News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dukung Rusia di Ukraina, Korea Utara Kirim Ribuan Personel Militer dan Insinyur

Korea Utara kirim 6.000 personel bantu Rusia di Ukraina, termasuk insinyur dan tentara. Aliansi militer Pyongyang-Moskow kian erat di tengah konflik.
Jumat, 4 Juli 2025 - 16:12 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin
Sumber :
  • Anadolu

Jakarta, tvOnenews.com – Hubungan militer antara Rusia dan Korea Utara kian menguat. Sebuah delegasi militer senior Korea Utara dilaporkan bertolak ke Moskow pada Senin (30/7), memicu spekulasi bahwa Pyongyang akan mengirim lebih banyak personel militer untuk mendukung operasi Rusia di Ukraina.

Menurut laporan intelijen Korea Selatan, Korea Utara telah mengirimkan lebih dari 10 juta peluru artileri dan rudal ke Rusia. Sebagai balasannya, Rusia memberikan bantuan ekonomi dan akses ke teknologi militer yang selama ini sulit dijangkau Pyongyang karena sanksi internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dewan Keamanan Rusia, Sergei Shoigu, menyebutkan bahwa Presiden Kim Jong-un telah menyetujui pengiriman 6.000 insinyur dan personel militer ke wilayah Kursk, yang berbatasan langsung dengan Ukraina. Langkah ini menunjukkan semakin dalamnya keterlibatan Korea Utara dalam konflik Rusia-Ukraina.

Aliansi Strategis yang Saling Menguntungkan

Para analis menilai bahwa kerja sama ini memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Rusia mendapat tambahan tenaga tanpa harus memperluas mobilisasi domestik yang berisiko secara politik, sementara Korea Utara mendapat kompensasi logistik dan keuntungan strategis.

“Baik Moskow maupun Pyongyang mendapatkan apa yang mereka inginkan dari perjanjian ini,” kata Yakov Zinberg, pengamat hubungan internasional asal Tokyo.

Zinberg menambahkan bahwa pengiriman personel Korea Utara juga dimanfaatkan sebagai propaganda internal oleh Pyongyang, guna membangkitkan semangat nasionalisme di tengah krisis ekonomi yang melanda negara tersebut.

Sebuah tayangan media pemerintah Korea Utara bahkan menunjukkan Kim Jong-un menghadiri pemulangan jenazah tentara, dengan simbolisme tinggi—meletakkan langsung bendera nasional di atas peti mati prajuritnya. Video ini juga memperlihatkan Kim menangis dalam sebuah acara budaya bersama Rusia di Pyongyang, memperingati satu tahun pakta pertahanan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin.

Ribuan Pasukan dan Masa Depan Aliansi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski hanya enam peti mati ditampilkan, laporan intelijen Barat menyebutkan sekitar 11.000 tentara Korea Utara telah terlibat di medan perang, dan lebih dari separuhnya diperkirakan tewas, terluka, atau ditangkap.

Menurut Ra Jong-yil, mantan diplomat dan perwira intelijen Korea Selatan, sebagian pasukan juga dikerahkan sebagai tenaga kerja konstruksi untuk membantu membangun ulang infrastruktur di wilayah Ukraina yang kini dikuasai Rusia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral