GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fadli Zon Keukeuh Pemerkosaan Massal Tak Terjadi Ketika Peristiwa Mei 1998, Minta Data dan Bukti Akurat

Istilah "massal" dalam tragedi dugaan pemerkosaan Mei 1998 membutuhkan bukti-bukti yang akurat serta harus ditelusuri dengan penuh kehati-hatian.
Selasa, 17 Juni 2025 - 05:36 WIB
Menteri Kebudayaan (Menbud) RI Fadli Zon saat diwawancarai di Strzelinko, Kota Slupsk, Polandia
Sumber :
  • ANTARA

Polandia, tvOnenews.com - Istilah "massal" dalam tragedi dugaan pemerkosaan Mei 1998 membutuhkan bukti-bukti yang akurat serta harus ditelusuri dengan penuh kehati-hatian. Pada masa peralihan itu terjadi banyak informasi yang simpang siur yang mungkin menimbulkan perbedaan pendapat. Tapi, terkait dengan pemerkosaan massal, hal itu menjadi salah satu catatan sebab dibutuhkan sebuah kebijaksanaan (wisdom) dalam melihatnya. Demikian benang merah pendapat Menteri Kebudayaan (Menbud) RI Fadli Zon terkait polemik akibat pernyataannya tentang tidak adanya pemerkosaan massal dalam tragedi Mei 1998. 

"Saya ingin menggarisbawahi bahwa persoalan-persoalan masa lalu itu kita harus hati-hati. Penuh kehati-hatian terkait dengan data dan bukti," kata Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon di Polandia, Senin.Hal tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di sela-sela peresmian Bali Indah Cultural Park di Strzelinko, Kota Slupsk, Polandia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya yakin terjadi kekerasan perundungan seksual terhadap perempuan, bahkan tidak hanya dulu sampai sekarang masih terjadi. Tapi, istilah massal itu mungkin yang memerlukan pendalaman, bukti yang lebih akurat, data yang lebih solid karena ini menyangkut nama baik bangsa kita," ujarnya.

Terkait laporan atau data Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus dugaan perkosaan massal 13-14 Mei 1998, Fadli menyebut dari beberapa investigasi tersebut ada hal yang pada saat itu memerlukan pendalaman dan lain-lain.

"Ketika informasinya simpang siur di situlah saya kira memerlukan pendalaman. Jadi, saya tidak menegasikan terjadinya berbagai macam bentuk kejahatan ketika itu," ujarnya menegaskan.

Menbud menambahkan bahwa ia hanya menginginkan data-data yang lebih otentik dan lebih akurat sehingga tidak menimbulkan kerugian atau dampak buruk bagi bangsa Indonesia karena belum ada fakta hukum dari pengadilan."Coba bayangkan kalau bangsa kita dicap sebagai bangsa pemerkosa massal," ujarnya.

Namun jika terbukti, Fadli Zon menegaskan mendukung penuh para pelaku pemerkosaan massal pada Mei 1998 untuk diadili dan dihukum seberat-beratnya atau sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku.(ant/bwo)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolda Jatim Patroli Udara Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Aman dan Kondusif 

Kapolda Jatim Patroli Udara Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Aman dan Kondusif 

Kapolda Jatim dan rombongan memantau sepanjang jalan nasional dari Ngawi hingga Banyuwangi baik jalan arteri maupun jalan tol dan lokasi wisata.
Pertama Kali Mengaspal di COTA, Veda Ega Siap Kejutkan Moto3 Amerika Serikat 2026

Pertama Kali Mengaspal di COTA, Veda Ega Siap Kejutkan Moto3 Amerika Serikat 2026

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tengah mematangkan persiapan jelang menghadapi seri Moto3 Amerika Serikat 2026 yang akan berlangsung di Circuit of The Americas (COTA). 
Demi Efisiensi Energi, Gedung DPR Berlakukan Pemadaman Listrik di Ruang Kerja hingga Rapat

Demi Efisiensi Energi, Gedung DPR Berlakukan Pemadaman Listrik di Ruang Kerja hingga Rapat

Demi mendukung efisiensi energi, Kompleks Parlemen yang terdiri atas Gedung MPR RI/DPR RI/DPD RI di Senayan memberlakukan pemadaman listrik.
Akui Hidupnya Berubah Setelah Raih Kemenangan F1 GP China 2026, Kimi Antonelli Tak Mau Terlena dan Pilih…

Akui Hidupnya Berubah Setelah Raih Kemenangan F1 GP China 2026, Kimi Antonelli Tak Mau Terlena dan Pilih…

Pembalap muda milik tim mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli, berhasil mencuri perhatian pada gelaran F1 GP China 2026 lalu.
Arus Mudik Lancar, Trafik Tol Medan–Binjai Naik 12,38 Persen Tanpa Kecelakaan

Arus Mudik Lancar, Trafik Tol Medan–Binjai Naik 12,38 Persen Tanpa Kecelakaan

Manager Teknik Operasi dan Pemeliharaan PT Medan Binjai Toll, Abdul Arif Amrulloh, mengatakan selama periode 16 hingga 22 Maret 2026, jumlah kendaraan yang melintas meningkat 12,38 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
Purbaya Klaim APBN Tetap Aman Meski Harga Minyak Dunia Melonjak, Ini Penjelasan Menkeu

Purbaya Klaim APBN Tetap Aman Meski Harga Minyak Dunia Melonjak, Ini Penjelasan Menkeu

Menkeu Purbaya menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap dalam kondisi terkendali meski harga minyak dunia meroket.

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia berpeluang meraih tambahan poin penting dari FIFA jika mampu menumbangkan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2025 malam ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT