News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menuju Indonesia Emas 2045: Food Policy Fellowship Rumuskan Strategi Pengendalian PTM dan GGL

Food Policy Fellowship 2025 yang diselenggarakan oleh Pijar Foundation bekerja sama dengan BKPK Kementerian Kesehatan RI, resmi ditutup dengan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat implementasi kebijakan pengendalian GGL.
Senin, 24 November 2025 - 16:22 WIB
Food Policy Fellowship 2025 yang diselenggarakan oleh Pijar Foundation bekerja sama dengan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan RI.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Food Policy Fellowship 2025 yang diselenggarakan oleh Pijar Foundation bekerja sama dengan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan RI, resmi ditutup dengan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat implementasi kebijakan pengendalian gula, garam dan lemak (GGL) serta reformulasi pangan nasional. Selama dua hari, perwakilan pemerintah, industri, akademisi dan organisasi masyarakat sipil berdiskusi intensif untuk menyelaraskan pemahaman teknis untuk menutup kesenjangan regulasi PP 28/2024 Tentang Kesehatan, serta menyusun langkah kolaboratif lintas sektor.

Melalui fellowship yang bertajuk “Indonesia Symposium on Nutrition Policy and Collaborative Reformulation”, para peserta menyepakati bahwa penyamaan persepsi dan definisi operasional terkait turunan PP 28/2024 menjadi kebutuhan mendesak. Peserta menyoroti bahwa Indonesia memerlukan kejelasan mengenai batas ambang GGL, kategori produk prioritas serta standar implementasi yang konsisten agar regulasi dapat diterapkan secara efektif dan sesuai kapasitas industri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, perbedaan pandangan mengenai penggunaan Bahan Tambahan Pangan pemanis (Non-Sugar Sweetener/NSS) menunjukkan perlunya harmonisasi standar nasional dengan praktik internasional untuk mempercepat inovasi tanpa mengurangi keamanan pangan.
“Penurunan faktor risiko penyakit tidak menular menjadi agenda penting karena langsung mempengaruhi kualitas hidup, produktivitas, dan keunggulan manusia Indonesia. Kesehatan untuk semua adalah salah satu pilar utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.” ujar dr. Anas Ma’ruf, MKM, Kepala Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Selain penyelarasan definisi, para pemangku kepentingan juga menyoroti kebutuhan mendesak akan roadmap implementasi GGL yang terukur dan bertahap, dengan timeline tahunan dan aktivitas implementatif yang jelas. Roadmap tersebut dipandang krusial untuk menjaga konsistensi pelaksanaan kebijakan, memberikan ruang transisi bagi industri dan memastikan bahwa kebijakan menganut prinsip human-centric policy, yang tidak hanya kuat secara regulasi tetapi juga aplikatif sesuai kondisi ekonomi dan sosial masyarakat.

Dukungan kebijakan terhadap reformulasi ikut menjadi perhatian penting dalam diskusi fellowship. Para ahli dan industri menilai bahwa Indonesia perlu memperkuat skema insentif dan harmonisasi standar, terutama terkait penggunaan bahan tambahan pangan pemanis (Non-Sugar Sweetener/NSS), yang saat ini belum sepenuhnya mengacu pada standar internasional. 

“Kebijakan pangan dan inovasi teknologi, seperti NSS, harus berjalan bersama dalam visi yang sama : Indonesia Maju. Kebijakan pangan dan inovasi teknologi harus human-centric, menempatkan manusia bukan sekadar obyek regulasi melainkan tujuan dari pembangunan nasional,” ungkap Cazadira Fediva Tamzil, Direktur Eksekutif Pijar Foundation.

Food Policy Fellowship 2025 yang diselenggarakan oleh Pijar Foundation bekerja sama dengan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan RI.
Food Policy Fellowship 2025 yang diselenggarakan oleh Pijar Foundation bekerja sama dengan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan RI.
Sumber :
  • Istimewa

 

Rangkaian Rekomendasi Output Food Policy Fellowship 2025

Sebagai tujuan utama, fellowship merumuskan sejumlah rekomendasi kebijakan jangka pendek, menengah dan panjang. Dalam jangka pendek, prioritas diarahkan pada penguatan koordinasi lintas kementerian melalui pembentukan platform kolaboratif yang lebih terstruktur di bawah Kemenko PMK.

Pada saat yang sama, percepatan penyusunan peraturan turunan PP 28/2024 menjadi krusial agar definisi teknis, mekanisme pelaksanaan serta standar batas ambang GGL memiliki kepastian regulasi yang dapat diterapkan secara praktis.

Dalam jangka menengah, peserta mendorong penyusunan National Roadmap pengendalian GGL dan pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang disepakati bersama lintas pemangku kepentingan. 

Roadmap perlu memuat tahapan implementasi yang jelas, periode transisi yang memadai bagi industri serta insentif kebijakan untuk mempercepat reformulasi. Strategi komunikasi publik dan edukasi gizi yang sistematis juga dinilai penting untuk membentuk perubahan perilaku konsumsi masyarakat dan meningkatkan penerimaan terhadap produk reformulasi.

Dalam jangka panjang, Indonesia didorong untuk membangun ekosistem inovasi pangan yang berkelanjutan melalui pengembangan Centre of Excellence reformulasi pangan, penguatan rantai pasok bahan baku alternatif berbasis potensi lokal serta penerapan skema insentif dan disinsentif yang mendorong inovasi dan kepatuhan regulasi. Seluruh proses ini perlu ditopang oleh sistem monitoring dan evaluasi yang adaptif, responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta terhubung dengan kolaborasi regional dan internasional agar sejalan dengan standar global dan meningkatkan daya saing industri pangan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil fellowship ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat implementasi kebijakan gizi nasional, mendorong reformulasi pangan serta menekan beban ekonomi akibat PTM. 

Pijar Foundation dan BKPK Kemenkes menyatakan komitmennya untuk memastikan rekomendasi yang dihasilkan dapat ditindaklanjuti melalui forum lanjutan dan kerja kolaboratif yang lebih terstruktur.(chm)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berita Foto: KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Suap Sengketa Lahan di PN Depok

Berita Foto: KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Suap Sengketa Lahan di PN Depok

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan sengketa lahan antara PT Karabha Digdaya (KRB) dan warga di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat pada jumat malam. Sabtu (7/2/2026).
Siapa Sih Ratu Rizky Nabila? Dulu Jadi Kekasih Eks Pemain Persija, Kini sebagai Istri Kedua Pesulap Merah

Siapa Sih Ratu Rizky Nabila? Dulu Jadi Kekasih Eks Pemain Persija, Kini sebagai Istri Kedua Pesulap Merah

Profil Ratu Rizky Nabila, aktris yang pernah menjadi istri eks bek Persija Jakarta, Alfath Fathier. Kini berstatus istri kedua Pesulap Merah, Marcel Radhival.
Realisasikan Gerakan Indonesia ASRI, Jasa Raharja Gelar Aksi Nasional Jaga Kebersihan Lingkungan

Realisasikan Gerakan Indonesia ASRI, Jasa Raharja Gelar Aksi Nasional Jaga Kebersihan Lingkungan

Presiden RI, Prabowo Subianto menggelorakan program Gerakan Indonesia ASRI untuk menciptkana keberlanjutan lingkungan, kualias hidup masyarakat, serta penguatan tata kelola pelayanan publik yang responsif.
Ini Pejelasan Menlu Soal Traktat Keamanan RI–Australia

Ini Pejelasan Menlu Soal Traktat Keamanan RI–Australia

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menegaskan bahwa Traktat Keamanan Bersama Indonesia–Australia yang ditandatangani Presiden RI, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, bukanlah aliansi militer maupun pakta pertahanan.
Bantai Al Ittihad, Ada di Posisi ke Berapa Al Nassr dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Bantai Al Ittihad, Ada di Posisi ke Berapa Al Nassr dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Lantas, setelah berhasil 'membantai' Al Ittihad dengan dua gol tanpa balas, ada di posisi ke berapa Al Nassr dalam klasemen sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?
Program Renovasi Ini Sasar Pekuat Rumah Tukang Bangunan

Program Renovasi Ini Sasar Pekuat Rumah Tukang Bangunan

Memiliki rumah yang layah huni menjadi impinan setiap insan manusia untuk dapat mnejadi tempat bersandar usai melakoni aktivitas seharian penuh.

Trending

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

Nama Febri Hariyadi muncul dalam rumor transfer mengejutkan yang melibatkan Persib Bandung dan Persis Solo. Isu tersebut mencuat setelah operator kompetisi ...
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Final Piala Asia Futsal 2026

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Final Piala Asia Futsal 2026

Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi tantangan terbesar mereka saat berjumpa Iran pada partai final Piala Asia Futsal 2026. Laga penentuan juara ini akan di-
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Prabowo Teken Traktat Keamanan Bersama, RI–Australia Perkuat Pilar Stabilitas Indo-Pasifik

Prabowo Teken Traktat Keamanan Bersama, RI–Australia Perkuat Pilar Stabilitas Indo-Pasifik

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menegaskan babak baru hubungan strategis kedua negara melalui penandatanganan traktat keamanan bersama.
Bantai Al Ittihad, Ada di Posisi ke Berapa Al Nassr dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Bantai Al Ittihad, Ada di Posisi ke Berapa Al Nassr dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Lantas, setelah berhasil 'membantai' Al Ittihad dengan dua gol tanpa balas, ada di posisi ke berapa Al Nassr dalam klasemen sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?
Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Masih bingung, sebenarnya boleh atau tidak ya pakai lahan pemerintah untuk bercocok tanam dari perspektif Islam?.
Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT