Abu Jenazah Pelatih Valencia CF Martin Carreras Fernando dan Dua Anaknya Dipulangkan ke Spanyol
- Vera Bahali/tvOne
Namun, ia juga menegaskan bahwa tragedi ini meninggalkan luka yang sangat dalam.
“Pahit dan hati hancur atas tragedi ini,” ujarnya.
Operasi SAR Ditutup, Satu Anak Masih Hilang
Operasi pencarian korban KM Putri Sakinah berlangsung selama 15 hari dan resmi ditutup pada Jumat (9/1/2026). Dalam rangkaian operasi tersebut, tim SAR berhasil menemukan tiga korban, yakni:
-
Martin Carreras Fernando
-
Putri Fernando berusia 12 tahun
-
Anak laki-laki Fernando berusia 10 tahun
Sementara itu, satu anak laki-laki Fernando lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.
Keluarga Masih Menaruh Harapan
Meski operasi SAR resmi dihentikan sesuai prosedur, harapan keluarga belum sepenuhnya padam. Budi mengungkapkan, masih ada satu perwakilan keluarga yang bertahan di Indonesia.
“Keluarga sementara masih ada yang menunggu di Bali beberapa hari. Mereka berharap ada nelayan atau kapal wisata yang mungkin menemukan anaknya,” kata Budi.
Ia menambahkan, keluarga memahami bahwa operasi SAR telah diperpanjang hingga tiga kali dan harus ditutup sesuai ketentuan. Namun, secara emosional, keluarga tetap berharap adanya kabar baik.
“Keluarga korban paham operasi SAR harus ditutup, tapi tetap menaruh harapan agar korban bisa ditemukan,” ujarnya.
Duka Internasional dari Tragedi Labuan Bajo
Tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah tidak hanya menjadi duka bagi Indonesia, tetapi juga menggema hingga ke Spanyol. Martin Carreras Fernando dikenal sebagai pelatih sepakbola wanita Valencia CF, dan kepergiannya bersama dua anaknya meninggalkan kesedihan mendalam di dunia olahraga.
Pemulangan abu jenazah ke Spanyol menandai berakhirnya fase penanganan jenazah di Indonesia, namun kisah duka ini masih menyisakan satu harapan yang belum terjawab: ditemukannya satu anak Fernando yang hingga kini masih hilang di perairan Labuan Bajo. (nsp)
Load more