GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akademisi Sorot Tajam Jalan Trans Halmahera: Tak Untungkan Rakyat

Proyek pembangunan Jalan Trans Halmahera terus menuai polemik dari kalangan publik maupun akademisi.
Rabu, 5 November 2025 - 20:13 WIB
Ilustrasi Jalur Trans Halmahera
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Proyek pembangunan Jalan Trans Halmahera terus menuai polemik dari kalangan publik maupun akademisi.

Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Astuti N Kilwouw menilai proyek tersebut bukan ditujukan untuk kepentingan rakyat melainkan mempercepat konektivitas industri tambang di Pulau Halmahera, Maluku Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, kata Astuti, dari kaca mata ekonomi makro lebih berpihak pada kepentingan industri. 

“Selama ini tolak ukur pertumbuhan ekonomi masih dilihat dari seberapa banyak industri berdiri dan menyerap tenaga kerja. Pada kenyataannya, jalan Trans Halmahera yang dibangun tidak diproyeksikan untuk memudahkan aktivitas masyarakat seperti distribusi hasil pertanian, perkebunan, atau komoditas lokal seperti pala, cengkeh, dan kopra,” kata Astuti kepada awak media, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Astuti menilai pembangunan infrastruktur di Maluku Utara baik bandara, pelabuhan hanya ditujukan untuk menghubungkan kawasan industri tambang nikel di kawasan Halmahera Timur.

Sebab, kawasan proyeksi Halmahera Timur menjadi pusat hilirisasi tambang karena akan dibangun pabrik pengolahan baterai berbasis hasil smelter nikel mentah dari Halmahera Tengah, Timur, dan Selatan.

“Pembangunan jalan memang mempercepat pertumbuhan ekonomi, tapi untuk kepentingan industri, kepentingan modal, dan korporasi. Ini proyek ambisius yang lebih mencerminkan politik oligarki tambang di Maluku Utara, bukan kepentingan rakyat,” kata Manajer Program WALHI Maluku Utara itu.

Selain itu, Astuti menyebut penggunaan dana publik untuk membangun infrastruktur justru dimanfaatkan perusahaan tambang. 

Sebab, fungsi dari jalan lintas provinsi lebih banyak digunakan kendaraan berat milik perusahaan tambang.

“Itu jalan negara, dibangun dari pajak rakyat, tapi justru dipakai oleh truk-truk industri nikel. Akibatnya, jalan rusak parah, padahal seharusnya diperuntukkan bagi kendaraan umum dan masyarakat,” jelasnya.

"Kalau perusahaan mau lewat, bangun jalan sendiri. Jangan gunakan pajak rakyat untuk memudahkan mobilitas industri tambang,” sambungnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, ia menilai dampak aktivitas tambang terhadap sumber pangan dan ekosistem di Halmahera. 

Ia mencontohkan kawasan Wasile, Halmahera Timur, yang dikenal sebagai lumbung padi Maluku Utara, lahan sawahnya terancam akibat dugaan pencemaran irigasi oleh aktivitas tambang. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Lautan Motor Padati Pelabuhan Ciwandan Banten, Pemudik Antre Berjam-jam

Lautan Motor Padati Pelabuhan Ciwandan Banten, Pemudik Antre Berjam-jam

Gelombang puncak arus mudik Lebaran 2026 mulai mencapai titik tertingginya di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten.
Ledakan Petasan di Pamekasan Kembali Memakan Korban

Ledakan Petasan di Pamekasan Kembali Memakan Korban

Kelima korban kini masih menjalani perawatan intenaif di RSUD Smart Pamekasan karena mengalami luka cukup parah. Diduga korban merakit petasan yang begitu besar.
Simak, Rabu Siang Polri akan Mulai "One Way" Nasional Sejak Tol Cikampek-Kalikangkung

Simak, Rabu Siang Polri akan Mulai "One Way" Nasional Sejak Tol Cikampek-Kalikangkung

Rabu siang Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas one way (satu arah) nasional mulai dari KM 70 Cikampek sampai dengan KM 414 Kalikangkung.
Kebakaran Ruko Laundry di Kabupaten Malang, Satu Orang Tewas dan Tiga Luka Bakar

Kebakaran Ruko Laundry di Kabupaten Malang, Satu Orang Tewas dan Tiga Luka Bakar

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari kompor pemanas air untuk setrika uap yang menyambar uap bensin.
Alasan di Balik Staf Pelatih Timnas Indonesia Era John Herdman Lebih Ramping Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert

Alasan di Balik Staf Pelatih Timnas Indonesia Era John Herdman Lebih Ramping Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert

Simon Grayson resmi mengumumkan dirinya sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia yang dipimpin oleh John Herdman. Kehadiran pelatih asal Inggris tersebut mem-..

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

​​​​​​​Vina Cirebon mengaku kepada Dedi Mulyadi pernah dipukul suami saat di China. Pengakuan itu terungkap saat pertemuan dengan mantan mertuanya. (18/3/2026)
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Update Arus Mudik: Macet Panjang 37 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek , Mulai dari Bekasi

Update Arus Mudik: Macet Panjang 37 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek , Mulai dari Bekasi

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, Rabu (18/3) dini hari, lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah, terpantau padat. 
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT