GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Upaya Peningkatan, PP Pelti Gelar Sertifikasi Pelatih Tenis Tingkat Madya Berlisensi ITF

Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) menggelar sertifikasi Pelatih Tenis Tingkat Madya berlisensi International Tennis Federation (ITF) yang berlangsung pada 19-30 November 2025 di Klub Kelapa Gading, Jakarta Timur.
Kamis, 20 November 2025 - 02:40 WIB
Upaya Peningkatan, PP Pelti Gelar Sertifikasi Pelatih Tenis Tingkat Madya Berlisensi ITF
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta,tvOnenewscom - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) menggelar sertifikasi Pelatih Tenis Tingkat Madya berlisensi International Tennis Federation (ITF) yang berlangsung pada 19-30 November 2025 di Klub Kelapa Gading, Jakarta Timur.

Kegiatan ini sebagai komitmen PP Pelti meningkatkan kualitas sumber daya kepelatihan nasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekjen PP Pelti, Andi Fajar Asti mengatakan kegiatan sertifikasi ini merupakan bagian dari roadmap peningkatan kualitas pelatih tenis di Tanah Air. 

“Jadi sekarang kita lagi bikin sertifikasi pelatih tenis tingkat madya berlisensi ITF sebagai tindak lanjut dari sertifikasi tingkat dasar kemarin,” ucapnya kepada awak media, Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Andi Fajar menjelaskan dalam upaya menjaga efektivitas pembelajaran, PP Pelti membatasi jumlah peserta dalam setiap sesi pelatihan.

Ia berharap program ini terus menghasilkan tenaga pelatih yang mumpuni.

“Jadi kita batasi untuk satu tutor itu hanya bisa 12 peserta, karena ini 2 tutor jadi total pesertanya ada 24. Tapi berikutnya kita akan bikin kegiatan ini bergelombang, jadi akan semakin banyak pelatih yang dapat kita sertifikasi. Harapan kita dapat lahirnya pelatih tenis yang berkualitas, punya keilmuan di bidang kepelatihan,” ucapnya.

Andi Fajar menegaskan bahwa PP Pelti kini menerapkan standar baru menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON). 

Menurutnya pada PON nanti atlet dari Pelti wajib didampingi pelatih dengan sertifikat ITF Level 1. 

“Pelti juga mewajibkan kapten dan pelatih pada PON mendatang wajib memiliki sertifikasi level 1, itu instruksi dari PP Pelti. Memang kita sekarang sedang memaksa untuk para pelatih mengambil sertifikasi,” katanya.

Sementara itu, salah satu tutor dalam sertifikasi ini, Martin Setiawan, berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih luas agar menjangkau talenta kepelatihan di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 “Saya harap dengan kita adakan sertifikasi pelatih ini dan kedepannya dapat lebih terstruktur lagi, kita juga ingin ini dapat diadakan di daerah-daerah untuk tahap dasar dan untuk lanjutannya akan dibuat secara nasional di Jakarta,” ucap pelatih yang tercatat sebagai satu-satunya pemegang sertifikat ITF Level 3 di Indonesia.

Martin juga menegaskan bahwa peserta yang lulus akan diklasifikasi berdasarkan kualitasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bank Indonesia Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, Tapi Alarm Pelemahan Ekonomi Mulai Terlihat

Bank Indonesia Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, Tapi Alarm Pelemahan Ekonomi Mulai Terlihat

Kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi masih berada di zona optimistis, tetapi laju optimismenya mulai kehilangan tenaga dalam beberapa bulan terakhir.
Berpotensi Kembali ke Manchester United, Begini Jawaban Marcus Rashford soal Masa Depannya di Barcelona

Berpotensi Kembali ke Manchester United, Begini Jawaban Marcus Rashford soal Masa Depannya di Barcelona

Marcus Rashford berbicara mengenai masa depannya di Barcelona setelah keberhasilan meraih gelar juara Liga Spanyol. Sang penyerang bisa kembali ke Manchester United di akhir musim.
Dinkes Ungkap Ada 4 Kasus Hantavirus di Jakarta pada 2026, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes Ungkap Ada 4 Kasus Hantavirus di Jakarta pada 2026, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes DKI Jakarta mengungkap empat kasus Hantavirus ditemukan pada 2026, tiga pasien sembuh dan satu lainnya masih berstatus suspek.
“Kayak Dikasih Angin Segar”, Truk Tambang Bogor Kembali Ramai Melintas usai Wacana Tambang Dibuka Lagi

“Kayak Dikasih Angin Segar”, Truk Tambang Bogor Kembali Ramai Melintas usai Wacana Tambang Dibuka Lagi

Warga Parung Panjang dan Bogor Barat kembali resah usai truk tambang ramai melintas setelah muncul wacana pembukaan kembali tambang berizin.
Siasat Licik Kiai Ashari Demi Cabuli Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo

Siasat Licik Kiai Ashari Demi Cabuli Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo

Kasus dugaan pelecehan seksual yang mengguncang Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memasuki babak baru. Kiai Ashari sosok pengasuh ...
Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena masyarakat yang cepat membentuk opini terhadap konflik figur publik dinilai semakin kuat di era digital. 

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral