News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kaya dari Barang Ilegal, Inilah 7 Gembong Narkoba Tajir Melintir di Dunia, Termasuk di Indonesia?

Bisnis narkoba memang mendatangkan uang secara instan, namun bisnis ini menjadi salah satu bisnis ilegal. Berikut 7 daftar gembong narkoba terkaya di dunia.
Kamis, 16 Maret 2023 - 16:31 WIB
7 Gembong Narkoba dengan Kekayaan paling fantastis
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com/ REUTERS

Jakarta, tvOnenews.com - Narkoba atau Narkotika serta obat-obatan terlarang dikenal sebagai zat yang membuat candu bagi orang yang pernah mencicipinya. 

Narkoba merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan obat terlarang merupakan barang ilegal bila tidak memiliki izin dan dosis yang berlebih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi yang menggunakannya dalam dosis yang dianjurkan oleh dokter, zat ini dapat digunakan sebagai proses penyembuhan karena efeknya yang dapat menenangkan. Namun bila digunakan dalam dosis yang berlebihan, maka akan menyebabkan kecanduan. 

Bisnis narkoba memang mendatangkan uang secara instan, namun bisnis ini menjadi salah satu bisnis ilegal. Meski begitu, bisnis ini dapat berkembang pesat sebab angka permintaan dan penawaran yang tinggi.

Beberapa pemimpin bisnis ilegal ini menjadi seorang konglomerat sebab meraup keuntungan dengan nilai fantastis. Sejumlah gembong narkoba dengan kekayaan terbesar di dunia menurut Worthly.com terangkum dalam 7 orang berikut ini:

Pablo Escobar

Pablo Escobar menjadi orang terkaya di dunia sebagai seorang gembong narkoba. Pria asal Kolombia ini dikenal sebagai raja narkoba legendaris. Ia juga merupakan bos terbesar dalam sebuah kartel narkoba terkaya dalam sejarah di dunia.

Pablo Escobar merupakan salah satu pendiri dari Kartel Medellin di Kolombia. Dari Bisnis barang ilegal tersebut, kekayaan Escobar dapat diperkirakan mencapai US$30 miliar atau sebesar Rp463,24 triliun. 

Pada masa puncak kejayaannya menjadi dalang atas kriminal dengan sejumlah transaksi kokain ke pasar Amerika Serikat. Namun hidup Pablo Escobar berakhir ketika ia tertembak mati dalam baku tembak untuk menangkap dirinya pada Desember 1993. 

Amado Carrillo Fuentes

Gembong narkoba dengan kekayaan terbanyak urutan kedua ada Amado Carrillo Fuentes. Seorang pemimpin dari Kartel Juarez yang berada di Meksiko setelah menyingkirkan bos sebelumnya, Rafael Aguilar Guajardo.

Dengan menjalankan bisnis ilegalnya, kekayaannya yang mencapai US$25 miliar atau setara dengan Rp386,03 triliun.

Amado Carrillo Fuentes dikenal sebagai seorang pemimpin kartel yang kejam, hingga membuatnya menjadi buronan polisi di negaranya. 

Untuk dapat terhindar dari kejaran polisi, ia menjalani operasi plastik untuk mengubah penampilannya dan identitasnya. Namun ia justru meninggal saat menjalani operasi tersebut. 

Fuentes tewas usai menjalani sebuah operasi plastik pada 1997. Kedua dokter yang sempat melakukan operasi plastik terhadapnya dibunuh serta dibungkus menggunakan beton di dalam sebuah drum baja. 


Ilustrasi Narkoba. (Ist)

Dawood Ibrahim Kaskar

Bos besar narkoba lainnya yaitu Dawood Ibrahim Kaskar yang telah menjadi buron oleh pihak kepolisian sejak 1993. 

Kaskar sempat menempati posisi ketiga sebagai buronan yang paling dicari oleh FBI di seluruh dunia pada tahun 2011 dengan berbagai tuduhan. 

Dawood Ibrahim Kaskar telah dituduh melakukan kejahatan, seperti terorisme, pembunuhan, dan perdagangan narkoba. 

Dirinya merupakan pemimpin dari sindikat D-Company pada tahun 1970-an, sindikat tersebut telah merambah mulai dari Asia, menuju Eropa dan Afrika.

Kekayaan Dawood Ibrahim Kaskar diperkirakan mencapai sekitar US$6,7 miliar atau senilai Rp103,4 triliun. Ia merupakan anak dari seorang polisi India, hingga kini Kaskar masih melakukan kejahatannya dengan membangun jaringan dan mengumpulkan keuntungan. 

Sebab hingga kini Dawood Ibrahim Kaskar masih berstatus sebagai buron.

The Ochoa Brothers

Ochoa bersaudara ini merupakan tiga di antara pendiri Kartel Medellin, Kolombia. Ketiga saudara tersebut bernama Jorge Luis Ochoa Vasquez, Juan David Ochoa Vasquez, dan Fabio Ochoa Vasquez.

Ochoa bersaudara ini diperkirakan memiliki kekayaan sekitar US$6 miliar atau Rp92,64 triliun. Tiga bersaudara ini merupakan di antara para pendiri Kartel Medellin bergabung dengan Pablo Escobar. 

Ketiganya pernah menjadi sosok miliarder global yang tercatat oleh Forbes pada 1987. Kemudian tetap bertahan hingga pada tahun 1992.

Salah satu saudaranya, Jorge Luis Ochoa Vasquez menyerah dan ia ditangkap sekitar pada tahun 1991 serta menjalani hukuman selama 5,5 tahun penjara. 

Sementara Juan David meninggal pada tahun 2013 dan Fabio telah ditangkap. Kini Fabio tengah menjalani hukuman selama 30 tahun penjara di Amerika Serikat.

Khun Sa

Khun Sa dulunya merupakan seorang pemimpin militer Shan. Pada akhir perang, ia melarikan diri ke Myanmar. Selama pelariannya tersebut, ia mulai merasakan sensasi dari opium dan menjual heroin serta mengawasi produksi obat-obatan tersebut di Asia Tenggara.

Atas perbuatannya mengoperasikan narkoba, ia meraup keuntungan senilai US$5 miliar atau Rp77,2 triliun. Namun, pada akhirnya ia pun menyerah kepada pemerintah Myanmar dengan harapan tidak akan diserahkan pada Amerika Serikat.


Ilustrasi Narkoba. (Ist)

Jose Gonzalo Rodriguez Gacha

Gembong narkoba berikutnya masih dari Kolombia dan juga menjadi salah satu pendiri dari Kartel Medellin bersama Pablo Escobar, The Ochoa Brothers, dan Carlos Lehder, yaitu Jose Gonzalo Rodriguez Gacha. 

Jose Gonzalo memiliki harta sebesar US$5 miliar atau sekitar Rp77,2 triliun. Selama memimpin dalam kartel, ia berperan dalam persiapan dalam rute perdagangan narkoba di seluruh Amerika Serikat. 

Selain itu, Jose Gonzalo juga membangun laboratorium dalam hutan dimana tempat kartel tersebut membuat kokain. 

Gilberto dan Miguel Orejuela

Sementara itu, Gilberto dan Miguel Orejuela adalah pendiri Kartel Cali juga salah satu rival Kartel Medellin. Keduanya memiliki kekayaan sebesar US$3 miliar atau dalam rupiah sebesar Rp46,32 triliun.

Pada awalnya, Kartel Medellin yang dipimpin oleh Gilberto dan Miguel Orejuela menjual belikan ganja ke Amerika Serikat, kemudian berganti menjadi Kokain. Kejayaan mereka berujung pada di penjara, Gilberto dan Miguel telah ditangkap serta diekstradisi ke Amerika Serikat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masing-masing menjalani vonis hukuman 30 tahun penjara dengan pengamanan sangat ketat. 

Itulah 7 Gembong Narkoba yang memiliki kekayaan fantastis di dunia. Semoga informasi ini menambah pengetahuan Anda. Dapatkan berita menarik lainnya di tvOnenews.com di Google News. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepercayaan Publik Jadi Penentu Persaingan Fintech Investasi, Ini Hasil Survei Nasional

Kepercayaan Publik Jadi Penentu Persaingan Fintech Investasi, Ini Hasil Survei Nasional

Persaingan di industri fintech investasi semakin ketat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset digital dan layanan keuangan berbasis teknologi.
Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Netizen TikTok menyoroti video viral seorang ibu dengan delapan orang anak yang memprihatinkan. Di sisi lain, bayi bungsunya juga hanya berbobot 2 kilogram.
TNI Kerahkan Dua Helikopter Bell Evakuasi Warga dari Pedalaman Ugimba Papua Tengah

TNI Kerahkan Dua Helikopter Bell Evakuasi Warga dari Pedalaman Ugimba Papua Tengah

Koops TNI Habema mengevakuasi seorang warga lokal dari wilayah Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Minggu (9/8/2026), dengan mengerahkan 2 unit helikopter.
Kenyataan 'Mimpi di Siang Bolong' Milanisti USNI Kala AC Milan Bertanding di SUGBK

Kenyataan 'Mimpi di Siang Bolong' Milanisti USNI Kala AC Milan Bertanding di SUGBK

Sabtu (8/8/2026) menjadi hari yang dinanti para pecinta klub sepakbola asal Italia yakni AC Milan khususnya bagi mereka di Indonesia.
Persib Konfirmasi Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Robert Rene Alberts yang Bikin Maung Bandung Hiasi Daftar Hitam

Persib Konfirmasi Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Robert Rene Alberts yang Bikin Maung Bandung Hiasi Daftar Hitam

PT Persib Bandung Bermartabat mengkonfirmasi bahwa kasus FIFA Registration Ban tidak berhubungan dengan periode terdekat. 
Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Dalam tulisan berjudul Istana Menghormati Marwah Ulama, Gus Miftah menyebut keputusan PBNU menggelar muktamar di Tambakberas merupakan langkah kembali ke akar sejarah NU.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Selengkapnya

Viral