GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kami Ingin Pulang ke Indonesia, Pesan WNI yang Terdampak Gempa Turki ke Presiden Jokowi

Dunia berkambung saat ini, karena Turki, tepatanya di kota  Ganziantep dan Kahramanmaras diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,8, pada Senin (6/2/2023) subuh
Sabtu, 11 Februari 2023 - 06:00 WIB
Seorang WNI yang Terdampak Gempa Turki di Wisma KBRI, Ankara, saat menunaikan Ibadah Sholat
Sumber :
  • Istimewa/Cut Refa

Ankara, tvOnenews.com - Dunia berkambung saat ini, karena Turki, tepatanya di kota  Ganziantep dan Kahramanmaras diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,8, pada Senin (6/2/2023) subuh sekira pukul 04.00 waktu setempat. 

Akbiat gempa itu, banyak bangunan di kedua kota tersebut alami runtuh. Bahkan, yang paling menyedihkannya lagi, ribuan orang meninggal dunia dan terluka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya warga Turki saja yang menjadi korban gempa tersebut. Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap dan lagi melanjutkan study-nya di Turki, juga terdampak gempa. 

Memilukannya lagi, dapat kabar dari satu di antara WNI asal Aceh, yang merupakan mahasiswi Kahramanmaraş Şütçü İmam Üniversitesi, Cut Refa Zafira katakan, dari kejadian gempa tersebut, ada satu orang WNI yang meninggal dunia di kota Kahramanmaraş.

tvonenews

"Kabarnya satu orang WNI meninggal dunia, karena gempa tersebut. dia bersama anakny dan suaminya tertimpa runtuhan bangunan," cerita Cut Refa Zafira kepada tvOnenews.com melalui sambungan telepon, Jumat (10/1/2023) malam hari waktu Indonesia. 

Jadi, Cut Refa katakan, bahwasanya anak dan suaminya merupakan kewarganegaraan Turki.

"Nah WNI yang meninggal dunia itu merupakan berasal dari Bali dan berdasarkan informasi, jasadnya sudah dievakuasi, makanya bisa diidentifikasi," jelas Cut Refa kepada tvOnenews.com. 

Di samping itu, ia juga katakan bahwa saat ini para WNI yang terdampak gempa sudah dievakuasi dan dikumpulkan di satu tempat, yakni di Wisma KBRI. 

"Jadi kami sudah dievakuasi dan sudah dikumpulkan di Wisma KBRI," jelasnya.


Kolase Runtuhan Gedung Terdampak Gempa di kota Kahramanmaraş.

Namun, saat disinggung harapannya kepada pemerintah Indonesia terutama pada Presiden Jokowi. Dia katakan, saat ini dirinya dengan teman-temanya masih merasa cemas dan was-was. 

"Jadi, jujur saja kalau diri saya pribadi dan teman-teman ingin kembali ke Indonesia. Karena kondisi saat ini masih tidak jelas, untuk kuliahnya itu di mana. Seperti diketahui, kami itu masih disuruh nunggu oleh pemerintahan Turki untuk pemberitahuan berikutnya buat kejelasan kuliah kita, bakal online atau ditunda satu smester," ungkap Cut Refa. 

"Namun besar kemungkinanya kita bakal kuliah online atau kemungkinan besar kuliah kami ditunda satu smester. Maka, harapan kami pemerintahan Indonesia mengevakuasi kita atau memulangkan kita ke Indonesia, sampai perkuliahan mulai dengan normal kembali," sambungnya menceritakan harapan dirinya dan teman-temannya.


Foto Runtuhan Gedung Akibat Gempa di Turki. 

Tak hanya menyampaikan harapan saja, ia pun menceritakan kondisi saat ini WNI yang berada di wisma KBRI, Ankara, Turki. 

Cut Refa katakan, saat ini WNI yang terdampak gempa beraktivitas seperti biasa. "Makan tiga sehari, yang main, dan ada yang baca buku," ceritanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu saja, ia juga ceritakan di tempat pegungsian (Wisma KBRI) terdapat juga WNI balita berusia 5 tahun dan ada anak umur empat tahun serta anak SD. 

"Di sini juga ada tim medis yang selalu mendapingi kami. Jadi siapa pun yang alami sakit, langsung dibawa ke rumah sakit. Cepatlah penanganan dari KBRI," ujarnya. (aag)  
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polrestabes Makassar Kejar WNA Malaysia dan WNI Berinisial PA

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polrestabes Makassar Kejar WNA Malaysia dan WNI Berinisial PA

Satuan Narkoba Polrestabes Makassar tengah melakukan pengejaran besar-besaran terhadap gembong narkotika jaringan internasional menyusul keberhasilan pengungkapan penyelundupan sabu seberat 7,45 kilogram. 
Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Sekolah Futsal Barret (SF Barret) mendapat gelar juara dalam ajang Bekasi Junior Liga.
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Keluarga Korban Laka di Tol Pasuruan Dapat Pendampingan Jasa Raharja

Keluarga Korban Laka di Tol Pasuruan Dapat Pendampingan Jasa Raharja

Kecelakaan maut antara satu unit minibus dengan dump truk terjadi di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo pada Sabtu (23/5/2026).
Komplotan Pencuri Spesialis Masjid di Pacitan Ditangkap, Polisi Amankan Dua Pemuda dan Satu Pelaku Anak

Komplotan Pencuri Spesialis Masjid di Pacitan Ditangkap, Polisi Amankan Dua Pemuda dan Satu Pelaku Anak

Pelarian komplotan pencuri yang kerap menyasar masjid-masjid di Kabupaten Pacitan berakhir di tangan Satuan Reserse Kriminal Polres Pacitan. 

Trending

Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Sebanyak 456 warga di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, terdampak banjir besar setelah Kali Cijayanti meluap pada Minggu (24/5) sore. 
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Dominasi Persib Bandung di kancah sepak bola tanah air kian tak terbendung setelah berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Dampak Cuaca Ekstrem di Bogor: 90 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Dampak Cuaca Ekstrem di Bogor: 90 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Minggu (24/5) siang. 
Patroli Malam Akhir Pekan: Polres Jakbar Amankan Empat Pemuda Kedapatan Bawa Obat Keras

Patroli Malam Akhir Pekan: Polres Jakbar Amankan Empat Pemuda Kedapatan Bawa Obat Keras

Upaya menciptakan situasi kondusif di wilayah Jakarta Barat terus digencarkan melalui patroli skala besar yang melibatkan 131 personel gabungan dari unsur tiga pilar. 
Ikut Konvoi Juara Persib Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Lepas Baju Ala Freddie Mercury hingga Bagi-bagi Uang

Ikut Konvoi Juara Persib Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Lepas Baju Ala Freddie Mercury hingga Bagi-bagi Uang

Saat hadir dalam konvoi perayaaan gelar juara Super League Persib Bandung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi lepas baju ala Freddie Mercury hingga bagi-bagi uang
Selengkapnya

Viral