News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyebab Perang Palestina vs Israel Pecah, Pengamat Beberkan Faktor-faktor Kemarahan Kelompok Hamas

Pakar Timur Tengah dari Universitas Indonesia Abdul Muta'ali mebeberkan faktor pecahnya perang antara Hamas dan Israel, hingga memicu kemarahan kelompok Hamas.
Senin, 9 Oktober 2023 - 06:05 WIB
Api dan asap membubung pasca serangan udara Israel, di Kota Gaza, Sabtu, 7 Oktober 2023.
Sumber :
  • AP Photo

Jakarta, tvOnenews.com - Konflik antara Palestina dan Israel kembali meruncing hingga jual beli serangan terjadi antara kedua negara yang tengah berkonflik tersebut.

Hal ini dipicu oleh serangan kelompok Hamas terhadap Israel dengan meluncurkan roket di dekat Jalur Gaza, pada Sabtu (7/10/2023) pagi waktu setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak mau kalah, Israel melakukan serangan balik terhadap Palestina lebih tepatnya menyerang Jalur Gaza sehingga ratusan korban berjatuhan.

Serangan itu menyebabkan 250 warga Palestina di Jalur Gaza tewas dan 1.778 lainnya terluka.

Sementara serangan Hamas terhadap Israel menewaskan lebih 300 warga dan melukai 1.500 warga lainnya.

Pakar Timur Tengah dari Universitas Indonesia (UI) Abdul Muta'ali mebeberkan faktor pecahnya perang antara Hamas dan Israel.

Menurutnya berdasarkan rilis resmi yang dipublikasikan oleh otoritas Palestina, eskalasi Israel dan Palestina ini pecah diakibatkan beberapa faktor.

"Serangan Hamas yang disebut dengan Badai Al Aqsa ini adalah respons Hamas terhadap ketidakadilan. Dari sekian pemimpin dunia pada September 2023 kemarin yang berbicara terkait Palestina itu hanya beberapa negara termasuk di antaranya Indonesia, yang lain bungkam," katanya kepada tvOne beberapa waktu lalu.

Faktor lain menurut Abdul yang menyebabkan pecah konflik adalah perdamaian yang dibangun oleh masyarakat internasonal terkait konflik Israel-Palestina agar bisa berhenti terus digagalkan oleh Israel.

"Pada saat yang bersamaan, pendudukan ilegal yang dilakukan pemerintah Israel terus berlangsung (di wilayah konflik)," katanya.

Kemudian faktor berikutnya adalah ketidakadilan yang dilakukan oleh pemerintah Israel terhadap warga di sekitar wilayah selatan Palestina.

Lebih lanjut Abdul mengatakan sejak Jalur Gaza diblokade Israel pada 2007 sampai hari ini sudah ada warga sipil Palestina 7000 lebih warga Palestina yang meninggal dunia.

"Kalau dihitung dari 2008 sudah ada 6.407 warga Palestina yang meninggal. Sementara Israel sejak blokade Gaza 2007 sampai hari ini baru 308 jiwa," ungkapnya.

Dari 6.407 jiwa masyarakat Palestina yang tewas, 80 persennya merupakan warga sipil.

"Sebaliknya dari 308 jiwa yang tewas dari pihak Israel, 90 persennya adalah tentara," tambahnya.

Sementara pengamat politik Timur Tengah Hasibullah Satrawi mengatakan serangan Hamas terhadap Israel dilatarbelakangi tiga faktor.

Pertama, pembiaran terhadap eskalasi kekerasan ataupun hal-hal yang berkaitan dengan yang selama ini sering terjadi di dua negara tersebut.

"Seperti disampaikan salah satu elit Hamas yang mengatakan dengan jelas, bahwa operasi dilakukan untuk memberikan batasan kepada Israel terkait dengan pelanggaran-pelanggaran di wilayah-wilayah yang disucikan," katanya kepada tvOne, Minggu (8/10/2023).

Selama ini banyak peristiwa yang berkaitan dengan fenomena esktremisme, bukan hanya dari kedua belah pihak negara berkonflik namun terjadi secara umum.

"Kemudian yang kedua, dengan serangan seperti ini, mau tidak mau sekarang dunia bicara kekuatan yang meningkat yang dimiliki Hamas," katanya.

"Bayangkan operasi ini melibatkan ribuan roket dan kemudian pasukan, jadi ini pasti terorganisir. Orang akan bertanya, ini kelompok (Hamas) sedang terisolir secara total, bertahun-tahun tidak diberikan akses secara wajar, kok bisa memiliki peningkatan (militer) signifikan seperti ini," tuturnya.

Diakui atau ini kata Hasibullah, ada faktor peningkatan kemampuan yang dimiliki oleh Hamas dan kelompok-kelompok perlawanan di Jalur Gaza, Palestina.

Kemudian faktor ketiga, Hasibullah melihat ada kaitannya dengan faktor internal Israel yang mengalami krisis internal.

"Saya menduga kuat terjadi krisis internal di Israel," tambahnya.

Faktor internal ini ditunjukkan dari serangan Hamas yang membombardir Israel dengan mudahnya.

"Serangan ini seakan-akan Israel yang selama ini digambarkan memiliki kecanggihan senjata, dengan pasukan yang luar biasa, sistem pertahanan luar biasa, bahkan pagar yang luar biasa, ini tiba-tiba bobol dan seakan-akan dengan mudahnya oleh Hamas," ungkapnya.

Kemudian internal Israel juga digoyah dengan krisis reformasi kehakiman yang melibatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

"Netanyahu dianggap sebagai salah satu tokoh di Israel dari isu korupsi untuk menyelamatkan diri dengan mereformasi kehakiman sehingga menimbulkan gejolak yang luar biasa di internal Israel," ujarnya.

Ketiga faktor inilah kemudian yang dimanfaatkan Hamas untuk membombardir Israel sehingga mengejutkan banyak pihak.

Hamas memanfaatkan kelemahan Israel yang tengah diguncang berbagai masalah.

Lebih lanjut Hasibullah menyampaikan dengan kekuatan militer Hamas yang luar biasa ini, menunjukkan bahwa Hamas tidak sendirian, ada kelompok-kelompok yang konsisten mendukung Hamas.

"Teknologi persenjataan yang dimiliki Hamas hari ini yang mengejutkan itu, sebenarnya bisa dibaca dari perkembangan teknologi persenjataan secara umum yang berkembang di kawasan atau pihak-pihak negara yang selama ini diduga kuat berada di balik dukungan Hamas," kata Hasibullah.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perempuan Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Festival Kebaya Sunda Dilaksanakan pada Mei 2026

Perempuan Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Festival Kebaya Sunda Dilaksanakan pada Mei 2026

Dedi Mulyadi umumkan Festival Kebaya Sunda Mei 2026 di Jawa Barat, dorong kebaya jadi warisan budaya tak benda dan melestarikan identitas Sunda. Baca beritanya!
Presiden Prabowo Puji Langkah Pemprov Jateng Borong Bus Listrik Lokal: Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Tengah

Presiden Prabowo Puji Langkah Pemprov Jateng Borong Bus Listrik Lokal: Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Tengah

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas dukungannya terhadap industri otomotif lokal. 
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 11 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang finansial dan strategi tepat.
Ramalan Keuangan Zodiak 11 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 11 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 11 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Ketahui peluang finansial dan strategi mengelola uang.
Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk meredam intensitas serangan militer di Lebanon. 
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 11 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang finansial dan strategi tepat.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk meredam intensitas serangan militer di Lebanon. 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Selengkapnya

Viral