GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rusunawa Dihuni Warga Non MBR, DPRD Surabaya Geram

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menyoroti penyalahgunaan fungsi rumah susun sewa (rusunawa) di kota Surabaya. 
Kamis, 19 Juni 2025 - 08:31 WIB
Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, ERI IRAWAN
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menyoroti penyalahgunaan fungsi rumah susun sewa (rusunawa) di kota Surabaya. Sejumlah temuan mengungkap banyaknya unit rusun yang dihuni oleh warga non-Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Bahkan di beberapa kasus ditemukan adanya aparatur sipil negara (ASN) yang tinggal, unit yang tidak membayar retribusi, serta unit yang dibiarkan kosong hingga disewakan kembali secara ilegal.

Guna mencegah penyalahgunaan rusunawa, Komisi C DPRD Kota Surabaya meminta PEMKOT Surabaya untuk memperketat proses verifikasi saat pendaftaran, serta evaluasi terhadap penghuni rusunawa. Minggu pertama dilakukan sidak, petugas menemukan sekitar 7 penghuni yang ditertibkan dengan berbagai faktor, mulai dari ekonomi yang sudah membaik hingga sudah menjadi ASN. Karena alas an tersebut, maka penghuni harus segera meninggalkan rusunawa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain terus memperketat proses seleksi dan evaluasi pada penghuni, Pemkot juga harus mulai menambah rusunawa baru. Harus ada target tahunan yang selama ini tidak ada karena memang tidak ada pembangunan.

“Pangkal masalahnya adalah supply & demand yang tidak seimbang. Penawarannya rendah karena kita baru punya 23 rusunawa dengan total hunian sekitar 5300 unit, sementara permintaannya luar biasa besar. terakhir sampai 10.500 KK. Namun setelah di verifikasi ulang, ternyata yang masuk kategori keluarga miskin hanya 500 KK, sisanya masuk kategori keluarga pra miskin dan menengah namun tetap mengajukan permohonan rusunawa,” ujar M. Eri Irawan, Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya saat dikonfirmasi.

Selain penyalahgunaan di rusunawa, penghuni yang keluar dari rusunawa karena dianggap sudah membaik secara ekonomi juga harus diberikan solusi terbaik masalah hunian.

“Orang disuruh keluar rusunawa tapi akhirnya membangun rumah tapak baru. Semakin banyak rumah tapak baru, semakin banyak permukiman baru, otomatis ruang tangkapan air berkurang, lahan hijau juga berkurang,” tambahnya.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Surabaya kalau tidak memperbanyak rusunawa, 10-20 tahun kedepan akan terjadi pengembangan kota yang tidak terkendali karena semua daerah menjadi pemukiman termasuk daerah tangkapan air, padahal banyak aset pemkot yang dapat digunakan untuk rusunawa,” tegasnya. 

Meski demikian, PEMKOT Surabaya diminta tidak asal dalam melakukan pembangunan rusunawa, karena tujuan dari rusunawa ini adalah fungsi pengendalian ruang. Selain itu pembangunan rusunawa juga harus disertai dengan ketersediaan sejumlah fasilitas seperti sekolah, dan akses transportasi yang mudah dijangkau.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral