News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Warga Jepang Turun ke Jalan Ikut 'The Intifada March' Dukung Palestina

Ratusan warga, baik warga negara Jepang maupun asing mengikuti long march yang bertajuk “The Intifada March” sebagai bentuk dukungan bela Palestina di kawasan Shibuya.
Minggu, 12 Mei 2024 - 10:49 WIB
Aksi bela Palestina dalam The Intifada March di Shibuya, Tokyo, Sabtu (5/11) malam.
Sumber :
  • ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu

Tokyo, tvonenews.com - Ratusan warga, baik warga negara Jepang maupun asing mengikuti long march yang bertajuk “The Intifada March” sebagai bentuk dukungan untuk membela Palestina di kawasan Shibuya.

Aksi itu diawali dengan orasi di Jingu Dori Park yang disampaikan oleh Ayah, warga asli Gaza, Palestina di Jepang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya lahir pada 1987, yang ternyata bertepatan dengan intifada pertama dan mengapa mars ini dinamakan Intifada March,” kata dia Sabtu (11/5/2024).

Dia menegaskan bahwa aksi itu bukan untuk sekadar menginformasikan apa yang tengah terjadi di Palestina atau untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan hal itu sebab kekejian yang dilakukan Israel itu sudah lebih dari 200 hari sejak 7 Oktober 2023.

“Masa-masa untuk mengedukasi orang tentang apa yang terjadi di Gaza sudah lewat. Waktu untuk menunjukkan kemarahan adalah sekarang, waktu untuk berdiri adalah sekarang, waktu untuk berteriak adalah sekarang, waktu untuk membayar itu semua adalah sekarang, waktu untuk balas dendam adalah sekarang, waktu untuk intifada adalah sekarang,” ujarnya.

Wanita berhijab itu juga mengkritik aksi warga dunia yang hanya menonton sementara mayat bergelimpangan setiap hari di jalanan Palestina, baik anak-anak maupun lansia dan bahkan tidak ada tempat untuk mengubur jasad mereka.

“Tidakkah kah kita malu sebagai umat manusia menyaksikan semua ini terjadi, melihat jasad di mana-mana, wanita dibuka hijabnya. Apa yang kau telah lakukan untuk Palestina,” katanya.

Aksi dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 10 kilometer yang melintasi pusat-pusat wisata serta perbelanjaan populer di Jepang, seperti Shibuya Crossing dan Omotesando.

Para peserta meneriakkan “Free-Free Palestine!”, “Birruh, biddam, nafdika ya Palestine” (Dengan jiwa kami, dengan arah kami, kami akan menebusmu, Palestina).

Sontak, aksi yang dikawal ketat oleh kepolisian Jepang itu, mengundang perhatian para turis dan tidak sedikit dari mereka yang merekam hingga turut bergabung mengikuti long march.

Mereka juga tak gentar untuk menyeru masyarakat memboikot produk-produk yang jelas-jelas mendukung atau terafiliasi dengan Israel terutama saat melintasi gerai-gerai yang menjajakan produk tersebut.

Tidak hanya Muslim, peserta terdiri dari berbagai latar belakang, suku, ras dan agama yang tak lelah menyuarakan kemerdekaan Palestina.

Bangun Kesadaran Warga

Warga Jepang, Ellie, menilai long march sebagai sarana yang efektif untuk membangun kesadaran dan membuat orang memahami apa yang terjadi di Palestina sehingga ia ikut dalam aksi tersebut.

Ia mengecam genosida yang dilakukan Israel di tanah yang disucikan oleh tiga agama itu, yakni Islam, Kristen dan Yahudi.

“Tak seharusnya orang itu berpendapat masalah ini rumit, genosida itu tidak sepatutnya terjadi, bahkan sebelum 7 Oktober. Saya berharap orang-orang mempelajari sejarah mengapa ini terjadi. Ini harus dihentikan dan harus gencatan senjata,” katanya.

Sama halnya dengan warga Amerika Serikat, Rachel, yang tergabung dalam aksi itu sebab ingin menunjukkan dukungannya meskipun hanya sedikit yang bisa ia lakukan.

“Buat saya (genosida) ini gila dan masih terjadi sampai sekarang. Ini tentu memberikan pencerahan kepada saya sebagai warga Amerika yang tidak tahu banyak tentang konflik ini dan sungguh memalukan sejak 7 Oktober tidak banyak pengetahuan tentang itu untuk untuk mengedukasi warga,” katanya.

Keduanya berharap empati bisa tumbuh di antara masyarakat dunia serta tidak hanya diam dan menonton.

“Kalau Anda punya kemanusiaan, Anda seharusnya membela Palestina,” kata Ellie.

“Saya hanya melihat ke belakang, saat ini dan masa depan dan kita akan lihat siapa yang benar dalam sejarah dan siapa yang tidak berbuat apa-apa,” katanya.

Tidak ketinggalan, warga Indonesia juga hadir dalam “The Intifada March”, salah satunya Wais Alkindy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Benar-benar dari kami yang tidak bisa berbuat apa-apa, ya selain mendoakan tentunya dan aksi nyata ini membantu menyebarkan informasi-informasi, menumbuhkan kesadaran orang-orang Jepang banyak sekali dan yang non-Muslim juga banyak bergabung di sini,” kata Wais.

Intifada pertama, yakni serang jihad Palestina terhadap Israel terjadi pada 8 Desember 1987. Aksi tersebut juga bertepatan dengan hari kafiyeh atau sorban Palestina sedunia. (ant/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Hilangnya Penebang Pohon di Kali Bekasi, Tim SAR Lakukan Pencarian Besar-besaran

Misteri Hilangnya Penebang Pohon di Kali Bekasi, Tim SAR Lakukan Pencarian Besar-besaran

Tim SAR gabungan saat ini tengah berfokus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Kali Bekasi, tepatnya di kawasan Sukamekar, Sukawangi, Kabupaten Bekasi. 
Kuasa Hukum Ressa Rizky Beri Peringatan Keras untuk Irfan Hakim dan Iis Dahlia: Saya Tidak Pernah Takut Siapapun

Kuasa Hukum Ressa Rizky Beri Peringatan Keras untuk Irfan Hakim dan Iis Dahlia: Saya Tidak Pernah Takut Siapapun

Sejumlah sahabat mulai memberikan suara mengenai kasus perseteruan Denada dan Ressa Rizky Rossano, dua nama yang terseret yaitu Irfan Hakim dan Iis Dahlia.
John Herdman Full Senyum Dengar Kabar dari Inggris, Timnas Indonesia Dapat Sinyal Positif

John Herdman Full Senyum Dengar Kabar dari Inggris, Timnas Indonesia Dapat Sinyal Positif

Kembalinya Ole Romeny ke lapangan menjadi sinyal positif bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman yang dijadwalkan melakoni debut bersama skuad Garuda pada -
Cerita Nurul Akmal saat Pertama Kali Tahu Hanya Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

Cerita Nurul Akmal saat Pertama Kali Tahu Hanya Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

Nurul Akmal resmi diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu pada Kamis 29 Januari 2026 di Banda Aceh.
Cetak Gol ke-961, Takhta Ronaldo di Klasemen Top Skor Justru Digusur Pemain Al Ahli Saudi

Cetak Gol ke-961, Takhta Ronaldo di Klasemen Top Skor Justru Digusur Pemain Al Ahli Saudi

Lantas, siapa yang menggantikan Ronaldo di posisi puncak klasemen top skor sementara di Liga Pro Saudi 2025/2026?
1.548 Pesepak Bola Putri Cilik Ramaikan MLSC Yogyakarta Seri 2 2025 - 2026

1.548 Pesepak Bola Putri Cilik Ramaikan MLSC Yogyakarta Seri 2 2025 - 2026

Sebanyak 1.548 pesepak bola putri dari 88 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) mengikuti turnamen MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta Seri 2 2025-2026. Acara berlangsung pada 27 Januari - 1 Februari 2026 di Stadion Tridadi dan Lapangan Bola Sidomoyo, Sleman, Yogyakarta.

Trending

Lima Jam Para Tokoh Berdiskusi dengan Presiden Prabowo di Kertanegara, Abraham Samad Beberkan Isi Obrolannya

Lima Jam Para Tokoh Berdiskusi dengan Presiden Prabowo di Kertanegara, Abraham Samad Beberkan Isi Obrolannya

Para tokoh Indonesia dan Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jaksel
Hasil Tinju Dunia: Hantam Teofimo Lopez Jr Sampai Cedera, Shakur Stevenson Rebut Gelar Juara Kelas Ringan Super WBO

Hasil Tinju Dunia: Hantam Teofimo Lopez Jr Sampai Cedera, Shakur Stevenson Rebut Gelar Juara Kelas Ringan Super WBO

Hasil tinju dunia, di mana Shakur Stevenson keluar sebagai juara baru usai mengalahkan Teofimo Lopez Jr lewat 12 ronde.
Tuai Sorotan Publik, Bahar Bin Smith Jadi Tersangka, Polisi Beberkan Kasusnya

Tuai Sorotan Publik, Bahar Bin Smith Jadi Tersangka, Polisi Beberkan Kasusnya

Assayid Bahar bin Smith kembali menyita perhatian publik. Pasalnya, ia ditetapkan Polres Metro Tangerang Kota menjadi tersangka.
Bursa Transfer: Juventus Akhirnya Selesaikan Perekrutan 2 Penyerang Baru, Randal Kolo Muani Masih Punya Peluang?

Bursa Transfer: Juventus Akhirnya Selesaikan Perekrutan 2 Penyerang Baru, Randal Kolo Muani Masih Punya Peluang?

Juventus dikabarkan akan segera menyelesaikan perekrutan dua orang penyerang baru. Namun, hal ini berpotensi mencegah kepindahan Randal Kolo Muani.
Rekap Hasil Tinju Dunia: Diwarnai Tragedi Wig Copot, Shakur Stevenson Permalukan Teofimo Lopez Jr

Rekap Hasil Tinju Dunia: Diwarnai Tragedi Wig Copot, Shakur Stevenson Permalukan Teofimo Lopez Jr

Rekap hasil tinju dunia, di mana Shakur Stevenson berhasil mengalahkan Teofimo Lopez Jr lewat pertarungan yang berlangsung seru dan menarik.
Baru juga Ditegur KDM, Penjual Es Gabus Ngaku Belum Puas Dikasih Motor oleh Kapolres Depok: Saya Maunya Mobil

Baru juga Ditegur KDM, Penjual Es Gabus Ngaku Belum Puas Dikasih Motor oleh Kapolres Depok: Saya Maunya Mobil

Penjual es gabus, Ajat Sudrajat ngelunjak usai bohong ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Ia mengaku ingin hadiah mobil ketimbang motor dari Kapolres Depok.
Link Live Streaming Final Thailand Masters 2026: Ada 6 Wakil Merah Putih, Indonesia Siap Jadi Juara Umum

Link Live Streaming Final Thailand Masters 2026: Ada 6 Wakil Merah Putih, Indonesia Siap Jadi Juara Umum

Link live streaming final Thailand Masters 2026, di mana Indonesia siap menjadi juara umum karena ada enam wakil Merah Putih yang siap beraksi di babak pamungkas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT