News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Polisi menggagalkan peredaran narkotika jaringan Malaysia yang disamarkan dalam kemasan beras India di Jakarta Pusat. Sebanyak 94 cartridge etomidate dan 102 pil ekstasi berhasil disita.
Jumat, 26 Juni 2026 - 00:14 WIB
Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India
Sumber :
  • ANTARA/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya

tvOnenews.com - Peredaran narkotika di Indonesia terus menunjukkan pola yang semakin canggih. Para pelaku tak lagi mengandalkan cara-cara konvensional, melainkan memanfaatkan berbagai barang kebutuhan sehari-hari sebagai kamuflase untuk mengelabui aparat penegak hukum.

Dalam beberapa tahun terakhir, aparat kerap menemukan narkoba yang disembunyikan di dalam makanan, minuman, hingga paket logistik. Modus ini dipilih karena dianggap mampu mengurangi kecurigaan petugas saat proses pengiriman maupun pemeriksaan barang berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kreativitas para pelaku kembali terbentur ketelitian aparat. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar upaya peredaran narkotika jaringan internasional yang menyamarkan barang haram tersebut di dalam kemasan beras basmati asal India. 

Pengungkapan ini sekaligus mengungkap dugaan keterlibatan jaringan narkoba yang terhubung dengan Malaysia.

Modus Beras India Terbongkar, Polisi Sita Etomidate dan Ekstasi

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis etomidate dan ekstasi yang dikirim menggunakan modus penyamaran dalam kemasan beras basmati impor.

Kasubdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Triyatno Pamungkas, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berujung pada penangkapan dua pria berinisial T (26) dan Y (29).

Keduanya diamankan di sebuah rumah kos yang berada di kawasan Paseban, Jakarta Pusat, pada Sabtu (20/6/2026).

"Kami berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis etomidate sebanyak 94 cartridge dan 102 butir ekstasi," kata Triyatno melansir dari Antara.

Dari hasil penggerebekan, petugas menemukan satu kardus berisi lima bungkus beras basmati serta satu kemasan bumbu kari yang telah dimodifikasi untuk menyembunyikan narkotika.

Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, polisi menemukan 94 cartridge etomidate berlogo "Batman" dan 100 butir pil ekstasi yang diselipkan di dalam kemasan tersebut. 

Selain itu, aparat turut menyita empat unit telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp700 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.

Berawal dari Laporan Warga di Kawasan Paseban

Triyatno menjelaskan, keberhasilan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah Paseban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya segera melakukan serangkaian penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima.

"Menindaklanjuti laporan itu, Tim Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan menangkap kedua tersangka pada Sabtu (20/6) sekitar pukul 12.40 WIB," ujarnya.

Setelah kedua tersangka diamankan, petugas melakukan pemeriksaan intensif guna menggali kemungkinan adanya lokasi penyimpanan lain maupun jaringan yang lebih besar di balik peredaran narkotika tersebut.

Hasil pengembangan kemudian mengarahkan penyidik ke sebuah apartemen yang berada di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Di lokasi kedua itu, petugas kembali menemukan dua butir pil ekstasi yang diduga berasal dari jaringan distribusi yang sama dengan barang bukti yang ditemukan sebelumnya.

Terhubung Jaringan Malaysia, Kirim Barang Lewat Ekspedisi

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga kuat kedua tersangka merupakan bagian dari jaringan narkotika yang memiliki keterkaitan dengan Malaysia.

Menurut Triyatno, para pelaku menggunakan jasa ekspedisi untuk mengirim barang haram tersebut dari Medan menuju Jakarta. Agar tidak menimbulkan kecurigaan, narkotika disembunyikan di dalam kemasan beras basmati asal India yang tampak seperti paket makanan biasa.

"Modus yang dilakukan terduga pelaku adalah mengirim barang melalui ekspedisi dari wilayah Medan menuju Jakarta dengan disamarkan ke dalam beras India. Adapun informasi yang kami dapati, pelaku berkaitan dengan jaringan asal Malaysia," ujar Triyatno.

Modus ini menunjukkan bagaimana sindikat narkotika terus berupaya mencari celah untuk menghindari pengawasan aparat. Mereka memanfaatkan jalur distribusi logistik dan kemasan produk konsumsi untuk menyamarkan barang ilegal yang dikirim lintas daerah.

Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. 

Penyidik masih melakukan pendalaman guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam rantai distribusi narkotika tersebut.

Polda Metro Jaya menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap berbagai modus baru peredaran narkoba yang semakin kompleks. 

Dukungan dan informasi dari masyarakat juga dinilai menjadi faktor penting dalam mengungkap jaringan narkotika yang beroperasi secara tersembunyi di tengah masyarakat. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pevoli Muda Hyundai Hillstate Ungkap Hal Mengejutkan Usai Latihan Bareng Megawati Hangestri

Pevoli Muda Hyundai Hillstate Ungkap Hal Mengejutkan Usai Latihan Bareng Megawati Hangestri

Pevoli muda Hyundai Hillstate, Lee Chae-yeong, mengaku terkesan setelah berlatih langsung bersama Megawati Hangestri dan merasakan sendiri dahsyatnya serangan.
10 Ucapan Selamat Hari Jadi Kota Bandung ke-216 Tahun 2026, Cocok untuk Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Hari Jadi Kota Bandung ke-216 Tahun 2026, Cocok untuk Caption Media Sosial

Berikut 10 ucapan selamat Hari Jadi Kota Bandung ke-216 tahun 2026, cocok untuk dijadikan caption media sosial.
Sebanyak 10 Korban Kapal Virgo Kembali Ditemukan, 52 Meninggal dan 83 Masih Hilang

Sebanyak 10 Korban Kapal Virgo Kembali Ditemukan, 52 Meninggal dan 83 Masih Hilang

Kepala Basarnas, M Syafii memastikan seluruh unsur SAR akan terus mengoptimalkan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
Media Korea Soroti Perubahan Fisik Megawati Hangestri, Pevoli Indonesia Itu Disebut...

Media Korea Soroti Perubahan Fisik Megawati Hangestri, Pevoli Indonesia Itu Disebut...

Bintang voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, kembali menyita perhatian publik voli Korea Selatan. Menjelang bergulirnya V-League 2026/2027 bersama
‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

Beredar video hasil pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Hadir di FEKDI x IFSE 2026, Telkom Solution Dukung Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia

Hadir di FEKDI x IFSE 2026, Telkom Solution Dukung Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjalin kemitraan strategis bersama Danantara Indonesia guna memperkokoh ekosistem ekonomi dan keuangan digital nasional. 

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 26 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Berikut 9 narapidana (napi) perkara besar yang disebut menghuni Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, yang disidak Ombudsman RI, salah satunya Ferdy Sambo.
Selengkapnya

Viral