GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Kamis, 9 April 2026 - 00:10 WIB
Anggota Komisi A DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Tri Didik Adiono.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya. Kebijakan ini di satu sisi merupakan turunan dari arahan pemerintah pusat terkait pola kerja fleksibel, namun di sisi lain dinilai perlu penyesuaian agar tetap efektif di tingkat daerah.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Tri Didik Adiono, menyebut penerapan WFH memang penting untuk efisiensi, tetapi penentuan hari pelaksanaan menjadi faktor krusial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya, kalau menurut saya memang untuk efisiensi dan efektivitas WFH itu memang perlu. Akan tetapi kalau menurut saya, di hari Jumat itu kurang efektif,” ujar Didik Beldex, sapaan akrabnya.

Menurutnya, penempatan WFH di hari Jumat berpotensi memicu penyalahgunaan waktu kerja karena berdekatan dengan akhir pekan.

“Karena gini, kekhawatiran kami adalah Jumat dianggap nanti kan WFH. Mereka akhirnya ASN ini Jumat, Sabtu, Minggu ternyata tidak di Surabaya atau ya, dianggap dino kecepit lah, anggapannya ya, bahasanya,” ungkap Didik.

Didik menilai pola seperti itu berisiko menurunkan disiplin ASN jika tidak diantisipasi sejak awal. Ia pun mendorong agar kebijakan WFH dipindahkan ke hari tengah pekan seperti Selasa, Rabu, atau Kamis.

“Tapi kalau yang provinsi hari Rabu itu bagus,” kata Didik.

Ia menjelaskan, penempatan WFH di tengah pekan dinilai lebih efektif menjaga ritme kerja ASN karena tidak terhubung langsung dengan hari libur.

“Kalau di hari Selasa, itu kan mereka Senin kan tetap bekerja. Jadi ketika meninggalkan titik Surabaya, mereka enggak berani. Karena Rabu harus aktivitas,” jelas Didik.

Meski demikian, DPRD tetap menekankan pentingnya pengawasan dalam implementasi kebijakan tersebut. Dengan jumlah anggota yang terbatas, Komisi A akan melakukan pemantauan secara acak di lapangan.

“Akan tetapi, kami akan melakukan secara random,” tegas Didik.

Didik menambahkan, DPRD juga akan melibatkan mitra kerja untuk memastikan pelaksanaan WFH berjalan sesuai aturan.

“Pelayanan, kami juga butuh input dari BKD. Ya kan? BKD itu kan juga mitra kami di Komisi A, untuk memberikan input kira-kira pengawasan yang lebih detail itu bagaimana?,” ujar Didik.

Selain pengawasan, Didik juga menyoroti pentingnya evaluasi pada tahap awal penerapan WFH agar kebijakan bisa berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Perekonomian mendorong penerapan skema kerja fleksibel berupa WFH satu hari dalam sepekan bagi ASN setelah periode Lebaran 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi kerja serta mengurangi beban mobilitas dan konsumsi energi, dengan tetap memastikan layanan publik berjalan normal.

Di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga telah menerapkan kebijakan serupa dengan memilih hari Rabu sebagai jadwal WFH ASN. Penentuan hari tersebut merupakan bagian dari penyesuaian teknis di daerah agar pelaksanaan kerja fleksibel tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Pengusaha asal Pacitan, Citra Yulia Mergareta, menjalani pemeriksaan selama sekitar 1,5 jam di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Surabaya, Senin.
Kronologi WNA Brunei Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Jakarta Selatan Terungkap, Sempat Cekcok

Kronologi WNA Brunei Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Jakarta Selatan Terungkap, Sempat Cekcok

Polisi mengungkap kronologi WNA asal Brunei berinisial MHF (30) yang tewas usai dipukul botol oleh selebgram yang juga WNA Brunei berinisial MIA di kawasan Blok M.
Bung Ropan Mulai Curiga Usai Jay Idzes Cedera Lagi, John Herdman Disebut Bakal Andalkan Pemain Timnas Indonesia ini

Bung Ropan Mulai Curiga Usai Jay Idzes Cedera Lagi, John Herdman Disebut Bakal Andalkan Pemain Timnas Indonesia ini

Kabar mengenai kondisi kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mulai menimbulkan kekhawatiran menjelang agenda FIFA Matchday. Bung Ropan sebut John Herdman akan...
Respons Thom Haye usai Bojan Hodak Tanggalkan Jabatan Pelatih Persib Bandung: Orang yang Spesial

Respons Thom Haye usai Bojan Hodak Tanggalkan Jabatan Pelatih Persib Bandung: Orang yang Spesial

Gelandang andalan Persib Bandung, Thom Haye, menyampaikan pesan perpisahan kepada Bojan Hodak. Sang pelatih asal Kroasia tidak akan lagi menukangi Maung Bandung pada musim depan.
Lensa Berbicara: Menunggu Klakson Keberangkatan di H-1 Idul Adha

Lensa Berbicara: Menunggu Klakson Keberangkatan di H-1 Idul Adha

H-1 menjelang Idul Adha 1447 Hijriah pada Selasa (26/5/2026), warga Jakarta dan sekitarnya memadati Terminal Kampung Rambutan untuk pulang ke kampung halaman.
Menteri Hukum Harap Pembahasan RUU Polri Selesai Secepatnya

Menteri Hukum Harap Pembahasan RUU Polri Selesai Secepatnya

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas berharap pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri dapat diselesaikan secepatnya.

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Selengkapnya

Viral