News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Irama Musik Lokal ke Budaya Global: Dangdut Indonesia dan Bagaimana Ekspansinya ke Asia Tenggara

Di negara-negara maju, dangdut mulai dipelajari sebagai fenomena budaya populer, bahkan diadaptasi dalam bentuk eksperimen musik elektronik dan etnik modern
Minggu, 18 Januari 2026 - 21:35 WIB
Ilustrasi Dari Musik Lokal ke Budaya Global: Dangdut Indonesia dan Ekspansinya ke Asia
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Musik dangdut kerap dipersepsikan sebagai hiburan lokal yang lekat dengan budaya Indonesia. Namun jika ditelusuri lebih jauh, genre ini sejak awal memiliki karakter lintas batas. 

Dangdut tumbuh dari pertemuan musik Melayu, India, Timur Tengah, dan pop Barat, menjadikannya sejak lama bersifat kosmopolitan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada era 1970–1980-an, dangdut telah didengarkan di negara-negara seperti Malaysia, Suriname, dan Belanda, terutama melalui komunitas diaspora Indonesia.

Dalam perkembangannya, sejumlah media internasional seperti BBC Culture dan The Guardian mencatat dangdut sebagai bagian dari gelombang world music Asia Tenggara

Di negara-negara maju, dangdut mulai dipelajari sebagai fenomena budaya populer, bahkan diadaptasi dalam bentuk eksperimen musik elektronik dan etnik modern. Beberapa musisi dunia juga mengakui kekayaan ritme dangdut yang fleksibel dan mudah berbaur dengan genre lain.

Konteks global tersebut menjadi latar bagi kemunculan musisi dangdut Indonesia di panggung internasional saat ini. Salah satunya adalah penampilan Lissa V di ajang Mega Wedding Singapore Expo, yang menunjukkan bagaimana dangdut terus mencari ruang baru di luar pasar domestik, terutama di kawasan Asia Tenggara.

Dangdut dan Ruang Budaya Asia Tenggara

Melansir dari berbagai sumber, kehadiran musisi dangdut Indonesia dalam forum semacam ini dapat dibaca sebagai bagian dari diplomasi budaya populer, di mana musik berperan sebagai medium pengenalan identitas nasional secara nonformal.

Partisipasi pedangdut Indonesia dalam acara tersebut bermula dari kerja sama lintas industri antara penyelenggara Wedding Expo Singapore dan Intermodel Jakarta. Melalui forum ini, musik dangdut diperkenalkan kepada audiens multinasional yang tidak hanya datang untuk hiburan, tetapi juga untuk mengenal ragam tradisi dan ekspresi budaya Asia.

Bagi pelaku musik, tampil di Singapura memiliki arti strategis karena negara tersebut merupakan pusat pertemuan budaya Asia dan pasar internasional. Singapura juga dikenal terbuka terhadap berbagai genre musik regional, termasuk dangdut, yang dalam beberapa tahun terakhir mulai mendapat perhatian di kalangan komunitas Asia Tenggara urban.

Repertoar Lagu dan Pendekatan Musik Ambyaran

Dalam penampilannya, Lissa V membawakan dua lagu yang mewakili fase berbeda dalam perjalanan musikalnya. Lagu “Kelingan Mantan”, yang diciptakan oleh Irul, komposer yang sebelumnya dikenal melalui karya-karya populer di industri dangdut nasional, dipilih sebagai representasi karakter musiknya saat ini. 

Lagu tersebut mencerminkan kecenderungan dangdut modern yang mengedepankan lirik sederhana dengan aransemen yang mudah diterima lintas usia. Sementara itu, lagu “Ngapurane Awakku” merupakan karya personal yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi, dengan aransemen awal dari Rag/BT. 

Lagu yang dirilis pada 2022 ini kemudian mengalami pembaruan aransemen pada 2025 dengan pendekatan Ambyaran, sebuah gaya yang menggabungkan nuansa koplo, pop Jawa, dan sentuhan emosional yang kuat.

Pendekatan Ambyaran dipilih karena saat ini berkembang pesat di kawasan Asia Tenggara. Popularitas musisi seperti NDX AKA, Denny Caknan, dan Happy Asmara menunjukkan bahwa subgenre ini mampu menjangkau pendengar lintas wilayah, termasuk audiens non-Indonesia. 

Dalam konteks internasional, Ambyaran dapat dipahami sebagai adaptasi dangdut terhadap selera regional yang lebih luas. Penampilan di Singapura diposisikan sebagai salah satu langkah awal untuk memperluas jejaring dan membuka kemungkinan kerja sama internasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wacana kolaborasi lintas genre dan lintas negara juga menjadi bagian dari arah pengembangan karier, sejalan dengan tren global yang mendorong percampuran musik tradisional dan modern. Salah satunya dengan produser dunia seperti Alan Walker, dengan memadukan karakter musik elektronik dengan warna vokalnya yang khas.

Secara keseluruhan, kehadiran dangdut Indonesia di panggung internasional, mencerminkan proses panjang musik ini dalam menegosiasikan identitasnya. Dari musik rakyat lokal hingga bagian dari percakapan budaya global, dangdut terus bergerak mengikuti zaman tanpa kehilangan akar budayanya. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Hentikan Penyidikan Tersangka Siman Bahar dalam Kasus Korupsi Antam-Loco Montrado 

KPK Hentikan Penyidikan Tersangka Siman Bahar dalam Kasus Korupsi Antam-Loco Montrado 

Penghentian perkara itu dilakukan melalui penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) setelah KPK menerima dokumen resmi yang menyatakan Siman Bahar telah meninggal dunia.
Cetak Brace dan Dianugerahi MOTM Lagi di Belanda Jadi Ajang Pembuktian Dean Zandbergen ke Timnas Indonesia

Cetak Brace dan Dianugerahi MOTM Lagi di Belanda Jadi Ajang Pembuktian Dean Zandbergen ke Timnas Indonesia

Calon striker Timnas Indonesia Dean Zandbergen cetak brace untuk VVV Venlo. Ia juga dinaugerahi MOTM sekaligus jadi penghargaan kelima yang diraih dalam sebulan
Jasad Bayi Terbungkus Kresek Putih Ditemukan di Bandung, Ari-Arinya Belum Terlepas

Jasad Bayi Terbungkus Kresek Putih Ditemukan di Bandung, Ari-Arinya Belum Terlepas

Jasad bayi laki-laki terbungkus kresek putih ditemukan di salah satu kawasan perumahan di Kota Bandung pada Jumat (24/4/2026) pagi. 
Hendak Jual ke Pengepul untuk Bahan Siomay, Lima Penjual Daging Ikan Sapu-Sapu Diamankan di Kali Ciliwung

Hendak Jual ke Pengepul untuk Bahan Siomay, Lima Penjual Daging Ikan Sapu-Sapu Diamankan di Kali Ciliwung

Lima penjual daging ikan sapu-sapu diamankan Satpol PP di bantaran anak Kali Ciliwung, Pasar Baru, Jakarta Pusat.
IHSG Terpuruk, Menkeu Purbaya Tetap Pede Bisa Tembus 10.000: Fokus Saya Jaga Fundamental Ekonomi

IHSG Terpuruk, Menkeu Purbaya Tetap Pede Bisa Tembus 10.000: Fokus Saya Jaga Fundamental Ekonomi

Ia menilai gejolak yang terjadi saat ini lebih banyak dipicu oleh “noise” atau sentimen negatif yang tidak mencerminkan kondisi riil ekonomi nasional.
Purbaya Bakal Sikat Pejabat Pajak Nakal yang Bermain Restitusi, Siap-siap Dicopot!

Purbaya Bakal Sikat Pejabat Pajak Nakal yang Bermain Restitusi, Siap-siap Dicopot!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melancarkan peringatan keras terhadap aparat pajak yang bermain dalam pengelolaan restitusi.

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Selengkapnya

Viral