News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Komentar Negatif Terhadap Pernyataan Megawati Terkait Ibu-ibu Pengajian, MUI hingga Kader Demokrat

Sejumlah tanggapan negatif terhadap pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang pertanyakan ibu-ibu pengajian, MUI hingga politikus.
Jumat, 24 Februari 2023 - 05:10 WIB
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri
Sumber :
  • dok. PDI Perjuangan

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah tanggapan negatif terhadap pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang pertanyakan ibu-ibu pengajian.

Pernyataan negatif ini datang dari sejumlah tokoh hingga lembaga negara. Mulai dari MUI, anggota DPR hingga politikus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya viral video penyataan Megawati yang disebut-sebut menyindir ibu-ibu pengajian.

Potongan video tersebut diambil ketika Megawati berpidato dalam Kick Off Pancasila dalam Tindakan 'Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting' yang digelar BKKBN pekan lalu.

"Saya ngeliat ibu-ibu tuh ya maaf ya, sekarang kayaknya budanya beribu maap, kenapa toh seneng banget ikut pengajian ya. Maaf beribu-ribu maap, saya sampe mikir gitu, iki pengajian ki sampai kapan toh yo, anake arep dikapakke (anaknya mau diapain)?" ujar Megawati. 

Pernyataan Megawati ini kemudian dinilai kontroversial hingga mengundang berbagai macam respon dari berbagai kalangan.

Berikut ini sejumlah respon negatif atas pernyataan Megawati Soekarnoputri terkait ibu-ibu pengajian:

1. Majelis Ulama Indonesia

Majelis Ulama Indonesia ikut memberikan komentar terkait pernyataan Presiden ke-5 Indonesia itu.

Megawati telah menyampaikan permintaan maaf dalam pernyataan tersebut. MUI pun telah memaafkan. Akan tetapi MUI tetap meluruskan maksud dari pernyataan putri pertama dari Presiden Pertama Indonesia itu.

Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Muhammad Cholil Nafis menyebut kegiatan pengajian itu tidak seperti yang Megawati sebutkan, dapat mengganggu waktu mengasuh anak.

"Saya maafkan. Tapi tak ada ceritanya ibu-ibu rajin ngaji itu jadi bodoh dan tidak kreatif," tulis Kiai Cholil dalam akun Twitternya, dikutip Senin (20/2/2023).

Kiai Cholil mengatakan bahwa mengaji itu sebuah kegiatan yang banyak manfaat sekaligus, terkhusus bagi ibu-ibu rumah tangga.

"Ngaji itu melatih hati dan mengkaji melatih pikir. Keduanya banyak yang bisa memadukan sekaligus," jelasnya.

Dia memaklumi apabila Megawati tak suka bepergian mengaji. Namun, Kiai Cholil mengingatkan agar Megawati tak memberikan perspektif negatif terhadap masyarakat yang tidak sama dengan dirinya.

"Soal tak senang ngaji tak apalah, tapi tak usah usil dengan ibu-ibu yang rajin ngaji sampai kapan pun," tegasnya.

2. Kader Partai Demokrat

Selain MUI komentar negatif terkait pernyataan Megawati juga datang dari salah satu kader Partai Demokrat. 

Kepala Badan Pembinaan Jaringan Konstituen (BPJK) Demokrat Jakarta, Khadijah Al-Makiyah menilai sikap Megawati tidak mencerminkan seorang negarawan.

"Heran dengan statement Bu Mega yang mempertanyakan aktivitas dan rutinitas ibu-ibu yang senang ke pengajian. Ibu Mega menganggap seringnya ibu-ibu hadir ke pengajian akan mempengaruhi manajemen rumah tangga dan kecakapan para ibu-ibu mengurus keluarga. Sikap yang tidak menggambarkan seorang negarawan," kata dia, saat dihubungi media, di Jakarta, Senin (20/2/2023).

Ia mempertanyakan korelasi antara ibu-ibu yang sering datang ke pengajian dengan aktivitas mereka mengurus rumah tangga.

"Lalu apa pengaruhnya seringnya ibu-ibu ke pengajian dengan ketidakmampuan mengurus keluarga? Selain itu budaya hadir ke pengajian adalah budaya Indonesia yang patut dilestarikan," tegasnya.

Lebih lanjut, Khadijah membeberkan bahwa kegiatan pengajian yang dilakukan pihak NU kerap membahas isu-isu parenting dan keluarga, tidak hanya melakukan tadarus dan yasinan.

Bahkan secara lantang anggota Demokrat ini mengatakan jika Megawati ingin kualitas keluarga Indonesia lebih baik, maka jangan menyerang ibu-ibu yang senang pergi ke pengajian.

"Melainkan menguatkan program-program di bidang kekeluargaan, salah satunya justru dengan menggandeng ibu-ibu pengajian," pungkasnya.

3. Anggota DPR RI

Anggota Komisi VIII DPR Iskan Qolba Lubis ikut menanggapi pernyataan Ketua Dewan Pengarah BRIN Megawati Soekarnoputri terkait ibu-ibu yang sering pergi pengajian.

Iskan mengatakan komentar Megawati soal ibu-ibu yang sering pergi pengajian dengan isu stunting tidak berhubungan.

“Saya khawatir mungkin ada informasi yang salah yang disampaikan ke Ibu (Megawati) karena sebetulnya stunting itu tidak berhubungan dengan pengajian. Itu adalah masalah pengelolaan gizi kan,” jelas Politikus PKS saat dihubungi tvOnenews, Senin (20/2/2023).

Menurut Iskan, permasalahan stunting adalah kegagalan pemerintah dalam mengelola gizi anak. Dia mengaku heran Megawati malah mengaitkannya dengan pengajian atau kelompok Majelis Ta’lim.

“Jadi sebetulnya stunting itu kan hanya karena bagaimana pemerintah meyakinkan masyarakat. Jadi itu hubungannya dengan gizi, sangat teknis ya. Ya enggak mungkin lah ustad-ustad dengan ilmu terbatas harus menyelesaikan urusan negara begitu,” kata dia.

Dia menambahkan para ibu yang mengikuti Majeis Ta’lim juga tidak mungkin menelantarkan anak-anaknya hingga menyebabkan terjadinya stunting.

“Majelis Ta’lim itu kan paling sekali seminggu, satu jam dua jam,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Iskan menyampaikan bahwa kelompok Majelis Ta’lim justru memberikan dampak positif. Bahkan roda ekonomi bisa berjalan karena ada pihak yang menawarkan produk bisnisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Majelis Ta’lim itu kan juga kearifan lokal di Indonesia. Mereka bisa ketemu, mereka bisa arisan, bahkan mereka bisa membuat kegiatan sosial yang bisa membantu pemerintah,” ujar dia.

“Jadi ini ada apa gitu, kan? Tanpa hujan tanpa angin tiba-tiba Majelis Ta’lim itu dibuat kambing hitam. Aneh aja sih,” tandas Iskan.(saa/rpi/agr/ebs/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri UMKM Tegaskan Pendapatan Driver Ojol Tak Turun Usai Potongan 8% Berlaku

Menteri UMKM Tegaskan Pendapatan Driver Ojol Tak Turun Usai Potongan 8% Berlaku

Menkop mengatakan telah mengkonfirmasi kepada 19 komunitas dan asosiasi ojol dari berbagai daerah. Hasilnya, mayoritas driver ojol mengaku bersyukur dengan kebijakan baru
Pengamat Transportasi Apresiasi Langkah Transformasi KAI Untuk Kenyamanan Masyarakat

Pengamat Transportasi Apresiasi Langkah Transformasi KAI Untuk Kenyamanan Masyarakat

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berkomitmen terus melakukan transformasi dalam meningkatkan kualitas transportasi publik di Indonesia.
Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba di Jakbar, Dua Pria Bawa Puluhan Paket Sabu Ditangkap!

Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba di Jakbar, Dua Pria Bawa Puluhan Paket Sabu Ditangkap!

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Mengenal Gurita Bisnis Rachmat Gobel, Dari Panasonic, Logistik hingga Properti

Mengenal Gurita Bisnis Rachmat Gobel, Dari Panasonic, Logistik hingga Properti

Mengenal profil dan bisnis Rachmat Gobel, pemimpin Panasonic Gobel Group yang merambah elektronik, otomotif, logistik, properti, hingga kesehatan di Indonesia.
Mariano Peralta Dikabarkan Segera Gabung, Bung Ropan: Persib Bandung akan Lari Sangat Kencang 

Mariano Peralta Dikabarkan Segera Gabung, Bung Ropan: Persib Bandung akan Lari Sangat Kencang 

Bung Ropan puji rencana Persib Bandung yang kabarnya akan mendatangkan Mariano Peralta. Apa kata Bung Ropan soal Peralta, calon pemain baru Persib Bandung?
Penampakan Bupati Sukoharjo Etik Suryani di KPK Usai Terjaring OTT

Penampakan Bupati Sukoharjo Etik Suryani di KPK Usai Terjaring OTT

Bupati Sukoharjo Etik Suryani tiba di gedung KPK Jakarta sekira pukul 09.38 WIB. Ia menggunakan masker hitam sambil berjalan menuju pintu gedung KPK.

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Kelly menerangkan, ketiganya juga melakukan perlawanan terhadap pihak kepolisian, saat dilakukan penangkapan. Sehingga pihaknya memberikan tindakan tegas dan terukur.
Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruko yang terletak di komplek ruko Thamarin, Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026).
Demi Piala AFF Super League Diundur, Erick Thohir Peringatkan Klub untuk Tak Persulit John Herdman Bangun Skuad Timnas Indonesia

Demi Piala AFF Super League Diundur, Erick Thohir Peringatkan Klub untuk Tak Persulit John Herdman Bangun Skuad Timnas Indonesia

Perubahan jadwal Super League 2026-2027 ini agar tak ada klub yang menolak panggilan Timnas Indonesia sehingga menyulitkan pelatih John Herdman menyusun skuad Piala AFF 2026. 
Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel antara Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), diprediksi berjalan ketat.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.
Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Putri Indonesia memulai perjuangan di Piala AFF Wanita 2026 hari ini, Jumat (10/7/2026). Garuda Pertiwi akan hadapi Timor Leste pada laga pembuka Grup B.
Selengkapnya

Viral