News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaksa Agung Malaysia Turun Tangan Usut Kematian Zara Qairina, Publik Soroti Dugaan Bullying

Kematian Zara Qairina Mahathir gegerkan Malaysia. Jaksa Agung turun tangan usut dugaan bullying di sekolah Sabah. Publik desak keadilan ditegakkan.
Senin, 18 Agustus 2025 - 17:37 WIB
Heboh Rekaman CCTV Zara Qairina! Fakta Sebenarnya Terungkap, Polisi Buka Suara
Sumber :
  • X/maszlee

Jakarta, tvOnenews.com – Kasus kematian siswi berusia 13 tahun, Zara Qairina Mahathir, mengguncang Malaysia. Peristiwa ini menjadi sorotan luas hingga memaksa Jaksa Agung Malaysia turun tangan langsung memerintahkan penyelidikan mendalam.

Dilansir dari The Star, Jumat (15/8/2025), Kantor Jaksa Agung Malaysia telah menginstruksikan investigasi resmi atas kematian Zara. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Sabah Law Society (SLS), asosiasi advokat di Sabah, yang menegaskan akan mengawal proses hukum demi kepentingan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden SLS, Datuk Mohamed Nazim Maduarin, menyatakan pihaknya siap bekerja sama dengan otoritas terkait. Ia menegaskan kasus ini harus menjadi momentum reformasi untuk memperkuat perlindungan anak di Malaysia.

"Kami ingin memastikan tragedi ini melahirkan perubahan yang berarti, agar anak-anak terlindungi dari bahaya bullying," kata Nazim.

Dugaan Bullying hingga Campur Tangan VIP

Kasus Zara memicu spekulasi publik mengenai dugaan bullying hingga dugaan keterlibatan keluarga "VIP" berpengaruh, meski belum ada bukti sahih yang menguatkan. Bahkan, muncul tudingan adanya upaya menutup-nutupi kasus ini.

Sebelum meninggal, rekaman audio percakapan Zara dengan ibunya beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Zara sempat mengaku takut pada seorang siswi senior yang dia sebut sebagai “Kak M”, yang diduga sering mengancamnya.

Kronologi Kematian Zara

Zara ditemukan tidak sadarkan diri pada 16 Juli 2025 dini hari, diduga setelah jatuh dari lantai tiga asrama di Sekolah Menengah Kebangsaan Agama (SMKA) Tun Datu Mustapha, Papar, Sabah.

Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Queen Elizabeth I, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada 17 Juli. Jenazahnya dimakamkan tanpa autopsi post-mortem, yang memicu tanda tanya besar di masyarakat.

Tekanan Publik dan Tuntutan Keadilan

Kuasa hukum keluarga Zara mendesak agar penyelidikan ini mempertimbangkan penggunaan undang-undang anti-bullying yang baru diperkenalkan Malaysia. Sementara itu, SLS menegaskan seluruh proses hukum harus transparan dan independen.

“Penyelidikan akan mengungkap fakta sebenarnya, termasuk ada tidaknya unsur pidana. Semua pihak harus menunggu hasil resmi sebelum penuntutan diputuskan,” tegas Nazim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengingatkan bahwa praktik bullying dalam bentuk apa pun, baik fisik, verbal, psikologis, maupun daring, tidak boleh ditoleransi, terutama di lingkungan sekolah.

Kasus kematian Zara kini menjadi perhatian nasional di Malaysia, dan publik menanti langkah tegas Jaksa Agung untuk memastikan keadilan benar-benar ditegakkan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Selengkapnya

Viral