News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marak Disinformasi di Tengah Konflik Iran dan AS-Israel, SBSI 92 Imbau Masyarakat Jaga Stabilitas Nasional

Konflik yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS)-Israel berdampak terhadap geoekonomi dan geopolitik dunia termasuk Indonesia.
Kamis, 19 Maret 2026 - 03:22 WIB
Puing-puing terlihat di Teheran, Iran, 3 Maret 2026, bekas serangan Amerika Serikat-Israel
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Konflik yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS)-Israel berdampak terhadap geoekonomi dan geopolitik dunia termasuk Indonesia.

Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 92 turut menilai jika stabilitas sosial Indonesia turut berdampak dengan maraknya peredaran disinformasi mengenai konflik Timur Tengah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum SBSI 92, Sunarti bahkan mengungkap jika stabilitas nasional tengah mengalami ujian di tengah guncangan informasi palsu yang menerpa baik mengenai isu di dalam negeri maupun konflik Timur Tengah.

Ketua Umum SBSI 92, Sunarti
Ketua Umum SBSI 92, Sunarti
Sumber :
  • Istimewa

"Situasi dalam negeri sejak awal tahun hingga Idul Fitri diwarnai provokasi dan ujaran kebencian memang menjadi tantangan serius bagi stabilitas sosial di Indonesia," kata Sunarti kepada awak media, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Sunarti menilai disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian di dunia maya terus meningkat hingga berpotensi lebih terstruktur dan bersifat instrumental yang dapat menghambat pelaksanaan kebijakan strategis. 

Yak hanya itu, ia juga menilai maraknya disinformasi di dunia maya turut serta membuat sudut pandang publik kebingungan dengan fakta mengenai peristiwa yang terjadi.

"Pro kontra terkait isu ijazah palsu mantan Presiden Jokowi yang selalu menghiasi media sosial dan elektronik sudah cukup menguras energi publik. Dan peganiayaan sejumlah aktivis membuat kita saling mencurigai akibat penggunaan AI yang tidak bertanggungjawab, dengan tambah lagi berbagai analisa sehingga membuat kita tidak lagi objektif dengan fakta serta persoalan yang ada," jelasnya. 

Sunarti mengingatkan bahwa meningkatnya disinformasi, berita bohong, hingga ujaran kebencian yang memicu perdebatan di tengah masyarakat acap kali dimanfaatkan untuk tujuan politik tertentu dan memperlebar polarisasi. 

"Masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang muncul, terutama yang berpotensi memicu perpecahan atau memanaskan situasi nasional," terangnya. 

Sunarti menegaskan kritik terhadap kebijakan negara tetap penting sebagai bagian dari kontrol publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kritik tersebut harus bersifat konstruktif dan tidak berubah menjadi ujaran kebencian yang merendahkan atau memprovokasi masyarakat di tengah situasi global yang belum menentu serta dinamika sosial politik dalam negeri saat ini. 

"Masyarakat diminta tetap menjaga persatuan dengan saling jaga dan saling bantu serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar," pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Motor Anggota Kopassus Raib saat Pulang ke Rumah Orang Tua di Cakung, Pelaku dan Penadah Ditangkap!

Motor Anggota Kopassus Raib saat Pulang ke Rumah Orang Tua di Cakung, Pelaku dan Penadah Ditangkap!

Seorang anggota Kopassus berinisial SA (20) menjadi korban pencurian sepeda motor, saat tengah berkunjung ke rumah orang tuanya di Cakung, Jakarta Timur.
Pertemuan Sarwendah dan Ruben Onsu Sudah Dijadwalkan, Kapan Akan Tatap Muka Langsung?

Pertemuan Sarwendah dan Ruben Onsu Sudah Dijadwalkan, Kapan Akan Tatap Muka Langsung?

Upaya penyelesaian konflik antara Sarwendah dan Ruben Onsu dikabarkan mulai menemukan titik terang. Kedua pihak disebut tengah mengupayakan jalur damai.
Iran Minta FIFA untuk Minimalisir Masalah di Piala Dunia, Penerbangan Kacau Hingga Merasa Dikucilkan

Iran Minta FIFA untuk Minimalisir Masalah di Piala Dunia, Penerbangan Kacau Hingga Merasa Dikucilkan

Walau memang merasa aman selama gelaran berlangsung, namun masalah seperti penerbangan karena visa ternyata semakin runyam di laga pekan kedua jelang Iran menghadapi Belgia, Senin (22/6/2026) dini hari WIB.
Satresnarkoba Tanjung Perak Ungkap Peredaran Sabu 300 Gram di Kenjeran, Dua Tersangka Ditangkap

Satresnarkoba Tanjung Perak Ungkap Peredaran Sabu 300 Gram di Kenjeran, Dua Tersangka Ditangkap

Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 3 ons
Bhayangkara Fun Run 5K Diikuti 1.300 Peserta, Atlet Ditpolairud Polda Jatim Tampil Menonjol

Bhayangkara Fun Run 5K Diikuti 1.300 Peserta, Atlet Ditpolairud Polda Jatim Tampil Menonjol

Ajang lari sejauh 5 kilometer ini diikuti oleh sekitar 1.300 peserta yang terdiri atas unsur TNI, Polri, hingga masyarakat umum dari berbagai kalangan.
Soal Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Jaktim, Polisi: Pelaku Tetangga Korban

Soal Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Jaktim, Polisi: Pelaku Tetangga Korban

Polisi masih mendalami insiden pria berinisial SR yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur di perkampungan wilayah Cakung, Jakarta Timur.

Trending

Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn.) Susno Duadji bocorkan peluang bebasnya dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi, yakni Roy Suryo
Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Sejumlah pihak meminta Pemerintah Indonesia kembali melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat mengalami permasalahan terkait dugaan praktik korupsi.
Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Mengamuk dan Hancurkan Tunisia 4-0, Samurai Biru Kian Dekat ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Mengamuk dan Hancurkan Tunisia 4-0, Samurai Biru Kian Dekat ke 32 Besar

Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026) siang WIB. Samurai Biru berhasil menang telak 4-0.
Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Peternak ayam petelur yang tergabung dalam Asosiasi Peternak Unggas Maju Makmur mengaku tengah menghadapi ancaman kebangkrutan usai anjloknya harga telur yang kini berisar harga Rp20.000 per kilogram.
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 22 Juni 2026: Gemini Makin Dekat, Pisces Penuh Kehangatan

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 22 Juni 2026: Gemini Makin Dekat, Pisces Penuh Kehangatan

Ramalan cinta 12 zodiak besok 22 Juni 2026: Gemini makin dekat dengan seseorang, Pisces dipenuhi kehangatan, dan Taurus menikmati hubungan yang lebih stabil.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 22 Juni 2026: Cancer Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 22 Juni 2026: Cancer Ketiban Durian Runtuh

Tanggal 22 Juni 2026 disebut dalam ramalan zodiak sebagai salah satu momen ketika energi finansial bergerak cukup dinamis. Berikut yang paling bercuan deras.
Belanda Langsung Pecahkan Rekor Usai Hancurkan Swedia 5-1, De Oranje Lewati Catatan Tak Terkalahkan Brasil di Piala Dunia

Belanda Langsung Pecahkan Rekor Usai Hancurkan Swedia 5-1, De Oranje Lewati Catatan Tak Terkalahkan Brasil di Piala Dunia

Kemenangan telak 5-1 yang diraih Belanda atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) hadirkan rekor baru di ajang Piala Dunia. De Oranje resmi memecahkan rekor Brasil.
Selengkapnya

Viral