GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

G30S PKI Biang Kerok Gagalkan Kisah Cinta Kapten Pierre Tendean, Terungkap dalam Sepucuk Surat ke Mitzi Kakak Perempuannya

Lewat sepucuk surat kepada Mitzi, kakak perempuannya, Kapten Pierre Tendean telah menemukan jodoh sejatinya. Percintaannya gagal usai ajuran Jenderal Nasution itu dibunuh pasukan G30S PKI.
Rabu, 17 September 2025 - 21:31 WIB
Ajudan Jenderal Nasution, Kapten Pierre Tendean korban G30S PKI & Rukmini
Sumber :
  • Kolase Instagram/@pierresangpatriot/@vz_pierre

Jakarta, tvOnenews.com - Siapa yang tidak mengenal Kapten Pierre Tendean? Sosok masuk daftar tujuh Pahlawan Revolusi gugur saat pemberontakan G30S PKI.

Sebagaimana diketahui, Kapten Pierre Tendean merupakan ajudan Jenderal Nasution yang tewas akibat kekejaman Gerakan 30 September oleh PKI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akhir hayatnya, Kapten Pierre Tendean melakukan tugas mulia melindungi Jenderal Abdul Haris Nasution, namun nyawanya tidak tertolong.

Kapten Pierre Tendean Ajudan Jenderal Nasution

Kapten Pierre Tendean
Kapten Pierre Tendean
Sumber :
  • IG @pierresangpatriot

 

Kapten Pierre Tendean mengalami penculikan oleh Cakrabirawa, pasukan di bawah pimpinan Letkol Untung Syamsuri.

Melansir dari buku Pierre Tendean karya Masykuri terbitan 1983/1984, Masykuri menulis pria bernama asli Pierre Andrias Tendean itu sedang tidak piket.

Namun pada 1 Oktober 1965, pasukan Cakrabirawa tetiba mengepung kediaman Jenderal Nasution di Jalan Teuku Umar Nomor 40, Menteng, Jakarta Pusat.

Pengepungan ini bermula ketika seorang pasukan Cakrabirawa merangsek kediaman Jenderal Nasution.

Keberadaan mereka membuat satu keluarga Jenderal Nasution khawatir, khususnya memikirkan nyawa sang jenderal.

Dalam program wawancara tvOne, putri pertama Jenderal Nasution, Yanti mengatakan, sang ayah menenangkan istrinya lantaran dia tidak takut terhadap Cakrabirawa.

Saat Jenderal Nasution keluar dari pintu, letusan tembakan tersebar luas namun sang jenderal berhasil kabur.

Menariknya saat itu, Kapten Pierre Tendean yang hendak tidur pada dini hari merasa kebisingan atas suara tembakan di rumah Jenderal Nasution.

Kapten Pierre Tendean mengambil senjata dan jaket andalannya, namun ia gagal karena pasukan musuh menculiknya. Ia pun dibunuh dan jasadnya dibuang ke Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Padahal di semasa hidupnya, Kapten Pierre Tendean mempunyai kisah cinta yang menarik, khususnya lewat isi sepucuk surat dikirim kepada kakak perempuannya, Mitzi Farre Tendean.

Cerita Cinta Kapten Pierre Tendean kepada sang Kekasih

Kapten Pierre Tendean bersama Rukmini
Kapten Pierre Tendean bersama Rukmini
Sumber :
  • Istimewa

 

Melalui surat tersebut, ajudan Jenderal Nasution itu mengabarkan kepada Mitzi, bahwa dirinya telah menemukan cinta sejatinya, Rukmini biasa disapa Mimin.

"Mitz, aku sudah ketemu jodohku, sudah ya Mitz, doakan saja mudah-mudahan tercapai," tulis Masykuri sambil mengulas ucapan Pierre Tendean dalam bukunya.

Mitzi langsung membalas soal percintaan sang adik, kakak Pierre Tendean itu menuliskan, "Pierre, kalau orang mau berumah tangga yang penting adalah restu dari orang tua."

Mitzi mempunyai bayangan soal masa depan percintaan sang adik, sebab Pierre Tendean punya perbedaan pandangan dengan sang ibu.

Pierre Tendean pernah berdebat dalam urusan masuk ke Akademi Militer. Terkini, ia berbeda pandangan mengenai jodohnya.

Bukan tanpa alasan, orang tua Pierre sangat menyayangi Pierre, kekhawatiran mereka khususnya sang ibu memuncak karena takut anaknya tidak bahagia.

Pierre Tendean membuktikannya, ia kerap menemui Rukmini ketika ada waktu luang saat menjalani tugasnya.

Pierre Tendean sering masak-masak bersama dengan Rukmini. Kebersamaan inilah membuat ia terus meyakinkan kedua orang tuanya agar memberikan restu.

Namun apa yang terjadi? Seluruh keluarga Dr. Tendean merestui pilihan Pierre Tendean, apalagi sang kapten telah mempunyai ikatan perjanjian.

Masykuri menuturkan, Pierre kemudian sibuk memikirkan perekonomian untuk persiapan berumah tangga dengan Rukmini.

Sebab, pikiran tersebut bergejolak lantaran status ia saat ini hanya berpangkat Letnan Satu. Artinya, ia tidak mendapat gaji besar.

Masykuri menuliskan, "Karena itu dicarinya jalan untuk menambah penghasilan, yaitu ikut mengemudikan traktor dalam pembuatan jalan di Silang Monas, pada waktu malam hari, ketika sedang tidak bertugas."

Kapten Pierre menggunakan kesempatan penting bisa menemui Rukmini kala ia menjalani tugas bersama Jenderal Nasution ke Medan pada 31 Juli 1965.

Jadwal pernikahan keduanya pun terbentuk, yakni akan berlangsung pada November 1965. Pierre langsung menceritakan kepada Ibu Nasution.

Johanna Sunarti Nasution, istri Jenderal Nasution menasehati Pierre dengan mengatakan, "Jangan terlalu memuja calon istrimu. Jangan sekali-kali mempunyai anggapan bahwa cintamu terhadap calon istrimu tak dapat dipisahkan oleh siapa pun."

Johanna menceritakan kisah cinta Kolonel Suryo Sumarno dan istrinya yang begitu bahagia.

Percintaan yang selalu diagung-agungkan mereka harus berakhir, sebab Overste Suryo Sumarno tewas oleh PKI saat gerilya ke Merbabu-Merapi Kompleks pada 1949.

Johanna tidak menginginkan kejadian hal serupa dialami oleh Pierre Tendean.

Johanna mengungkap firasat buruk itu terjadi saat dua hari sebelum Kapten Pierre tewas akibat menjadi korban salah penculikan oleh pasukan G30S PKI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencana kebersamaan Pierre dengan Mimin berakhir gagal usai sang kapten tewas terbunuh dan dikubur di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

(buz/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Mantan Wali Kota Medan itu membantah jika mundurnya enam pejabat tersebut disebabkan oleh ekosistem kepemimpinannya di Pemprov Sumut. Ia menegaskan, setiap pejabat memiliki penilaian kinerja masing-masing yang menjadi bahan evaluasi.
Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti P3KHAM LPPM UNS nilai pemerintah harus memperhitungkan agar PP Kesehatan tidak membebani sektor tertentu, dengan lakukan uji proporsionalitas kebijakan
Sejak Awal Dianggap “Pemain Asing”, Megawati Hangestri Buktikan Kualitas dan Bawa JPE Tembus Final Four

Sejak Awal Dianggap “Pemain Asing”, Megawati Hangestri Buktikan Kualitas dan Bawa JPE Tembus Final Four

Megawati Hangestri kembali menunjukkan kelasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Bahkan sejak awal musim ia sudah “dianggap pemain asing”.
Ramai soal Pilpres 2029, Pengamat Sebut PDIP Bisa Mainkan ‘Kartu Truf’ Megawati

Ramai soal Pilpres 2029, Pengamat Sebut PDIP Bisa Mainkan ‘Kartu Truf’ Megawati

Analis komunikasi politik, Hendri Satrio, menilai Megawati Soekarnoputri masih layak diperhitungkan oleh PDI Perjuangan untuk didorong pada Pilpres 2029.
Jusuf Hamka: Banyak Lapangan Kerja Tercipta dari Program MBG

Jusuf Hamka: Banyak Lapangan Kerja Tercipta dari Program MBG

Tokoh Muslim Tionghoa, Jusuf Hamka atau Baba Alun menepis anggapan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) mematikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ternyata Ini Alasan Persib Bandung Pinjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo

Ternyata Ini Alasan Persib Bandung Pinjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo

Persib Bandung meminjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo. Simak alasan di balik keputusan tersebut serta pesan emosional sang winger untuk Bobotoh.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT