KJRI Cape Town Semarakkan HUT Ke-81 RI: Merawat Persatuan hingga Menghidupkan Jejak Sejarah Bangsa di Afrika Selatan
- KJRI Cape Town
Gelak tawa dan sorak sorai para peserta menghadirkan kembali suasana perayaan kemerdekaan seperti di tanah air. Di balik kemeriahan tersebut, tersimpan pesan penting mengenai persatuan, kekeluargaan, dan kecintaan kepada Indonesia yang tetap terpelihara meskipun masyarakat Indonesia berada jauh dari kampung halaman.
Hal yang menarik, beberapa peserta lomba membaca puisi merupakan anak-anak hasil perkawinan antara WNI dan warga negara asing yang mengikuti kelas khusus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) KJRI Cape Town. Keberanian mereka tampil dan membacakan puisi dalam bahasa Indonesia menjadi gambaran nyata pentingnya pewarisan bahasa dan identitas Indonesia kepada generasi penerus di luar negeri.
Â
Kemerdekaan yang Dirayakan melalui Bahasa Indonesia
Pada sore hari setelah pelaksanaan upacara bendera, KJRI Cape Town melanjutkan semangat peringatan kemerdekaan dengan membuka kelas BIPA daring angkatan kesembilan. Program tersebut terselenggara atas kerja sama KJRI Cape Town dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, dan telah dilaksanakan secara konsisten sejak 2022.
Pembukaan kelas BIPA pada Hari Kemerdekaan memiliki makna tersendiri. Bahasa Indonesia bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga identitas bangsa dan jembatan yang menghubungkan Indonesia dengan masyarakat dunia.
Sejak pertama kali diselenggarakan, kelas BIPA daring KJRI Cape Town memperoleh sambutan luas. Program BIPA tidak hanya menarik minat orang-orang dari Afrika Selatan, tetapi juga dari berbagai negara lain seperti Amerika Serikat, Ghana, Peru, Pakistan, Namibia, Uganda, Vietnam, Madagaskar, India, Nigeria, Botswana, Papua Nugini, Bangladesh, Inggris, Gambia, Rusia, dan Mozambik.
Jangkauan peserta lintas negara tersebut menunjukkan semakin besarnya ketertarikan masyarakat internasional terhadap bahasa dan kebudayaan Indonesia. Melalui kelas BIPA, para peserta tidak hanya mempelajari kosakata dan tata bahasa, tetapi juga mengenal keragaman budaya, sejarah, tradisi, dan kehidupan masyarakat Indonesia.
Selain kelas bagi warga asing, KJRI Cape Town membuka kelas khusus bagi anak-anak WNI berkewarganegaraan ganda, khususnya anak-anak dari perkawinan antara WNI dan warga negara asing yang belum lancar berbahasa Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga keterhubungan mereka dengan Indonesia sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap akar budayanya.
Jejak Indonesia dalam Sejarah Afrika Selatan
Load more