News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemasok Batubara Ajukan Permohonan PKPU Terhadap PT Indah Kiat Pulp, Ini Alasannya

Sidang perkara Permohonan PKPU oleh CV. Karya Putra Bersama dengan Termohon PKPU PT. Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk. di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mulai bergulir.
Sabtu, 30 Juli 2022 - 22:02 WIB
Kuasa hukum pemohon PKPU, CV. Karya Putra Bersama, Muhammad
Sumber :
  • Ist

Jakarta - Sidang perkara Permohonan PKPU oleh CV. Karya Putra Bersama dengan Termohon PKPU PT. Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk. di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mulai bergulir. 

Permohonan yang didaftarkan pada 26 Juli 2022 dengan No. Register perkara 189/pdt.sus-pkpu/2022/PN Niaga Jkt.Pst  dengan Termohon PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (kode Emiten “INKP”) akan menggelar sidang pertamanya pada hari Rabu tanggal 3 Agustus 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun yang menjadi penyebab di daftarkannya permohonan PKPU terhadap PT. Indah kiat Pulp& Paper Tbk. adalah akibat gagal bayarnya kewajiban utang yang sudah jatuh tempo terhadap CV. Karya Putra Bersama yang timbul dari transaksi jual beli Batubara sejak Agustus 2020 

Kuasa hukum pemohon PKPU, CV. Karya Putra Bersama, Muhammad Fadhli menuturkan bahwa pihaknya sudah mengupayakan itikad baik melalui jalan musyawarah sebagai upaya untuk memperoleh pembayaran atas utang PT. Indah Kiat Pulp&Paper terhadap kliennya. Namun, usaha tersebut diabaikan pihak PT. Indah Kiat

"Kami menyayangkan itikad baik pihak kami sudah diabaikan Indah Kiat dengan tidak menjalankan atas 2 (dua) kali somasi yang kami sampaikan," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/7/2022)   

 CV. Karya Putra Bersama adalah perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) Batubara yang berlokasi di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dan merupakan salah satu perusahaan yang ditunjuk dalam rangka pengadaan Batubara di PT. Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk. sejak Agustus 2020.

"Bahkan dari informasi yang ada, atas batubara yang sudah di suplai oleh klien kami telah habis terpakai oleh Indah Kiat sejak tahun 2020, namun hingga saat ini pihak Indah Kiat belum juga melunasi seluruh kewajibannya bahkan untuk menghindari kewajiban pembayaran Utangnya Indah Kiat malah membuat dalih bahwa kami yang berhutang, bagaimana mungkin kami yang menjual batubara, batubaranya sudah dipakai habis oleh Indah Kiat kemudian malah kita dituduh berutang," ujar Muhammad Fadhli. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fabio Capello Murka! Sebut Kegagalan Italia Aib Nasional, Desak Pimpinan FIGC Mundur

Fabio Capello Murka! Sebut Kegagalan Italia Aib Nasional, Desak Pimpinan FIGC Mundur

Legenda sepak bola Italia, Fabio Capello, melontarkan kritik keras usai Timnas Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia.
Menko Polkam: Pelaku Serangan di Lebanon Harus Dihukum

Menko Polkam: Pelaku Serangan di Lebanon Harus Dihukum

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago secara tegas meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) transparan dalam melakukan
Dari Kartu Merah ke Sanksi Tambahan! Nasib Maguire di Ujung Tanduk Bersama Manchester United

Dari Kartu Merah ke Sanksi Tambahan! Nasib Maguire di Ujung Tanduk Bersama Manchester United

Bek Manchester United, Harry Maguire, tengah menghadapi masalah serius setelah didakwa oleh The Football Association (FA) terkait perilaku tidak pantas dalam laga kontra Bournemouth.
Forkopi Sodorkan Usulan Terkait DIM Pemerintah RUU Pekoperasian ke Fraksi Partai Demokrat DPR RI

Forkopi Sodorkan Usulan Terkait DIM Pemerintah RUU Pekoperasian ke Fraksi Partai Demokrat DPR RI

Forum Koperasi Indonesia (Forkopi) menyampaikan usulan terhadap Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) pemerintah terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian.
Banjir Pujian saat FIFA Series, Dony Tri Pamungkas Malah Bilang Belum Puas Bela Timnas Indonesia! Ada Apa?

Banjir Pujian saat FIFA Series, Dony Tri Pamungkas Malah Bilang Belum Puas Bela Timnas Indonesia! Ada Apa?

Pemain Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas, mengaku belum merasa puas dengan penampilannya bersama skuad Garuda di ajang FIFA Series 2026, meski mendapat banyak pujian dari berbagai pihak.
Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan memanggil kembali Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono usai penggeledahan di rumahnya.

Trending

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Seperti diketahui, warga Bekasi dikejutkan dengan insiden ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) gas di awasan Cimuning Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi
Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi atas kinerja korporasi sejumlah entitas tambang yang tergabung dalam holding MIND ID sepanjang
Banjir Pujian saat FIFA Series, Dony Tri Pamungkas Malah Bilang Belum Puas Bela Timnas Indonesia! Ada Apa?

Banjir Pujian saat FIFA Series, Dony Tri Pamungkas Malah Bilang Belum Puas Bela Timnas Indonesia! Ada Apa?

Pemain Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas, mengaku belum merasa puas dengan penampilannya bersama skuad Garuda di ajang FIFA Series 2026, meski mendapat banyak pujian dari berbagai pihak.
Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan memanggil kembali Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono usai penggeledahan di rumahnya.
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah mempertimbangkan keputusan untuk keluar dari keanggotaan Board of Peace (BOP). Legislator PDIP itu
Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa tiga saksi terkait kasus suap di Pengadilan Negeri (PN) Depok yang menyeret I Wayan Eka Mariarta selaku Ketua PN Depok
Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun terus menuai reaksi dari berbagai pihak. Kali ini, simpati datang dari pelatih Argentina, Lionel Scaloni, yang mengaku sedih melihat nasib Gli Azzurri.
Selengkapnya

Viral