-nya," kata Airlangga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menko juga menyebut Pemerintah saat ini telah mengatur agar devisa hasil ekspor disimpan di dalam negeri. 

“Kita 'kan sudah melaksanakan yang namanya devisa hasil ekspor. Jadi, kita tidak ter-corner ke depan sehingga fundamental devisa hasil ekspor juga akan memperkuat posisi rupiah," jelas Airlangga. (ant/vsf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Haaland Sindir Kontroversi Penalti Mbappe saat Prancis Singkirkan Maroko di Piala Dunia 2026

Haaland Sindir Kontroversi Penalti Mbappe saat Prancis Singkirkan Maroko di Piala Dunia 2026

Erling Haaland angkat bicara soal kontroversi penalti Kylian Mbappe. Momen itu terjadi saat Prancis menyingkirkan Maroko pada perempat final Piala Dunia 2026.
Didier Deschamps Konfirmasi Kondisi Mbappe yang Cedera Usai Bawa Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026

Didier Deschamps Konfirmasi Kondisi Mbappe yang Cedera Usai Bawa Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026

Kemenangan Prancis atas Maroko di perempat final Piala Dunia 2026, Jumat (10/7/2026), sempat diwarnai kabar kurang menyenangkan. Kylian Mbappe mengalami cedera.
Wagub Jabar Ancam Berhentikan ASN yang Terindikasi LGBT

Wagub Jabar Ancam Berhentikan ASN yang Terindikasi LGBT

Erwin mengungkapkan LBGTQ saat ini sudah sangat meresahkan dan harus menjadi perhatian khusus. Pasalnya, saat ini praktik tersebut sudah menyasar semua kalangan
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan Persib akan Rela Ambil Keputusan Ini Demi Rekrut Mariano Peralta

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan Persib akan Rela Ambil Keputusan Ini Demi Rekrut Mariano Peralta

Bung Ropan mencoba untuk memprediksi langkah yang akan diambil Persib Bandung jika ingin datangkan Mariano Peralta. Kini sudah ada 11 pemain asing di Persib.
NasDem Sebut Rachmat Gobel Akan Dimakamkan di Gorontalo

NasDem Sebut Rachmat Gobel Akan Dimakamkan di Gorontalo

Ketua Komisi XIII DPR RI Fraksi Nasdem Willy Aditya menyampaikan bahwa almarhum Pimpinan DPR RI periode 2019-2024 Rachmat Gobel dikabarkan akan dimakamkan di Gorontalo.
Demo Hari Ini di Jakarta, Sebanyak 842 Personel Gabungan Disiagakan

Demo Hari Ini di Jakarta, Sebanyak 842 Personel Gabungan Disiagakan

Sebanyak 842 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek disiagakan untuk amankan jalannya unjuk rasa hari ini.

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruko yang terletak di komplek ruko Thamarin, Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026).
Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel antara Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), diprediksi berjalan ketat.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.
KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan baru terkait kasus dugaan gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal MPR RI, Ma'ruf Cahyono. 
AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

Serangan yang dilakukan Amerika Serikat di lima provinsi negara tersebut selama dua hari terakhir menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 78 lainnya.
Tak Dipanggil Piala AFF, Pemain Timnas Indonesia Putri Susul Kevin Diks ke Klub Jerman

Tak Dipanggil Piala AFF, Pemain Timnas Indonesia Putri Susul Kevin Diks ke Klub Jerman

Pelatih Timnas Indonesia Putri, Satoru Mochizuki telah menentukan skuad Garuda Pertiwi yang akan tampil melawan Timor Leste dan Kamboja di Kuala LUmpur, mulai Jumat (10/6/2026). 
Selengkapnya

Viral