Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Anggota Pasukan Keamanan Taliban Berjaga di Pasar Pertukaran Uang di Kabul, Afghanistan, (4/9/2021)
Sumber :
  • Antara

Taliban Bantah Isu Wakil PM Mullah Baradar Tewas Dalam Baku Tembak

Selasa, 14 September 2021 - 18:57 WIB
Oleh :

Kabul - Pemerintah Taliban di Afghanistan membantah seorang pejabat tinggi mereka telah tewas dalam baku tembak dengan musuh, menyusul desas-desus adanya perpecahan internal dalam kelompok militan itu.

Juru bicara Taliban, Sulail Shaheen, mengatakan Mullah Abdul Ghani Baradar, mantan kepala kantor politik Taliban yang diangkat menjadi wakil perdana menteri pekan lalu, merilis pesan suara yang membantah klaim bahwa Baradar telah tewas atau terluka dalam sebuah bentrokan.

"Dia mengatakan itu bohong dan sama sekali tidak berdasar," kata Shaheen dalam sebuah cuitan di Twitter.

Taliban juga merilis rekaman video yang katanya memperlihatkan Baradar dalam pertemuan di kota selatan Kandahar. Reuters belum memverifikasi rekaman tersebut.

Bantahan itu muncul setelah desas-desus yang beredar dalam beberapa hari terakhir menyebutkan para pendukung Baradar bentrok dengan pendukung Sirajuddin Haqqani.

Haqqani adalah kepala jaringan Haqqani yang berbasis di dekat perbatasan Afghanistan-Pakistan. Dia dituduh bertanggung jawab atas beberapa serangan bunuh diri terburuk selama perang.

Rumor itu muncul di tengah spekulasi adanya persaingan antara komandan militer seperti Haqqani dan para pemimpin dari kantor politik Taliban di Doha seperti Baradar, yang memimpin upaya diplomatik untuk mencapai penyelesaian damai dengan AS.

Taliban telah berulang kali membantah spekulasi tentang adanya perpecahan internal.

Baradar, yang pernah diisukan akan menjadi kepala pemerintahan Taliban, tidak terlihat di depan publik selama beberapa waktu. Dia juga tidak termasuk dalam delegasi menteri yang bertemu dengan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani di Kabul pada Minggu.

Pemimpin tertinggi Mullah Haibatullah Akhundzada juga tidak terlihat oleh publik sejak Taliban merebut Kabul pada 15 Agustus, meskipun dia mengeluarkan pernyataan ketika pemerintahan baru dibentuk pekan lalu.

Spekulasi tentang para pemimpin Taliban tersebut disulut oleh situasi seputar kematian pendiri kelompok itu, Mullah Omar, yang baru diumumkan pada 2015 atau dua tahun setelah kematiannya.(ant/put)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Pertanyakan Hasil Pertemuan dengan Presiden,  Emak-emak Peternak Geruduk Rumah Suroto

Pertanyakan Hasil Pertemuan dengan Presiden, Emak-emak Peternak Geruduk Rumah Suroto

Emak-emak peternak di Blitar menggeruduk rumah Suroto di desa Surowadang, Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, Sabtu (18/9/ 2021).
Wakil Bupati Sintang Tutup Usia

Wakil Bupati Sintang Tutup Usia

Wakil Bupati Sintang, Kalimantan Barat, Yosep Sudiyanto, meninggal dunia di RSCM Jakarta pada Sabtu (18/9) pukul 11.00 WIB.
Pelaku Wisata di Batu Minta Aturan Pembatasan Umur Dicabut

Pelaku Wisata di Batu Minta Aturan Pembatasan Umur Dicabut

Penurunan level ppkm dari level 4.3. 2 dan 1 tidak berpengaruh terhadap sektor pariwisata di wilayah aglomerasi Malang Raya.
Penganiaya Muhammad Kece Diduga Irjen Napoleon Bonaparte

Penganiaya Muhammad Kece Diduga Irjen Napoleon Bonaparte

Penganiayaan yang diterima tersangka kasus dugaan penistaan terhadap agama, Muhammad Kosman alias Mohammad Kece, akhirnya terungkap. Terlapor adalah jenderal bintang dua.
AS Minta Maaf Atas Serangan di Kabul Tewaskan 7 Anak-anak

AS Minta Maaf Atas Serangan di Kabul Tewaskan 7 Anak-anak

Militer Amerika Serikat, Jumat (17/9), meminta maaf karena serangan pesawat nirawak (drone) yang dilakukannya di Kabul pada Agustus ternyata menewaskan 10 warga sipil, termasuk tujuh anak-anak.
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Depan Ruko

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Depan Ruko

Mayat pria tanpa identitas yang diperkirakan berusia 70 tahun,  tadi pagi ( 18/9) sekitar pukul 07.00 WIB ditemukan warga tewas di depan rumah toko (
Trending
Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ini Barang Bukti yang Sudah Dikumpulkan Polisi

Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ini Barang Bukti yang Sudah Dikumpulkan Polisi

Sejauh ini polisi sudah menyita banyak barang bukti dari tempat kejadian perkara yang berlokasi di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Aneh, Banyak Air dan Cairan Pembersih di TKP Pembunuhan Ibu-Anak Subang

Aneh, Banyak Air dan Cairan Pembersih di TKP Pembunuhan Ibu-Anak Subang

Dari dokumen yang secara eksklusif diterima tvOnenews.com, disebutkan sejumlah ruangan dalam keadaan basah dan tergenang air.
Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Kenapa Polisi Periksa Yosep dan Yoris Berulang Kali?

Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Kenapa Polisi Periksa Yosep dan Yoris Berulang Kali?

Baik Yosep dan Yoris mengakui, hubungan Tuti sebagai istri tua dengan Mimin yang merupakan madunya, tidak harmonis. Terutama masalah pengelolaan keuangan yayasan.
Terungkap! Kendaraan yang Digunakan Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Terungkap! Kendaraan yang Digunakan Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Dari analisis CCTV, diketahui bahwa ada dua kendaraan yang dipakai terduga pelaku pembunuhan. Yakni Toyota Avanza berwarna putih dan Yamaha Nmax berwarna biru.
Lebih Dekat dengan Mimin, Istri Muda di Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang

Lebih Dekat dengan Mimin, Istri Muda di Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang

Mimin justru mengaku tak ada masalah dengan Tuti maupun Amalia dan mengklaim tak pernah bertemu dengan kedua korban.
Setelah Dibunuh, Akun Medsos Amel Nonaktif, kok Bisa?

Setelah Dibunuh, Akun Medsos Amel Nonaktif, kok Bisa?

Setelah kematian Amalia Mustika Ratu (23) dan ibunya, Tuti Suhartini (55), akun media sosial milik Amel, yakni Instagram, langsung nonaktif. Ternyata ada seseorang yang sengaja melakukannya.
Sopir Truk Menyerahkan Diri Usai Tabrak Anak Buat Konten Penghadang Truk

Sopir Truk Menyerahkan Diri Usai Tabrak Anak Buat Konten Penghadang Truk

Sopir  truk yang menabrak anak saat membuat konten Youtebe menghentikan truk, akhirnya menyerahkan diri ke Polres Cianjur, Jawa Barat. Sopir N-I menyerahkan diri diantar oleh pihak perusahaannya.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Buru Sergap
15:30 - 16:00
Ragam Perkara
16:00 - 17:30
Kabar Petang
17:30 - 18:30
Kabar Petang Pilihan
20:00 - 21:00
Kabar Utama
21:00 - 22:00
One Fest
Selengkapnya