News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Intip Wajah Baru BPJS Ketenagakerjaan 2025: Manfaat, Layanan Digital, dan Perlindungan Bagi Pekerja Indonesia

Layanan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) kini menjadi bagian penting dari sistem perlindungan sosial nasional. Program ini tak hanya menjamin keamanan finansial
Selasa, 11 November 2025 - 23:51 WIB
Ilustrasi Intip Wajah Baru BPJS Ketenagakerjaan 2025: Manfaat, Layanan Digital, dan Perlindungan Bagi Pekerja Indonesia
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Layanan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) kini menjadi bagian penting dari sistem perlindungan sosial nasional. Program ini tak hanya menjamin keamanan finansial para pekerja saat pensiun, mengalami kecelakaan kerja, atau kehilangan pekerjaan, tetapi juga menjadi penopang kesejahteraan keluarga Indonesia. 

Di tengah dinamika dunia kerja yang makin cepat berubah, kehadiran sistem perlindungan sosial menjadi kebutuhan utama bagi para pekerja. BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kini bukan hanya sekadar lembaga penyedia jaminan sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi juga mitra strategis dalam menjaga keamanan finansial para tenaga kerja di Indonesia. Program-programnya mencakup perlindungan dari risiko kecelakaan kerja, kematian, hari tua, hingga kehilangan pekerjaan. 

Berdasarkan data resmi BPJS Ketenagakerjaan, manfaat program pensiun di tahun 2025 mencapai Rp399.700–Rp4.792.300 per bulan, menegaskan bahwa lembaga ini benar-benar menghadirkan rasa aman bagi pekerja, bukan sekadar formalitas administrasi.

Seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor, BPJS Ketenagakerjaan terus beradaptasi lewat inovasi layanan. 

Hasilnya tampak jelas: pada paruh pertama tahun 2025, total klaim manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) mencapai Rp442,94 miliar, meningkat lebih dari 100 persen dibanding tahun sebelumnya. 

Di Jawa Barat, hingga Maret 2025, lembaga ini telah menyalurkan Rp2,12 triliun kepada lebih dari 134 ribu peserta, mayoritas melalui program Jaminan Hari Tua (JHT). Angka-angka ini menunjukkan peran besar BPJS Ketenagakerjaan sebagai “sabuk pengaman” bagi jutaan pekerja Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi.

Dengan digitalisasi dan sistem klaim yang makin cepat, pekerja kini tidak perlu lagi menunggu lama untuk merasakan manfaatnya. Dari pendaftaran, pelaporan iuran, hingga pencairan klaim, semuanya bisa dilakukan secara online melalui portal resmi. 

Ini menjadi bukti bahwa BPJS Ketenagakerjaan benar-benar bertransformasi menjadi lembaga modern yang berpihak pada peserta, sebuah langkah besar menuju ekosistem kerja yang lebih aman dan sejahtera.

Salah satu tokoh yang turut berperan dalam mendorong transformasi tersebut adalah Dr. Agung Nugroho, yang kini menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan periode 2021–2026 sekaligus Ketua Komite Manajemen Risiko, Investasi, dan Pelayanan. 

Berbekal pengalaman panjang di bidang hukum, pemerintahan, dan tata kelola lembaga publik, ia dikenal sebagai sosok yang menaruh perhatian besar pada transparansi dan efektivitas pelayanan. “Pelayanan adalah bentuk nyata kehadiran negara. Di sana peserta merasakan apakah negara benar-benar hadir untuk melindungi mereka,” ujar Dr. Agung.

Prinsip ini menjadi dasar dalam berbagai langkah digitalisasi dan pengawasan berbasis data yang kini diterapkan BPJS Ketenagakerjaan. Hasilnya, proses klaim menjadi lebih efisien dan kepuasan peserta meningkat signifikan. Tak heran jika sejumlah pihak menilai dirinya sebagai figur pembaharu yang mampu menjaga momentum positif lembaga ini menuju masa depan yang lebih transparan dan inklusif.

Transformasi Menuju Layanan Sosial yang Lebih Inklusif dan Cerdas

Transformasi BPJS Ketenagakerjaan tidak berhenti pada digitalisasi. Lembaga ini terus memperluas jangkauan agar bisa melindungi lebih banyak tenaga kerja, termasuk mereka yang berada di sektor informal. 

Misi utamanya jelas: memperluas cakupan perlindungan hingga 90 persen tenaga kerja nasional pada tahun 2031. Visi tersebut sejalan dengan cita-cita besar Indonesia untuk menciptakan masyarakat pekerja yang aman, sejahtera, dan kompetitif.

Setiap inovasi yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan harus berorientasi pada peserta. “Setiap pekerja berhak atas perlindungan sosial yang berkualitas. Tugas kita memastikan setiap interaksi dengan BPJS Ketenagakerjaan meninggalkan kesan bahwa negara benar-benar hadir untuk Pekerja Indonesia,” ujarnya.

Beragam kalangan, mulai dari akademisi hingga komunitas pekerja, menilai pandangan seperti ini penting di tengah era disrupsi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Layanan BPJS Ketenagakerjaan kini tak lagi hanya soal angka, tapi juga soal nilai kemanusiaan: memastikan pekerja yang kehilangan pekerjaan, tertimpa musibah, atau memasuki masa pensiun tetap memiliki pegangan hidup yang layak.

Dengan rekam jejak panjang dan komitmen terhadap tata kelola yang bersih, BPJS Ketenagakerjaan tengah melangkah ke era baru, era di mana pelayanan publik tidak hanya cepat, tetapi juga berkeadilan dan manusiawi. (udn)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Sorotan utama laga tertuju pada Saddil Ramdani. Winger Persib itu hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk mencatatkan namanya di papan skor setelah ...
Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Meskipun sudah ada pengakuan dari Denada, namun ressa Rizky mengaku dirinya enggan tinggal satu atap dengan sang ibunda. Simak informasi selengkapnya di sini!
Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Masih bingung, sebenarnya boleh atau tidak ya pakai lahan pemerintah untuk bercocok tanam dari perspektif Islam?.
IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026 sekaligus jadi panggung kolaborasi sektor keuangan dan otomotif.
Ramalan Shio Anjing Setelah Imlek 2026: Peluang Karier, Keuangan, Cinta

Ramalan Shio Anjing Setelah Imlek 2026: Peluang Karier, Keuangan, Cinta

Ramalan Shio Anjing 2026: Prediksi karier, keuangan, dan cinta bagi yang lahir di tahun Anjing. Simak tips menghadapi peluang dan tantangan sepanjang tahun.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Masih bingung, sebenarnya boleh atau tidak ya pakai lahan pemerintah untuk bercocok tanam dari perspektif Islam?.
IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026 sekaligus jadi panggung kolaborasi sektor keuangan dan otomotif.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Sorotan utama laga tertuju pada Saddil Ramdani. Winger Persib itu hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk mencatatkan namanya di papan skor setelah ...
Ramalan Shio Anjing Setelah Imlek 2026: Peluang Karier, Keuangan, Cinta

Ramalan Shio Anjing Setelah Imlek 2026: Peluang Karier, Keuangan, Cinta

Ramalan Shio Anjing 2026: Prediksi karier, keuangan, dan cinta bagi yang lahir di tahun Anjing. Simak tips menghadapi peluang dan tantangan sepanjang tahun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT