News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Hashim Saat Prabowo Lobi Megawati Calonkan Jokowi di Pilkada DKI: Tadinya Dukung Fauzi Bowo

Hashim Djojohadikusumo, adik kandung dari Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa awal mula kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Jakarta adalah diboyong oleh Prabowo.
Minggu, 12 Maret 2023 - 17:39 WIB
Hashim Djojohadikusumo
Sumber :
  • Tim tvOne/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Hashim Djojohadikusumo, adik kandung dari Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa awal mula kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Jakarta adalah diboyong oleh Prabowo.

Menurut dia, sosok kakaknya lah yang mengantarkan Joko Widodo kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang bawa Pak Jokowi ke Jakarta bulan April 2012 itu Pak Prabowo Subianto, saudara-saudara," ucap Hashim saat sambutan dalam acara deklarasi Prabowo Mania 08 di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/5/2023).

Hashim menjelaskan, saat Prabowo menemui Megawati, mulanya Megawati sempat menolak sosok Jokowi untuk maju ke kancah Pilgub DKI 2012.

Meskipun demikian, Prabowo kembali datang untuk meyakinkan Megawati agar PDIP dapat mengusung Jokowi ke Pilgub DKI. 

"Waktu itu Ibu Mega belum mau mendukung Pak Jokowi, itu sejarah itu. Dan Pak Prabowo datang lagi, sayang lagi ketemu lagi, pelan-pelan meyakinkan ibu," ungkapnya.

Sebab, menurut Hashim, saat itu Megawati masih kukuh dengan pendiriannya mendukung Fauzi Bowo sang Gubernur Petahana DKI.

"Yang waktu itu, partai beliau PDIP mendukung Pak Fauzi Bowo. Yang kata Pak Prabowo itu Pak Jokowi sendiri, karena Pak Jokowi bilang ke Prabowo hendaknya Pak Prabowo bisa (bilang) sama ibu karena yang saya dengar PDIP dukung Fauzi Bowo," jelas Hashim.

"Itu Pak Jokowi bilang ke saya dan Pak Prabowo bulan April 2012. Dan waktu itu Pak Prabowo ketemu Bu Mega disaksikan oleh almarhum Tjahja Kumolo, di situ Pak Prabowo mulai untuk meyakinkan ibu untuk mencalonkan Pak Jokowi," bebernya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa saat masa Pilgub DKI 2012 hanya dua partai di Jakarta yang mencalonkan Jokowi sebagai gubernur DKI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hanya dua dari 36 partai yang mendukung Pak Jokowi, PDIP 11 kursi Gerindra 17 kursi, perlu 15 kursi untuk mencalonkan cagub, PDIP tidak bisa sendiri hanya 11 kursi," terang dia.

"Dan kami waktu itu 2 partai lawan 34 partai. Di DKI waktu itu 2012 36 partai, kita melawan 34 partai dan menang waktu itu. Dan Pak Prabowo mendukung dan menjadikan Jokowi-Ahok, itu sejarah dan itu saksi," pungkasnya. (rpi/ebs)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Selengkapnya

Viral