GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Xi Tegaskan dalam Forum APEC China Fokus Pada Pembangunan Damai

Presiden Xi Jinping menyebut China tetap berkomitmen melakukan pembangunan damai dengan tidak menggeser posisi negara manapun
Sabtu, 18 November 2023 - 15:47 WIB
Presiden China Xi Jinping berbicara di depan anggota APEC dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-30
Sumber :
  • Antara Foto

Beijing, tvOnenews.com - China tetap berkomitmen melakukan pembangunan damai tanpa menggeser posisi negara manapun. Hal tersebut diungkapkan Presiden Xi Jinping dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-30 para pemimpin ekonomi APEC di San Fransisco, Amerika Serikat.

"China akan tetap berkomitmen pada jalur pembangunan damai. Tujuan utama pembangunan China adalah untuk memperbaiki kehidupan rakyat, bukan untuk menggeser siapa pun," katanya pada Jumat (17/11/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karenaya China terus melakukan modernisasi untuk tujuan yang utama yaitu membangun negara besar dan meremajakan negara di semua lini.

"Modernisasi China akan membawa peluang yang lebih besar bagi dunia untuk melakukan modernisasi di semua negara. Saya siap bekerja sama dengan Anda untuk mencapai kesuksesan baru di Asia-Pasifik dan menyongsong '30 tahun emas' selanjutnya di kawasan," ungkap Presiden Xi.

Seruan damain yang diungkap Presiden Xi mengutip pepatah China kuno "Demi tujuan yang benar, saya akan terus maju, tidak gentar oleh ribuan orang yang menghalangi saya", ia pun mengajak anggota APEC untuk tetap berkomitmen dengan misi awal pendirian APEC.

"Kita harus menanggapi tuntutan zaman dan menghadapi tantangan global bersama-sama. Kita harus sepenuhnya mewujudkan Putrajaya Vision untuk membangun komunitas Asia-Pasifik yang terbuka, dinamis, tangguh dan damai demi kesejahteraan seluruh rakyat dan generasi mendatang," tambah Presiden Xi.

Ia pun mengajukan empat prinsip yaitu pertama berkomitmen terhadap pembangunan yang didorong oleh inovasi. Artinya mengikuti tren kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), lebih proaktif mendorong pertukaran dan kerja sama dalam iptek dan tidak diskriminatif atas kemajuan iptek.

Kedua, tetap berkomitmen terhadap keterbukaan dalam pembangunan. Presiden Xi meminta agar anggota APEC tetap melakukan perdagangan bebas, investasi tanpa hambatan dan mendukung serta memperkuat rezim perdagangan multilateral yang berpusat pada WTO dan menjaga rantai pasok global tetap terbuka dan stabil.


Ketiga, berkomitmen terhadap pembangunan hijau. Caranya adalah dengan mempercepat transisi menuju pembangunan ramah lingkungan yang rendah karbon dan memastikan bahwa pengurangan emisi karbon dan mitigasi polusi berjalan seiring.

Keempat, China mengajak untuk berkomitmen terhadap pembangunan inklusif yang memberikan manfaat bagi semua.

"Saya telah mengatakan dalam banyak kesempatan bahwa pembangunan yang sebenarnya adalah pembangunan untuk semua. Kita harus sepenuhnya melaksanakan Agenda Pembangunan Berkelanjutan PBB 2030, dan mengembalikan pembangunan ke dalam agenda internasional sebagai prioritas utama," ungkap Presiden Xi.

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) adalah forum kerja sama antara 21 entitas ekonomi di lingkar Samudera Pasifik yang berdiri pada 1989.

Anggota-anggota APEC adalah Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, China, Hong Kong-China, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Filipina, Peru, Papua Nugini, Russia, Singapura, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat dan Vietnam.

Kerja sama di APEC merupakan kerja sama non-politis, ditandai dengan keanggotaan Hong Kong dan Taiwan. Anggota APEC disebut "ekonomi" mengingat setiap anggota saling berinteraksi sebagai entitas ekonomi, dan bukan sebagai negara.

Tujuan utama APEC ini tertuang pada dokumen visi jangka Panjang APEC Putrajaya Vision 2040, yang disepakati pada 2020. Visi ini menggantikan Bogor Goals yang telah menjadi visi jangka panjang APEC sejak tahun 1994. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Trending

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT