Prabowo Temui Macron di Paris, Indonesia-Prancis Naik Kelas Jadi Mitra Strategis Komprehensif
- ANTARA
Selain pertahanan dan keamanan, Indonesia dan Prancis juga akan memperkuat kolaborasi di bidang energi, investasi teknologi, serta penelitian ilmiah.
Indonesia dan Prancis Dinilai Saling Strategis
Pemerintah Indonesia memandang Prancis sebagai pintu penghubung penting menuju kawasan Eropa. Sebaliknya, Indonesia juga dinilai memiliki posisi strategis bagi Prancis di kawasan Asia, khususnya Asia Tenggara.
Kedua negara disebut memiliki peran sebagai penghubung antarwilayah yang semakin penting dalam lanskap global saat ini.
Dengan posisi tersebut, Indonesia dan Prancis diproyeksikan dapat memperluas pengaruh kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, dan teknologi lintas kawasan.
Peningkatan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2026 juga disebut berkaitan dengan langkah Indonesia dalam mempercepat program hilirisasi mineral kritis.
Dukungan Teknologi untuk Hilirisasi Mineral
Kementerian Luar Negeri RI menyebut peningkatan hubungan bilateral dengan Prancis juga menjadi bagian dari strategi Indonesia dalam memperoleh akses terhadap teknologi maju.
Teknologi tersebut dibutuhkan Indonesia untuk mendukung pengembangan industri hilirisasi mineral kritis yang saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Indonesia diketahui terus mendorong pengolahan sumber daya mineral di dalam negeri guna meningkatkan nilai tambah industri nasional sekaligus memperkuat rantai pasok global.
Melalui kerja sama dengan Prancis, Indonesia berharap dapat memperluas transfer teknologi dan memperkuat investasi pada sektor-sektor strategis yang mendukung industrialisasi nasional.
Pertemuan Prabowo dan Macron di Paris pun dinilai menjadi momentum penting dalam membuka babak baru hubungan Indonesia-Prancis yang lebih erat dan strategis di berbagai bidang. (nsp)
Load more