Biringkanaya Dilanda Banjir, Puluhan Warga Mengungsi
- istimewa - antaranews
Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 63 jiwa dari 17 Kepala Keluarga tercatat harus mengungsi akibat air yang meluap karena tingginya volume air dari hulu serta tingginya intensitas hujan dan mengakibatkan banjir sejak pukul 22.13 Wita, Sabtu (10/1) di area Kodam III, Biringkanaya, Kota Makassar.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar Fadli Tahar menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat sejak awal terpantau adanya potensi banjir dan luapan air.
“Kami melakukan pemantauan langsung di titik rawan sejak malam hari. Prinsip kami jelas, masyarakat tidak menunggu lama bantuan dari pemerintah," ujarnya di Makassar, Minggu (11/1/2026).
Puluhan warga itu mengungsi sementara di sejumlah tempat seperti Kantor Kelurahan Katimbang terdiri dari laki-laki dewasa 21 jiwa, perempuan dewasa 21 jiwa, anak laki-laki 6 jiwa, anak perempuan 5 jiwa, balita laki-laki 6 jiwa dan balita perempuan: 4 jiwa.
Dilaporkan tidak terdapat bayi, lansia, ibu hamil, maupun penyandang disabilitas dalam data sementara pengungsian.
"Begitu ada potensi membahayakan, kami hadir untuk memastikan keselamatan warga, melakukan pendataan, dan memastikan kondisi tetap terkendali,” ujar Kepala BPBD Kota Makassar.
BPBD terus melakukan pemantauan intensif terhadap titik-titik rawan banjir dan genangan air di wilayah Kota Makassar. Salah satu lokasi yang dipantau berada di wilayah Kodam, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya.
Pemantauan dilakukan langsung oleh Personel Regu 1 Posko Mulia Tamalanrea, yang sejak awal telah bersiaga dan memonitor perkembangan situasi di lapangan.
Fadli juga menambahkan bahwa BPBD akan terus bersiaga 24 jam dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mengantisipasi kemungkinan perkembangan situasi.
Sementara itu, Camat Biringkanaya Juliaman menyampaikan pihak kecamatan bersama kelurahan dan unsur kewilayahan telah melakukan langkah cepat dalam menyiapkan lokasi pengungsian.
“Kantor Lurah Katimbang kami siapkan sebagai tempat pengungsian sementara yang aman. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan Kampung Siaga Bencana (KSB) untuk memastikan warga yang mengungsi mendapatkan pelayanan yang layak dan situasi tetap kondusif,” ujar Juliaman.
Koordinator Data Pengungsian dari KSB Kelurahan Katimbang Andi Mulyadi menjelaskan bahwa proses pendataan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat.
Load more