BMKG Prediksi Cuaca Buruk di Indonesia, Anies Baswedan Mengaku Sudah Antisipasi
- ANTARA
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah bersiap menghadapi cuaca buruk yang melanda Indonesia, tak pelak Ibu Kota.
Politikus Independen ini menyatakan bukan cuaca yang buruk melainkan cuaca yang menghasilkan curah hujan tinggi. Cuaca ini pun disebut Anies terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, tidak hanya melanda DKI Jakarta.
“Bukan buruk sebetulnya, tapi cuaca yang menghasilkan volume air hujan. Ini terjadi di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di bagian Barat Indonesia,” kata Anies, di Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2022).
Dalam menghadapi cuaca pancaroba, Pemprov DKI telah mengantisipasi dengan mengerahkan sejumlah petugas bersiap di area dengan medan cekung seperti hujan pekan lalu melanda sejumlah daerah di Jakarta.
“Seperti terjadi hujan pekan lalu, para petugas dikerahkan ke tempat-tempat yang cekung, yang biasa terjadi genangan bila hujan lebat, jadi banjit itu diantisipasi,” tuturnya.
“Pompa mobile, truk damkar, bahkan pompa penyiraman air tangki-tangki dikerahkan. Sehingga begitu hujan, tim sudah di lokasi,” lanjut Anies.
Langkah tersebut merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mengambil tanggung jawab apabila volume air hujan berada di luar kendali.
Sebelumnya diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk waspada akan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah provinsi pada Selasa (11/10/2022).
Dalam sistem peringatan dini cuaca, BMKG memprakirakan provinsi yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang seperti di Aceh, Bali, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta.
Kemudian, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat.
Lalu, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Barat, Sulawesi Utara, Sumatra Barat, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.
Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan laporan soal potensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang pada periode sepekan ke depan atau 9-15 Oktober.
Load more