News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menangis Reza Hutabarat Beberkan Fakta Baru Pembunuhan Brigadir J, Dengar Celetukan Ini Saat Berdoa

Adik Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Mahareza Rizky Hutabarat membeberkan fakta baru terkait pembunuhan kakak kandungnya di persidangan.
Minggu, 30 Oktober 2022 - 00:48 WIB
Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dan Bripda Mahareza Rizky Hutabarat.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Adik Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Mahareza Rizky Hutabarat membeberkan fakta baru terkait pembunuhan kakak kandungnya di persidangan.

Selain dilarang melihat jasad kakak kandungnya itu saat berada di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Mahareza juga menyebut ada bisikan saat dirinya mendoakan jenazah Brigadir J.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu Mahareza seringkali meminta kepada anggota Provos yang menjaga kawalan jenazah Brigadir J untuk melihat kakak kandungnya untuk terkahir kalinya. 

Saat itu, Mahareza pun menginginkan memakaikan kakak kandungnya pakaian sebelum dimasukan ke dalam peti mati. 

Meski demikian, anggota provos tersebut tak kunjung perbolehkan Mahareza. Alhasil, Mahareza dapat melihat mendiang hanya tepat pada bagian wajah sebelum akhirnya ditutup oleh dokter forensik. 

Namun, ada sebuah kejadian janggal yang dirasakan oleh Mahareza. Ketika tengah mendoakan Brigadir J. Terdengar sebuah bisikan dari belakang telinga Mahareza. 

"Pas masuk (ruangan di Rumah Sakit) cuma lihat bagian kepala saja karena belum ditutup petinya. Nah pakaiannya udah rapih di dalam peti, terus aku berdoa kaya berdoa untuk almarhum tenang," ujar Mahareza dikutip dari Youtube Kompas TV. 

"Nah pas berdoa itu di belakang aku kaya ada yang nyeletuk ‘udah belom si’. Ini orang lagi berdoa kaya terganggu juga tapi bodo amat dah karena lagi berdoa," sambung dia. 

Kemudian, awalnya Mahareza sempat meminta kepada dokter forensik untuk melihat kakak kandung sambil memakaikan pakaian untuk terkahir kalinya.

Dokter awalnya membolehkan hingga akhirnya mendapat sebuah larangan dari anggota provos yang bertugas menjaga jasad Yosua. 

"Dokter sempat mau ceritain kronologinya inilah hasil autopsinya. Eh langsung di cut, saya lupa yang cut. Cuma pangkatnya Kombes pakaiannya provos," kata Mahareza. 

Sebelumnya, Mahareza sempat menangis sedih saat bercerita dirinya sempat dilarang melihat jasad Brigadir J oleh seorang polisi berpangkat Kombes di hadapan Majelis Hakim. 

"Ketika saya menunggu (jenazah Brigadir J), Kombes tersebut sempat menghalangi saya untuk melihat. Kombes siapa, saya lupa," ujar Mahareza di depan hakim. 

"Saya izin, izin pengen melihat terakhir abang saya," sambungnya sambil menangis.

Reza Hutabarat Bilang Tak Dendam

Pernyataan adik kandung Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang juga sama-sama sebagai anggota polisi, Reza Hutabarat tentang kematian sang kakak dengan menyebutkan dirinya tidak dendam pada sosok eksekutor Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E cukup mengejutkan banyak pihak, Jumat (28/10/2022).

Abang Tercinta Dihabisi oleh Bharada E, Adik BrigadirJ, Reza Hutabarat Bilang Tak Dendam, tapi. . .

Sosok Reza Hutabarat yang hadir bersama kekasih Brigadir J, Vera Simanjuntak itu berbicara dan memberikan kesaksian di hadapan Irma Hutabarat tentang kasus kematian sang kakak, dan juga ditanya tentang sosok Bharada E.


Sosok Bharada E (kiri) dan adik Brigadir J, Reza Hutabarat (kanan). (istimewa)

Kepada Reza Hutabarat, Irma Hutabarat menanyakan bagaimana kesannya melihat Bharada E pertama kali sejak pembunuhan Brigadir J di persidangan.

"Gimana rasanya lihat Eliezer (Bharada E)?" tanya Irma Hutabarat.

Kemudian Reza Hutabarat pun menjawab pertanyaan Irma Hutabarat tersebut dengan tenang.

"Gimana ya, kayak biasa aja. Enggak ada dendam. Kita kan harus bisa maafkan juga ya,  cuma proses hukum kan harus tetap berjalan, seperti itu," kata Reza Hutabarat, Selasa (25/10/2022).

Mendengar jawaban tersebut, Irma pun bertanya tentang kedekatan Reza Hutabarat dengan Bharada E.

"Kau sendiri sudah kenal sama Richard (Bharada E) sebelumnya?" tanya Irma Hutabarat.

Lalu pertanyaan itu pun dijawab Reza Hutabarat.

"Sudah kenal bu, sudah sering ngobrol, sering nyanyi-nyanyi bareng, main pingpong, main raket. Bahkan kalau dia lagi stay di Saguling, kita beli makanan bareng sama almarhum (Brigadir J) juga. Ketawa-ketawa bareng," kata Reza Hutabarat.

Kemudian Irma Hutabarat bertanya lebih dalam tentang bagaimana sosok Bharada E di mata Reza Hutabarat.

Menurut Reza Hutabarat, Bharada E merupakan sosok yang periang dan juga humoris, hal itu pula yang disebutnya sebagai salah satu faktor Bharada E mudah bergaul dengan anggota lainnya.

"Dia itu suka bercanda, humoris, tapi kadang juga diem-diem sendiri (menyendiri) gitu. Kalau dari sisi pekerjaan, dia orangnya tekun dan rajin. Misal dia diperintahkan A, langsung dikerjain dan patuh," kata Reza Hutabarat.

Diperintahkan ke Biro Provos

Dalam perbincangan itu juga Irma Hutabarat sempat menanyakan kepada Reza yang diketahui jika dirinya sempat datang ke ke rumah Ferdy Sambo pada hari meninggalnya sang kakak.

Saat itu Reza hutabarat mengaku jika dirinya sempat menyambangi rumah dari Ferdy Sambo dihari kakaknya Brigadir J meninggal dunia karena sebelumnnya dia mendapat panggilan dari Ajudan Ferdy Sambo lainnya untuk datang ke Biro Provos.

Reza mengatakan jika pada hari itu dia mendapat telepon dari ajudan Ferdy Sambo, Brigadir Daden yang meminta dirinya untuk datang ke Biro Provos

"Sempat kesana, kira-kira jam 7 malem di telepon sama Daden, dia sempat tanyakan juga kamu pegan senpi (senjata api) atau tidak, yaudah nanti kamu ke biro Provos ada yang nungguin soalnya" ungkap Reza.

Mendapat perintah tersebut Reza Hutabarat pun bertanya-tanya dengan apa yang terjadi, sebelum pergi menuju Biro Provos, Reza mengatakan jika dirinya sempat mampir terlebih dahulu ke sebuah tempat laundry pakaian untuk mengambil seragam miliknya.

Dalam perjalannya Reza mengaku jika dirinya secara kebetulan bertemu dengan Brigadir Daden yang berada di rumah dinas Ferdy Sambo di Saguling. Bahkan saat bertemu Reza mengatakan jika dirinya sempat ditanyai dan di geledah untuk memeriksa apakah dirinya membawa Senpi atau tidak oleh Brigadir Deden.

Mengetahui jika dirinya benar-benar membawa Senpi Brigadir Deden pun meminta Reza Hutabarat untuk segera menuju ke Biro Provos.

Saat tiba di Biro Provos ia mengatakan jika dirinya sempat melihat Bripka RR dan juga sempat berpapasan dengan Brigjen Hendra Kurniawan di Biro Provos sebelum akhirnya ia bertemu dengan Karo Provos Brigjen Ali di salah satu ruangan.

"Jadi kau ketemu dua Jenderal? ada Hendra Kurniawan ada Benny Ali ya malam itu?" tanya Irma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Reza pung mengatakan jika dirnya berbincang secara empat mata dengan Brigjen Benny Ali dimana saat itu Brigjen Benny Ali meberikan kabar jika sang kakak Brigadir J meninggal pada sore hari.

Mendengar kabar itu pun Reza langsung terkejut dan mengaku jika dirinya sampai menangis, bahkan Reza juga mengatakan jika saat itu Benny Ali sempat menyampaikan kronologi yang mengatakan jika Brigadir J sebelumnya melakukan pelecehan kepada Terdakwa PC.(viva/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Kecelakaan di Melawai, Sopir Takol Seret Ojol hingga Terkapar

Viral Kecelakaan di Melawai, Sopir Takol Seret Ojol hingga Terkapar

Video viral merekam detik-detik mengerikan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Panglima Polim, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Detik-detik kecelakaan itu turut terekam oleh kamera dashboard pengendara yang sedang melintas di kawasan.
37 Daftar Pemain Drama China The Lament of Autumn yang Dibintangi Cheng Lei dan Xu Ruohan

37 Daftar Pemain Drama China The Lament of Autumn yang Dibintangi Cheng Lei dan Xu Ruohan

Berikut 37 daftar pemain prama China The Lament pf Autumn yang dibintangi Cheng Lei dan Xu Ruohan.
Jadwal Semifinal French Open 2026: 4 Wakil Unjuk Gigi Demi, Buka Peluang All Indonesia Final 

Jadwal Semifinal French Open 2026: 4 Wakil Unjuk Gigi Demi, Buka Peluang All Indonesia Final 

Empat wakil Indonesia akan berjuang di babak semifinal French Open 2026 di Arena Grand Paris, Prancis pada Sabtu hingga Minggu (24-25/10/2026) dini hari WIB.  
Sembilan Hari Dirawat, Suraji, Korban Luka Karhutla Bromo Meninggal Dunia

Sembilan Hari Dirawat, Suraji, Korban Luka Karhutla Bromo Meninggal Dunia

Satu korban luka dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Suraji (40), akhirnya meninggal dunia pada Jumat (23/10/2026).
Mengenal Astera Primanto Bhakti, Sekjen Baru Kemenkeu yang Dilantik Suahasil

Mengenal Astera Primanto Bhakti, Sekjen Baru Kemenkeu yang Dilantik Suahasil

Berikut profil dan rekam jejak Astera Primanto Bhakti, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang ditunjuk oleh Menkeu Suahasil Nazara.
Kalteng Hadapi Kabut Asap, 4 Bus Dinas Pendidikan Dialihfungsikan Jadi Bus Keliling Oksigen Gratis

Kalteng Hadapi Kabut Asap, 4 Bus Dinas Pendidikan Dialihfungsikan Jadi Bus Keliling Oksigen Gratis

Kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah memunculkan kabut asap, yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat. Bahkan kebutuhan oksigen pun dibutuhkan.

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tim para atletik Indonesia mendapatkan torehan impresif berupa 22 medali dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Hasil ini bahkan membawa Tim Indonesia ke peringkat ke delapan klasemen Asian Para Games 2026 per Jumat (23/10/2026). 
Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Seharusnya terdapat dua pemain Timnas Indonesia yang membela klub mereka masing-masing dalam laga lanjutan Liga Belanda dan Liga Jerman. 
AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC akan menggeser Piala Asia sebagai ajang empat tahunan ini ke 2032 dari yang seharusnya digelar 2031. 
Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Timnas Indonesia kembali berpeluang menambah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Kali ini, seorang bek yang tampil di kasta tertinggi ingin bela Garuda.
Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Ubed tampil meyakinkan dengan menyingkirkan wakil Taiwan Chi Yu Jen dalam dua gim langsung 21-15, 21-13 di Grand Paris Arena, Paris, Jumat (24/10/2026).
Viral! Nathalie Holscher Kena Omel Sule dan Aripat setelah Prank Adzam Lewat Jasa Konten Kreator Polisi Anak

Viral! Nathalie Holscher Kena Omel Sule dan Aripat setelah Prank Adzam Lewat Jasa Konten Kreator Polisi Anak

Artis Nathalie Holscher dimarahi oleh mantan suaminya, Sule dan suaminya, Aripat akibat viral menakuti anaknya, Adzam dengan jasa unik TikToker polisi anak 84.
Selengkapnya

Viral