GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Sambangi Empat Anggota Keluarga yang Hidup Miskin dan Buta

polisi sambangi empat anggota keluarga yang mengalami kebutaan sejak kecil. polisi dan tenaga kesehatan beri vaksin
Kamis, 14 Oktober 2021 - 18:01 WIB
polisi sambangi keluarga miskin dan mengalami kebutaan
Sumber :
  • tim tvone - agus wibowo

Pacitan, Jawa Timur - Kisah kehidupan yang memprihatinkan dialami satu keluarga di Pacitan. Selain hidup di bawah garis kemiskisnan, empat bersaudara ini hidup dalam kegelapan. Sejak dilahirkan hingga usia lanjut, mereka mengalami kebutaan. Keluarga ini adalah Tukiyem, Suminem, Tukijah dan Tukinah. Keluarga ini tinggal di RT 01 RW 09 Dusun Bendo, Desa Bodag, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan. Mereka hanya mengandalkan kepekaan mata batin saja. Semua aktivitas dikerjakan dengan gotong royong. Kini keluarga ini hanya tinggal empat orang perempuan saja. Sadimin telah meninggal  dunia beberapa bulan lalu. Hebatnya, meski tinggal empat orang perempuan, mereka tak pernah mengeluh.

“Kami dilahirkan dari keluarga miskin yang serba terbatas, dapat menyambung hidup dengan makan seadanya. Kemana-mana hanya bisa menghafal dari panca indera mata batin saja. Kalo jalan jarak jauh pernah terjatuh hingga lupa jalan pulang,” kata Tukiyem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut cerita orang, orang tua kami adalah pasangan Giman dan Tumi. Keduanya dapat melihat seperti manusia normal. Akan tetapi apa yang membuat mereka terlahir dengan kebutaan, hingga kini belum dapat terungkap. Di usianya yang telah lanjut, mereka hanya bisa pasrah dan pantang mengeluh kepada Yang Maha Kuasa.

“Orangtua saya dulu katanya orang tidak buta mas. Semua hanya bisa pasrah saja. Tidak ada beras, ketela pun bisa dimakan,” tambah Suminem.

Melihat usia dan kondisi fisik yang tak sempurna, Kapolres Pacitan Akbp Wiwit Ari Wibisono memberi nasihat agar mereka tetap bersyukur apapun kondisinya.

"Kami sengaja berkunjung ke rumah keluarga ini ingin melihat langsung kehidupan mereka. Kondisinya memang memprihatinkan, kita beri semangat agar di sisa hidupnya dijalani dengan ikhlas. Selain itu kita bersama tenaga kesehatan memberikan vaksinasi terhadap keempat anggota keluarga ini, ada juga sejumlah bantuan sembako dan uang tunai kita serahkan,” lanjut Kapolres Pacitan Akbp Wiwit Ari Wibisono, dengan nada tersendat dan mata berkaca-kaca.

Di ruang dapur tradisonal yang mereka miliki, keempat anggota keluarga ini berbincang bersama Kapolres sambil duduk di papan kecil yang terbuat dari kayu. Keempat lansia yang tersisa kini pun mengaku berterima kasih dan senang karena gubuknya telah disinggahi “Pak Polisi” meski secara nyata mereka tak melihatnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Jika berbicara soal pengalaman dan statistik, nama Megawati Hangestri Pertiwi jelas lebih unggul dari Jordan Wilson. Bukan tanpa alasan, Hyundai Hillstate berani menyatukan dua karakter 
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp5,6 triliun.
Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Lewis Hamilton menilai Ferrari mungkin melewatkan detail penting yang kini dimaksimalkan para rival pada F1 2026.
Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 
Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral