Ikut Program Inkubasi, Ibu Rumah Tangga Digodok Jadi Pelaku UMKM Profesional
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Program pemberdayaan perempuan khususnya ibu rumah tangga dalam upaya memandirikan ekonomi bagi kaum hawa itu terus menjadi perhatian bagi sejumlah pihak.
Dalam merealisasikan hal tersebut, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.Â
Program pemberdayaan tersebut melibatkan dua kelompok perempuan yakni dari Jakarta dan Bekasi yang sebelumnya telh mengikuti pelatihan dengan fokus mendorong keberlanjutan usaha dan UMKM agar dapat naik kelas.
Kegiatan inkubasi digelar di Juman Creative Hub, Pasar Minggu, Jakarta Selatan itu turut diikuti oleh 40 ibu rumah tangga yang merupakan alumni pelatihan kewirausahaan.
Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pihaknya bertujuan memberikan tahapan selanjutnya kepada para ibu rumah tangga itu untuk dapat melangkah ke tahap selanjutnya.
Menurutnya program ini dirancang agar pelaku UMKM tidak berhenti di tahap pelatihan awal, tetapi mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
"Melalui inkubasi ini, kami ingin mengajak ibu-ibu untuk terus berkembang, keterampilannya terasah, usahanya tertata, dan terdaftar sebagai pelaku UMKM yang memiliki produk unggulan," ujar Sandiaga Uno, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Sandiaga Uno menjelaskan program tersebut dirangkai untuk penguatan produk, kemasan, pemasaran, dan desain.Â
Tak hanay itu, pihaknya juga akan mendampingi para peserta dalam penguatan legalitas seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan srtifikasi halal termasuk penguatan dalam digital marketing.
"Harapannya, ibu-ibu yang sudah naik kelas kelak bisa menjadi mentor bagi ibu-ibu lain yang baru memulai," katanya.
Di sisi lain, Sekretaris Umum OK OCE FOREVER, Amalia Dwi Prihatiningsih mengatakan program ini merupakan tahapan penting bagi para peserta agar dapat menjadi pelaku UMKM yang profesional.
"Saya mengajak ibu-ibu untuk tetap semangat dan tidak menyerah selama dua bulan ke depan. Proses ini akan dilalui dengan pendampingan satu per satu agar manfaatnya benar-benar dirasakan," katanya.(raa)
Load more