Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
KY: 150 hakim di Jatim dilaporkan karena dugaan pelanggaran kode etik
Sumber :
  • Antara

Komisi Yudisial Terima Aduan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Oleh 150 Hakim di Jatim

Senin, 27 September 2021 - 00:01 WIB

Tulungagung, Jatim, tvOne

Ketua Komisi Yudisial Mukti Fajar Nur Dewata mengungkapkan pihaknya telah menerima aduan pelanggaran kode etik kehakiman yang diduga dilakukan oleh sedikitnya 150 hakim di Jawa Timur, terbanyak kedua setelah DKI Jakarta.

"Kami telah bekerja sama dengan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), Kejaksaan, Kepolisian dan KPK untuk meningkatkan pengawasan dan supervisi," katanya saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka Edukasi Publik Tugas dan Fungsi Komisi Yudisial di Tulungagung, Jawa Timur, Minggu.

Ia mengakui tidak mudah menemukan bukti-bukti pelanggaran kode etik hakim sebagaimana aduan masyarakat. Hal ini dikarenakan pola dan modus operandi yang digunakan lebih canggih.

"Permainanya memang canggih, jadi untuk mencari bukti memang sulit," ujarnya.

Namun jika ditemukan, Mukti Fajar memastikan oknum hakim nakal atau diistilahkan sebagai hakim hitam ini akan di sanksi berat. Komitmen itu bahkan menjadi pakta integritas yang disepakati dalam bentuk nota kesepahaman antara KY dengan Mahkamah Agung.

"Nah, yang 'hitam-hitam' ini kami sudah sepakat dengan MA untuk 'dihabisi'," katanya.

Istilah hakim hitam biasa digunakan KY untuk mencirikan hakim nakal yang bisa/mudah disuap. Hakim hitam adalah hakim yang selalu mempermainkan peradilan.

Sementara istilah hakim putih dikonotasikan untuk hakim yang punya idealisme dan bertindak lurus dalam menegakkan keadilan, dan tak pernah tergoda dengan apapun.

Sementara hakim abu-abu adalah hakim yang kondisional, kadang bisa dimainkan, terkadang tidak, ujarnya. Hakim abu-abu disebut Mukti Fajar sebagai hakim yang masih bisa dilakukan pembinaan.

Jenis hakim hitam jumlahnya sedikit. Untuk tahun ini ada 4 hakim yang masuk kategori hitam.

Ia tak menampik masih ada hakim yang nakal, mudah disuap dan mempermainkan peradilan.

"Kita tidak menutup mata banyak kasus hakim itu ditekan sana sini, disuap sana sini," kata Mukti.

Jika menemukan hakim jenis ini, Mukti jelaskan masyarakat bisa melaporkan ke KY.

Dalam Renstra target tahun 2024 indeks integritas hakim (IIH) dengan nilai 8. Untuk tahun 2020 IIH sebesar 6,64, sedangkan pada tahun 2021 pihaknya menargetkan IIH sebesar 7.  (Ant/Jeg)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Tutup Sespimti Polri Dikreg ke-30, Kapolri: Jadilah Pemimpin yang Layani Warga dan Anggota 

Tutup Sespimti Polri Dikreg ke-30, Kapolri: Jadilah Pemimpin yang Layani Warga dan Anggota 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri penutupan pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-30, Sespimen Polri Dikreg ke-61.
Polres Cirebon Amanakan 3 Pelaku Penganiyaan Hingga Meninggal Dunia

Polres Cirebon Amanakan 3 Pelaku Penganiyaan Hingga Meninggal Dunia

penganiayaan tersebut terjadi. Pelaku seluruhnya empat orang yakni JR, AW, DN, dan AR. Sampai saat ini, pelaku AR masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Seorang Ibu Hanyut Terbawa Arus Saat Mencari Ikan di Pinggir Sungai Alas

Seorang Ibu Hanyut Terbawa Arus Saat Mencari Ikan di Pinggir Sungai Alas

Seorang Ibu hanyut terbawa arus Sungai Alas yang tengah deras saat mencari ikan di pinggir sungai yang terletak di Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara.
Tega, Bunuh Bayi Lantaran Malu Hamil di Luar NIkah

Tega, Bunuh Bayi Lantaran Malu Hamil di Luar NIkah

seorang remaja tega membunuh bayinya sendiri karena malu hamil di luar nikah
Jokowi Khawatir AUKUS Picu Tingginya Rivalitas di Indo-Pasifik

Jokowi Khawatir AUKUS Picu Tingginya Rivalitas di Indo-Pasifik

Presiden Joko Widodo menyampaikan kekhawatiran Indonesia atas pembentukan pakta pertahanan antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat, dapat meningkatkan rivalitas.
Hilang Kendali, Truk Tabrak Rumah Warga

Hilang Kendali, Truk Tabrak Rumah Warga

hilang kendali, truk tabrak rumah warga. tidak ada korban jiwa
Trending
Usai Vaksin, Mulut Siswa SMA di Padangsidimpuan 'menyong'

Usai Vaksin, Mulut Siswa SMA di Padangsidimpuan 'menyong'

Nurul Zaskya Kawatu (15), salah seorang siswi di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Pasca divaksin, mulut anak pertama dari empat bersaudara itu 'menyong'.
Dikeroyok Sejumlah Gangster, ABG 16 Tahun Tewas di Depok

Dikeroyok Sejumlah Gangster, ABG 16 Tahun Tewas di Depok

Pada saat kejadian, pelaku bermodus menuduh korban dan rekannya memukuli teman pelaku. 
Viral! Beli Hp Rp2,5 Juta yang Diterima Malah 7 Batu

Viral! Beli Hp Rp2,5 Juta yang Diterima Malah 7 Batu

Video yang diunggah akun twitter @aftertandakoma, saat dirinya melakukan ‘unboxing’ atau pembukaan paket HP yang telah dibelinya secara online, kini viral di Media Sosial. Apa pasalnya?
Iko Uwais Jadi Penjahat Bareng Sylvester Stallone Cs

Iko Uwais Jadi Penjahat Bareng Sylvester Stallone Cs

Aktor Iko Uwais akan berperan sebagai penjahat di film "The Expendables 4", dilansir Deadline, Rabu (27/10)
Hanya Karena Tak Diberi Rokok, Pria di Bantaeng Habisi Orang Tua dan Kakak Kandung

Hanya Karena Tak Diberi Rokok, Pria di Bantaeng Habisi Orang Tua dan Kakak Kandung

Pelaku ingin merokok dan menyuruh adiknya untuk pergi ke toko tanpa diberikan uang. Sang adik hanya mengiyakan tanpa beranjak.
Tiga Pelaku Pengeroyokan di GOR Delta Sidoarjo Ditangkap

Tiga Pelaku Pengeroyokan di GOR Delta Sidoarjo Ditangkap

Polisi berhasil menangkap tiga pelaku pengeroyokan tersebut. Yakni WPR, ABP dan DM. Sementara dari pengakuan ketiganya masih ada tiga pelaku lain, yang kini dalam tahap pencarian polisi atau berstatus DPO
Ini Cara Pengepul Timbun BBM di Tengah Kelangkaan

Ini Cara Pengepul Timbun BBM di Tengah Kelangkaan

Lemahnya pengawasan dari pihak keamanan maupun dinas terkait, membuat para pengepul di dua kabupaten berani melakukan aksinya.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Indonesia Business Forum
21:00 - 22:30
Waspada
22:30 - 23:30
Kabar Hari Ini
23:30 - 00:00
Kabar Arena
00:00 - 01:00
Kabar Dunia
01:00 - 01:30
Trust
Selengkapnya