Menkes Budi Janji Perawatan Terbaik untuk YTR, Rumah Sakit Ungkap Kondisi Terkini
- dok.kolase tvOnenews.com /antara / Instagram atalia Praratya
Jakarta, tvOnenews.com- Kasus penyekapan di Bandung diduga dilakukan Taufik Hidayat menuai perhatian warganet di media sosial dan berbagai pihak. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin singgung kehadiran pemerintah untuk YTR.
- Instagram/@ataliapr
Dalam penjelasannya, Menkes Budi menyebut pihaknya akan menanggung perawatan korban penyekapan di Bandung di RSHS sampai dengan perawatan rekonstruksi wajah YTR yang mengalami luka berat.
Sementara untuk ekonomi, kata Budi akan menjadi perhatian pemerintah daerah dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) juga ikut turun tangan dalam membantu korban.
"Untuk masalah ekonominya itu ditangani oleh pemerintah daerah, untuk masalah sosialnya itu ditangani oleh Kementerian PPPA, dan kami bertiga sudah berkoordinasi," ucap Budi dikutip dari Antara, Rabu (24/6).
"Kami akan merawat sampai rekonstruksi karena ini kan terjadi juga wajahnya harus direkonstruksi," katanya.
Korban, kata Menkes Budi saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Ia memastikan perawatan korban akan dilakukan dengan maksimal.
"Kami berjanji akan merawat sebaik mungkin yang bersangkutan di Rumah Sakit Hasan Sadikin," tegas Budi.
- dok.kolase tvOnenews.com /antara / Instagram atalia Praratya
Kondisi Korban Saat Ini
Sehubungan dengan kondisi YTR, pihak RSHS menyebut penanganan terhadap korban tidak dapat dilakukan dalam satu kali tindakan medis. Sebab adanya kondisi memerlukan perbaikan secara bertahap.
RSHS disampaikan Kepala Dinkes Jawa Barat (Jabar) Raden Vini Adiani Dewi mengatakan runah sakit membentuk tim khusus.
Tim tersebut terdiri atas sejumlah dokter spesialis yang akan menangani berbagai kondisi medis yang dialami korban.
"Sudah dibentuk tim khusus oleh Rumah Sakit Hasan Sadikin. Ada spesialis bedah, bedah plastik, mata, satu tim pokoknya sudah dibentuk," jelas Vini.
Vini menjelaskan korban akan menjalani serangkaian operasi sesuai kebutuhan medis dengan mempertimbangkan kondisi fisik dan proses pemulihan setelah tindakan dilakukan.
"Nanti ada operasi bertahap, jadi satu operasi istirahat dulu karena ada beberapa kondisi yang harus diperbaiki. Jadi perawatannya membutuhkan waktu yang cukup lama karena kan operasi pertama pulang dulu," ujarnya.
"Alhamdulillah, sekarang kondisinya membaik. Kalau kami dari Pemprov Jabar diinstruksikan oleh Pak Gubernur untuk memberikan bantuan dalam proses pengobatan. Jadi Insya Allah dalam pemantauan Pemprov Jabar," pesan Kepala Dinkes Jabar itu.(klw)
Load more