GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Masuk Kategori E Indeks Perlindungan Hewan, PDHI Dorong Pembenahan Regulasi

Indonesia masuk kategori E dalam Animal Protection Index yang menggunakan skala penilaian A hingga G. 
Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WIB
Ilustrasi Kesehatan Hewan Peliharaan
Sumber :
  • Unsplash/Judy Beth Morris

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia masuk kategori E dalam Animal Protection Index yang menggunakan skala penilaian A hingga G. 

Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat V menilai hasil tersebut perlu menjadi bahan evaluasi terhadap regulasi, edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum terkait perlindungan hewan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua PDHI Jabar V, drh. Mirjawal, M.M., mengatakan penilaian tersebut menunjukkan masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu dibenahi. 

Perbaikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan organisasi profesi, akademisi, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat.

Ketua PDHI Jabar V, drh. Mirjawal, M.M
Ketua PDHI Jabar V, drh. Mirjawal, M.M
Sumber :
  • Istimewa

“Penilaian ini harus kita terima sebagai cermin yang jujur. Kita tidak bisa hanya merasa prihatin setiap kali muncul kasus kekerasan atau penelantaran hewan. Yang dibutuhkan adalah pembenahan sistem, mulai dari aturan, pengawasan, edukasi, hingga penegakan hukum,” ujar Mirjawal dalam keterangan tertulis, Kamis (20/8/2026).

Animal Protection Index yang diterbitkan World Animal Protection menilai sejumlah aspek perlindungan hewan. Indikatornya antara lain pengakuan terhadap kemampuan hewan merasakan penderitaan, regulasi kesejahteraan hewan, perlindungan hewan kesayangan dan ternak, satwa liar, hewan dalam penangkaran, serta tanggung jawab pemerintah dan dukungan terhadap standar internasional.

PDHI Jabar V mendorong evaluasi regulasi terkait penelantaran, penganiayaan, eksploitasi, dan perdagangan ilegal hewan. Menurut Mirjawal, keberadaan aturan perlu diikuti pengawasan, mekanisme pelaporan, koordinasi antarlembaga, serta penindakan yang konsisten.

Kebijakan nasional juga dinilai perlu menyesuaikan perkembangan standar kesejahteraan hewan yang dirumuskan World Organisation for Animal Health (WOAH).

PDHI Jabar V turut mendorong penerapan prinsip lima kebebasan hewan dalam pemeliharaan dan penanganannya. Prinsip tersebut mencakup kebebasan dari lapar, haus, dan kekurangan gizi; rasa takut dan tekanan; ketidaknyamanan fisik; rasa sakit, cedera, dan penyakit; serta kebebasan mengekspresikan perilaku alaminya.

Penerapan prinsip tersebut dinilai perlu mencakup berbagai jenis hewan, mulai dari hewan kesayangan, ternak, satwa liar, hewan dalam penangkaran, hingga hewan yang digunakan untuk kegiatan tertentu. Standar kesejahteraan juga perlu diterapkan sepanjang proses pemeliharaan, pengangkutan, perdagangan, pelayanan kesehatan, hingga penanganan di fasilitas penampungan.

PDHI Jabar V juga mengaitkan kesejahteraan hewan dengan pendekatan One Health, yang melihat keterkaitan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

Penelantaran hewan, pengelolaan populasi yang tidak bertanggung jawab, perdagangan satwa ilegal, serta pemeliharaan yang tidak memenuhi standar dapat meningkatkan risiko kesehatan masyarakat, termasuk potensi penularan penyakit.

Pada hewan kesayangan, kepemilikan yang bertanggung jawab mencakup pemberian pakan sesuai kebutuhan, vaksinasi, pemeriksaan kesehatan, pengendalian reproduksi, serta komitmen untuk tidak menelantarkan hewan.

Sektor peternakan juga dinilai perlu memperkuat penerapan kesejahteraan hewan melalui penanganan yang beretika, lingkungan pemeliharaan yang memadai, pengawasan kesehatan, serta pengangkutan yang memperhatikan kondisi hewan.

Mirjawal juga mengatakan dokter hewan memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menangani hewan sakit. Dokter hewan juga berperan dalam edukasi masyarakat, pengawasan, penyusunan standar, pendampingan kebijakan, hingga advokasi kesejahteraan hewan.

“Dokter hewan tidak boleh hanya hadir ketika hewan sudah sakit atau menjadi korban. Kita harus ikut membangun sistem yang mencegah penderitaan sebelum terjadi,” kata Mirjawal.

Penguatan kapasitas dokter hewan, forum ilmiah, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, edukasi komunitas, serta keterlibatan dokter hewan dalam penyusunan kebijakan dinilai perlu berjalan beriringan.

Kolaborasi antara kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, fakultas kedokteran hewan, organisasi profesi, komunitas, dan pelaku industri pun menurut Mirjawal sangat dibutuhkan.

Kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada penguatan regulasi, penyusunan standar kesejahteraan hewan, pembentukan kanal pelaporan, edukasi kepemilikan hewan yang bertanggung jawab, peningkatan kapasitas tenaga veteriner, serta pengawasan terhadap praktik yang berpotensi menyebabkan kekerasan dan penelantaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Bule dan 2 Wanita Viral karena Terekam Video CCTV Berbuat Asusila Depan Rumah Warga di Bali

Kronologi Bule dan 2 Wanita Viral karena Terekam Video CCTV Berbuat Asusila Depan Rumah Warga di Bali

Video rekaman CCTV pria bule atau WNA dengan 2 wanita melakukan perbuatan asusila di depan garasi rumah warga di Desa Canggu, Badung, Bali viral di medsos.
KPK Dikabarkan OTT di Kabupaten Bogor

KPK Dikabarkan OTT di Kabupaten Bogor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: Menang Comeback atas Unggulan Ke-5, Ana/Trias Amankan Satu Tiket Perempat Final

Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: Menang Comeback atas Unggulan Ke-5, Ana/Trias Amankan Satu Tiket Perempat Final

Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026, ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
3.752 Gempa Susulan Terjadi di NTT, BNPB: Baru Stabil 3 Pekan ke Depan

3.752 Gempa Susulan Terjadi di NTT, BNPB: Baru Stabil 3 Pekan ke Depan

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Suar Pelita Panjaitan mengatakan sejumlah gempa susulan masih dirasakan masyarakat, termasuk gempa dengan kekuatan cukup besar.
BREAKING
NEWS
Update Pasca-Gempa NTT: Perbaikan Akses Jalan Menuju Pengungsian Rampung Dikerjakan

Update Pasca-Gempa NTT: Perbaikan Akses Jalan Menuju Pengungsian Rampung Dikerjakan

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda menyebut Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah memperbaiki jalan rusak menuju pengungsian akibat gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rupiah Ditutup Menguat Rp17.748, Tapi Kuota BBM Subsidi Dipangkas 58,5 Persen

Rupiah Ditutup Menguat Rp17.748, Tapi Kuota BBM Subsidi Dipangkas 58,5 Persen

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, rupiah pada perdagangan sore ini ditutup menguat 92 poin ke level Rp17.748 per dolar AS

Trending

Link Live Streaming Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Sore Ini: Menanti Reuni Megawati Hangestri dengan Kim Yeon-koung

Link Live Streaming Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Sore Ini: Menanti Reuni Megawati Hangestri dengan Kim Yeon-koung

Link live streaming Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs di acara Rookie Coach Kim Yeon-koung 2 hari ini, Kamis (20/8/2026). Megawati Hangestri akan reuni dengan idola sekaligus mantan rivalnya yakni Kim Yeon-koung.
Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Diburu, Sebenarnya Apa Isinya? Waspada Hoaks dan Link Phishing

Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Diburu, Sebenarnya Apa Isinya? Waspada Hoaks dan Link Phishing

Video viral kasir Indomar*t yang disebut berdurasi 7 menit ramai dicari di TikTok dan X. Ini fakta isi video dan alasan warganet diminta waspada hoaks serta link phishing.
Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Karier lima zodiak ini diprediksi makin bersinar! Scorpio, Cancer, Virgo, Capricorn, dan Aquarius berpeluang mendapat kesempatan emas dan pengakuan.
Viral “Kasir Minimarket” dan Video 7 Menit di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Syur?

Viral “Kasir Minimarket” dan Video 7 Menit di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Syur?

Isu video syur “kasir Indomaret” berdurasi 7 menit ramai di TikTok dan X. Penelusuran menunjukkan klaim tersebut belum terbukti. Waspadai link phishing.
Kepada Eredivisie, Justin Hubner Bicara Jujur soal SUGBK: Itu Stadion Terfavorit Saya

Kepada Eredivisie, Justin Hubner Bicara Jujur soal SUGBK: Itu Stadion Terfavorit Saya

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, ternyata memiliki satu stadion yang paling berkesan dalam kariernya. Menariknya, pilihan pemain Fortuna Sittard tersebut bukan stadion megah di Eropa.
Jadwal Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Hari Ini: Jumpa Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Berpeluang Debut

Jadwal Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Hari Ini: Jumpa Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Berpeluang Debut

Jadwal Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs di acara Rookie Coach Kim Yeon-koung 2 hari ini, Kamis (20/8/2026). Megawati Hangestri berpelang debut sekaligus kembali reuni dengan Kim Yeon-koung di duel eksibisi ini.
Selengkapnya

Viral