News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Kanker Diprediksi Meningkat Tajam pada 2050, WHO Soroti Faktor Risikonya

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa dunia akan menghadapi lonjakan besar kasus kanker dalam beberapa dekade mendatang. 
Rabu, 22 Juli 2026 - 10:29 WIB
Ilustrasi Kanker
Sumber :
  • Pixabay/PDPics

Jakarta, tvOnenews.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa dunia akan menghadapi lonjakan besar kasus kanker dalam beberapa dekade mendatang. 

Tanpa upaya pencegahan dan penguatan layanan kesehatan, jumlah kasus kanker baru diproyeksikan meningkat hingga sekitar 35 juta kasus per tahun pada 2050, atau hampir dua kali lipat dibandingkan angka saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peringatan tersebut tertuang dalam WHO Global Status Report on Cancer 2026 yang disusun bersama International Agency for Research on Cancer (IARC). 

Laporan itu memperkirakan jumlah kasus kanker tahunan akan mencapai hampir 35 juta pada 2050, meningkat sekitar 67 persen dibandingkan estimasi pada 2024. 

Peningkatan ini terutama dipicu oleh pertumbuhan dan penuaan populasi dunia, meski perubahan gaya hidup juga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kanker. (Sumber: WHO Global Status Report on Cancer 2026; IARC, 2026).

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan bahwa kenaikan jumlah kasus kanker bukan sesuatu yang tidak dapat dicegah. 

Menurutnya, jutaan kasus baru dapat dihindari melalui investasi pada pencegahan, deteksi dini, serta akses yang lebih merata terhadap diagnosis dan pengobatan.

Faktor Risiko Masih Didominasi Gaya Hidup
WHO menjelaskan bahwa selain faktor usia dan bertambahnya jumlah penduduk, sejumlah faktor risiko yang dapat dimodifikasi masih menjadi penyumbang utama meningkatnya beban kanker di seluruh dunia.

Di antaranya adalah konsumsi tembakau, penggunaan alkohol, obesitas, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, serta paparan polusi udara. 

WHO menyebut kebiasaan merokok tetap menjadi faktor risiko terbesar yang dapat dicegah untuk berbagai jenis kanker.

Selain itu, negara berpendapatan rendah dan menengah diperkirakan akan mengalami peningkatan kasus paling tajam. 

Di wilayah-wilayah tersebut, banyak pasien masih menghadapi keterbatasan akses terhadap skrining, diagnosis dini, hingga terapi kanker yang memadai.

Beban Ekonomi Diperkirakan Semakin Besar
Lonjakan jumlah pasien kanker diperkirakan tidak hanya berdampak pada sistem kesehatan, tetapi juga ekonomi global.

WHO memperingatkan bahwa meningkatnya angka kanker akan memperbesar kebutuhan tenaga kesehatan, fasilitas diagnosis, obat-obatan, hingga layanan paliatif. 

Biaya yang harus ditanggung pasien dan keluarga juga diperkirakan terus meningkat apabila akses terhadap layanan kesehatan tidak diperluas.

40 Persen Kasus Kanker Sebenarnya Bisa Dicegah
Di tengah proyeksi yang mengkhawatirkan tersebut, WHO menekankan bahwa sebagian besar kasus kanker sebenarnya dapat dicegah.

Lembaga itu memperkirakan sekitar 40 persen kasus kanker berkaitan dengan faktor risiko yang dapat dimodifikasi, sehingga upaya berhenti merokok, mengurangi konsumsi alkohol, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, menjalani pola makan sehat, serta mengikuti program vaksinasi dan skrining dapat menurunkan risiko secara signifikan.

WHO juga mengingatkan bahwa deteksi dini merupakan salah satu kunci meningkatkan peluang kesembuhan. 

Berbagai jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker serviks, dan kanker kolorektal, memiliki tingkat keberhasilan pengobatan yang jauh lebih tinggi apabila ditemukan pada stadium awal.

WHO juga menyerukan agar setiap negara memperkuat kebijakan pencegahan, memperluas layanan skrining, serta memastikan seluruh masyarakat memiliki akses terhadap diagnosis dan pengobatan yang berkualitas. 

Menurut WHO, langkah-langkah tersebut menjadi investasi penting untuk menekan jumlah kasus maupun kematian akibat kanker di masa depan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gempa M5,5 Guncang Gayo Lues Aceh

Gempa M5,5 Guncang Gayo Lues Aceh

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat gempa bumi tektonik dangkal dengan besaran magnitudo 5,5 yang berpusat di darat memicu guncangan kuat di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, dan sekitarnya, Rabu siang.
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, Delapan Orang Diamankan

Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, Delapan Orang Diamankan

Tim gabungan yang terdiri dari unsur Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BKSDA mengamankan delapan orang diduga menambang secara ilegal di kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Tanjung Tampa, Gunung Prabu,, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Mengenal Penyakit Jantung dan Cara Dini Mencegah, Sakit yang Dialami Mantan Kepala BGN Nanik Deyang

Mengenal Penyakit Jantung dan Cara Dini Mencegah, Sakit yang Dialami Mantan Kepala BGN Nanik Deyang

Nanik memutuskan mundur setelah menjabat kurang lebih 45 hari sejak dilantik pada Juni 2026. Hal ini menjadi perhatian, karena sakit jantung perlu diwaspadai
BREAKING
NEWS
Nanik S. Deyang Mundur, DPR Minta Prabowo Segera Tetapkan Kepala BGN Definitif

Nanik S. Deyang Mundur, DPR Minta Prabowo Segera Tetapkan Kepala BGN Definitif

Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi meminta Presiden Prabowo Subianto segera menetapkan kepala BGN definitif usai Nanik S. Deyang mundur.
BREAKING
NEWS
Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik S. Deyang yang Mengundurkan Diri

Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik S. Deyang yang Mengundurkan Diri

Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat menunjuk Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S. Deyang.
BREAKING
NEWS
Mensesneg: Prabowo akan Lantik Kepala BGN Pengganti Nanik S. Deyang Hari Ini, Tak Mau Program MBG Vakum

Mensesneg: Prabowo akan Lantik Kepala BGN Pengganti Nanik S. Deyang Hari Ini, Tak Mau Program MBG Vakum

Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons pengunduran diri Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang.

Trending

Meski Sudah Nyatakan Mundur sebagai Kepala BGN, Nanik S. Deyang Bakal Tetap Kawal MBG

Meski Sudah Nyatakan Mundur sebagai Kepala BGN, Nanik S. Deyang Bakal Tetap Kawal MBG

Meski sudah menyatakan mundur dari jabatan Kepala BGN, Nanik S. Deyang berkomitmen tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Sumbu Filosofi Yogyakarta yang merupakan tata ruang ikonik gagasan Sri Sultan Hamengkubuwana I di abad ke-18 menjadi inspirasi bagi 34 desainer muda Yogyakarta
Ramalan Zodiak 23 Juli 2026: Leo Paling Cuan, Virgo Evaluasi Dompet

Ramalan Zodiak 23 Juli 2026: Leo Paling Cuan, Virgo Evaluasi Dompet

Ramalan zodiak keuangan 23 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Leo paling cuan hari ini sementara Virgo disarankan evaluasi dompet dulu.
Bikin Tepok Jidat, Seorang Pria Dipecat di KRL saat Perjalanan ke Kantor, Videonya Viral di Medsos

Bikin Tepok Jidat, Seorang Pria Dipecat di KRL saat Perjalanan ke Kantor, Videonya Viral di Medsos

Viral seorang pria mengabadikan dirinya sedang dalam perjalanan ke tempat kerja naik Commuter Line atau biasa disebut KRL.
Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN

Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN

Nanik S. Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Persib Bawa Kandidat Doktor Sebagai Pelatih Fisik, Karlo Reinholz Tertantang Kejamnya Kompetisi di Indonesia

Persib Bawa Kandidat Doktor Sebagai Pelatih Fisik, Karlo Reinholz Tertantang Kejamnya Kompetisi di Indonesia

Adalah pelatih fisik asal Kroasia, Karlo Reinholz yang tertantang untuk merasakan sendiri kejamnya kompetisi di Indonesia. 
Sosok RM Napitupulu, Pengacara yang Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen Jaksel Ternyata Keponakan Hotman Paris

Sosok RM Napitupulu, Pengacara yang Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen Jaksel Ternyata Keponakan Hotman Paris

Pengacara muda Rocky Martin Napitupulu (RM Napitupulu) yang meninggal dunia usai terjatuh dari lantai 46 apartemen di Jaksel merupakan keponakan Hotman Paris.
Selengkapnya

Viral