News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi-lagi Singgung Antisemit, Aktivis Cilik Israel Komentari Indonesia yang Tolak Visa Atlet dari Negara Zionis

Aktivis cilik Israel Ben Carasso singgung Antisemit setelah Indonesia tegas melarang atlet Artem Dolgopyat untuk tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.
Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:10 WIB
Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Sumber :
  • Instagram @dolgopyat_artem

tvOnenews.com - Aktivis cilik Israel Ben Carasso kini mendapat sorotan dunia  buntut dari ucapan Antisemit yang dia katakan kepada Indonesia.

Ben Carasso tampaknya kesal lantaran atlet Israel Artem Dolgopyat dilarang masuk Indonesia untuk turut serta di Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53 di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia mendadak jadi perbincangan olahraga dunia setelah pemerintah tolak visa atlet senam artistik Israel yakni Artyom Dolgopyat.

Melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa penolakan terhadap atlet Israel masuk ke tanah air sudah sesuai dengan amanat konstitusi.

“Langkah ini diambil sesuai dengan hukum internasional dan amanat UUD 1945,“ jelas Erick Thohir, Sabtu (25/10).

“Pemerintah tentu sadar akan konsekuensinya, tetapi keputusan ini tetap dalam kerangka menjaga kedaulatan dan keamanan nasional,” lanjutnya.

Sebaliknya, Komite Eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC) langsung bereaksi  atas kasus ini. Mereka langsung sigap menghentikan seluruh komunikasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia). 

Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Sumber :
  • Instagram @dolgopyat_artem

 

Bahkan karena berkacar dari situasi ini, ambisi Indonesia yang ingin menjadi tuan rumah Olimpiade atau ajang olahraga global lainnya untuk sementara waktu tertutup.

Tidak hanya itu, IOC juga mengimbau kepada seluruh federasi olahraga internasional agar menunda penyelenggaraan event olahraga apapun di Indonesia.

Hal ini diberlakukan sampai pemerintah memberikan jaminan resmi bahwa semua peserta, tanpa terkecuali diizinkan masuk ke wilayah Indonesia. 

Lebih lanjut, IOC kemudian meminta setiap federasi internasional untuk mencantumkan klausul “akses bebas bagi peserta” dalam kontrak penyelenggaraan turnamen kualifikasi Olimpiade.

Langkah itu diambil IOC agar insiden serupa seperti yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia tidak terulang kembali di masa mendatang.

Apalagi, kejadian seperti ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, kontingen Israel pernah dilarang masuk Indonesia jelang Piala Dunia U-20 beberapa tahun lalu.

Alhasil, kesempatan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang sudah lama disiapkan justru dialihkan kepada negara lain yaitu Argentina.

Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Sumber :
  • Instagram @dolgopyat_artem

 

Di sisi lain, warga Israel bereaksi keras ketika tahu atlet kebanggannya yakni Artem Dolgopyat dicegah untuk datang ke Indonesia.

Kemarahan warga Israel kian memuncak lantaran status Artem Dolgopyat adalah peraih medali emas untuk negaranya di Olimpiade Tokyo 2020 silam.

Hal ini ternyata juga memantik komentar dari aktivis cilik Israel yaitu Ben Carasso yang speak up langsung di media sosial Instagram-nya.

Meski tidak menyebut secara langsung nama Indonesia, namun Ben Carasso mengatakan bahwa kinerja atletnya seperti tidak dihargai.

Bukan cuma itu, Ben Carasso secara gamblang bahwa sikap negara-negara yang tak izinkan atlet Israel untuk bertanding merupakan sikap Antisemit.

Sekadar informasi, Antisemit merupakan sebutan yang diberikan oleh pihak yang tidak suka kehadiran umat Yahudi atau warga Israel.

Artem Dolgopyat, salah satu atlet Israel yang ditolak dan tak diberi visa oleh Indonesia
Artem Dolgopyat, salah satu atlet Israel yang ditolak dan tak diberi visa oleh Indonesia
Sumber :
  • Instagram @@dolgopyat_artem

 

“Saya menghabiskan waktu berjam-jam di sini untuk menjadi atlet yang baik, tetapi pikirkan tentang tim Israel yang bekerja berjam-jam untuk mewakili Israel dengan terhormat di seluruh dunia,” katanya.

“Namun, tiba-tiba, hanya karena antisemitisme dan karena kami melindungi diri sendiri, negara-negara tidak mengizinkan kami berkompetisi,” jelasnya melalui Instagram @bencarasso.

Ben Carasso menambahkan kalau olahraga seharusnya dijadikan ajang untuk menyatukan semua orang, bukan lagi memikirkan golongan tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Misalnya Artyom Dolgopyat, yang sekarang menjadi juara dunia, mereka tidak mengizinkannya berkompetisi. Saya pikir olahraga adalah sesuatu yang menyatukan orang, jadi pikirkan apa yang saya katakan,” jelasnya.

Perkataan si bocah aktivis Israel ini malah menuai hujatan dari netizen. Mereka mengatakan kalau zionis layak diganjar 'hukuman' seperti itu buntut genosida terhadap Palestina. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Keuangan Weton Tanggal 11 Juni 2026, Neptu Anda Mengalami Kenaikan atau Penurunan?

Ramalan Keuangan Weton Tanggal 11 Juni 2026, Neptu Anda Mengalami Kenaikan atau Penurunan?

Berikut adalah ramalan keuangan lima weton terpilih pada 11 Juni 2026. Ada yang mengalami kenaikan finansial, tapi ada pula yang harus merasakan penurunan.
KSP Dudung Tantang Publik: Kalau Ada Dapur MBG Milik Saya, Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah

KSP Dudung Tantang Publik: Kalau Ada Dapur MBG Milik Saya, Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membantah keras tudingan yang mengaitkan dirinya dengan kepemilikan titik SPPG atau dapur program MBG yang belakangan menjadi sorotan di tengah kasus hukum yang menjerat mantan pimpinan BGN.
Kejagung Sebut Sudah Terima Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Sedang Dipelajari dan Cek Alat Bukti

Kejagung Sebut Sudah Terima Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Sedang Dipelajari dan Cek Alat Bukti

Kejaksaan Agung RI merespons soal pengajuan Justice Collaborator (JC) yang dilakukan oleh Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola MBG.
Pertamax Naik Tak Terhindarkan, Pakar Ekonomi UGM dan UNIMA: APBN Bisa Jebol Jika Terus Ditahan

Pertamax Naik Tak Terhindarkan, Pakar Ekonomi UGM dan UNIMA: APBN Bisa Jebol Jika Terus Ditahan

Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai hari ini, 10 Juni 2026 mendapat dukungan dari kalangan akademisi.
Dijanji Imbalan Rp900 Juta, 5 Pelaku Ditangkap Usai Selundupkan Sabu 40 Kg dari Malaysia ke Parepare

Dijanji Imbalan Rp900 Juta, 5 Pelaku Ditangkap Usai Selundupkan Sabu 40 Kg dari Malaysia ke Parepare

Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Parepare menggagalkan penyelundupan sabu 40 kilogram (kg) dan 157 Catridge Etimodate dari Malaysia melalui Kabupaten Nunukan dan Sebatik, Kalimatan Utara.
Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga untuk Percepat Normalisasi Sungai Pasca-Bencana Sumatera

Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga untuk Percepat Normalisasi Sungai Pasca-Bencana Sumatera

Upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi terus dipacu. 

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pedagang Sate Jadi Korban Pengeroyokan Usai Tagih Uang ke Pembeli di Jakarta Pusat, Dua Pelaku Ditangkap

Pedagang Sate Jadi Korban Pengeroyokan Usai Tagih Uang ke Pembeli di Jakarta Pusat, Dua Pelaku Ditangkap

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pedagang sate berinisial HL (26) menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang pembeli di wilayah Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Selengkapnya

Viral