DLH Bogor dan PPLI Tanam 500 Bibit Pohon di Hulu Ciliwung Telaga Saat Peringati Hari Lingkungan Hidup
- istimewa
Bogor, tvOnenews.com - Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di kawasan Kilometer Nol Telaga Saat, Puncak, Kabupaten Bogor, menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pada kegiatan yang diisi dengan tradisi ngalokat cai tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor mengapresiasi kontribusi PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) melalui program Gerakan Bersama Aksi Hijau yang berhasil menggalang hampir 500 bibit pohon dari mitra dan rekanan perusahaan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Unu Nur Iman, menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan dunia usaha dalam mendukung berbagai program pelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor.
“Kami mengapresiasi kontribusi PPLI dan perusahaan-perusahaan yang turut mendukung upaya menjaga lingkungan agar tetap hijau. Terima kasih kepada PPLI yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan ini,” ujar Unu di Telaga, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
“Ini merupakan sinergi yang sangat penting antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” katanya.
Kegiatan ngalokat cai yang digelar di kawasan Kilometer Nol Telaga Saat menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian sumber daya air. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu titik penting hulu Sungai Ciliwung yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan air bagi masyarakat dari wilayah hulu hingga hilir.
Pemilihan Telaga Saat sebagai lokasi peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia memiliki makna khusus karena kawasan tersebut merupakan salah satu daerah tangkapan air penting dan titik awal aliran Sungai Ciliwung yang menopang kebutuhan air masyarakat hingga ke wilayah hilir.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendorong peningkatan kualitas lingkungan melalui pengembangan ruang terbuka hijau dan pelestarian kawasan resapan air.
“Pak Bupati mengarahkan agar setiap kecamatan memiliki minimal satu hektare hutan kota, meskipun lokasinya dapat tersebar. Program ini tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama dunia usaha dan para pegiat lingkungan,” ujarnya.
Load more