News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim Reserse Percut Seituan Ringkus Pencuri Kambuhan, Satu Ditembak

Tim Unit Reskrim Polsek Percut Seituan berhasil meringkus 3 pelaku pencurian dengan pemberatan dari 2 lokasi berbeda. Salah satunya terpaksa ditembak pada bagian kaki lantaran mencoba melawan hingga melarikan diri
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 13:30 WIB
Tim Reserse Percut Seituan Ringkus Pencuri Kambuhan, Satu Ditembak
Sumber :
  • Tim TvOne/Bahana Situmorang

Medan - Tim Unit Reskrim Polsek Percut Seituan berhasil meringkus 3 pelaku pencurian dengan pemberatan dari 2 lokasi berbeda. Salah satunya terpaksa ditembak pada bagian kaki lantaran mencoba melawan hingga melarikan diri. 

Menurut Kapolsek Percut Seituan Kompol M Agus Setiawan mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari peristiwa pencurian 50 kotak keramik lantai di Jalan Perhubungan, Simpang Beo, Desa Lau Dendang pada 21 Oktober 2021 milik korban berinisial RF (wanita 45) yang merupakan warga Jalan Persatuan 3, Dusun 16, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas peristiwa ini korban membuat laporan pengaduan ke Polsek Percut Seituan. Berdasarkan informasi itu, polisi langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan diketahui pelaku berjumlah 2 orang berinisial MJ alias Black warga Jalan Perhubungan, Gang Merpati Percut Seituan. Black merupakan residivis yang sudah 4 kali masuk penjara dalam kasus yang sama dari tahun 2015 hingga 2019. Selain itu, polisi juga mengamankan BUR alias Ucok (40) warga tanah Garapan Lau Dendang.

"Hingga akhirnya kita berhasil meringkus keduanya berikut seorang penadah barang curian berinisial TA alias Miji. Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku kerap beraksi melakukan pencurian dengan pemberatan sedikitnya di 7 lokasi berbeda. Salah satunya di Jalan Pengabdian, Desa Laut Dendang, Percut Seituan. Bahkan keduanya terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa korbannya berinisial RA (19) warga Jalan Perhubungan, Percut Seituan," ucap Agus Setiawan di halaman Polsek Percut Seituan (22/10/2021)

Tambahnya lagi, Tersangka MJ alias Black ditangkap Polisi pertama kali pada hari Kamis, tanggal 21 Oktober 2021 saat berada di salah satu cafe, Desa Sampali. Saat diinterogasi, Black mengakui perbuatannya bersama rekannya berinisial BUR alias Ucok yang juga berhasil ditangkap. Dari keterangan keduanya barang curian dijual pada seorang penadah berinisial TA alias Miji yang juga turut kita amankan," sebut Kompol M. Agus Setiawan.

Selanjutnya, Polisi bergerak mencari barang bukti hasil kejahatan lainya dan pelaku diminta untuk menunjukan lokasinya.

Selain 2 tersangka dan 1 penadah barang curian, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 42 kotak keramik lantai, 1 becak motor barang, 1 pisau sangkur, 1 kunci L dan 1 sepatu serta 1 tas pinggang milik pelaku. (Bahana Situmorang/ Wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Hector Souto Optimistis! Timnas Futsal Indonesia Disebut Bisa Tumbangkan Jepang di Semifinal

Hector Souto Optimistis! Timnas Futsal Indonesia Disebut Bisa Tumbangkan Jepang di Semifinal

Timnas futsal Indonesia mencetak sejarah baru di ajang Piala Asia Futsal 2026 setelah berhasil melangkah ke babak semifinal.
Siapakah Jeffrey Epstein? Dalang Dibalik Ramainya Kasus Epstein Files yang Menyeret Sejumlah Tokoh Dunia

Siapakah Jeffrey Epstein? Dalang Dibalik Ramainya Kasus Epstein Files yang Menyeret Sejumlah Tokoh Dunia

Jeffrey Epstein belakangan ini jadi sorotan dunia setelah Kementerian Kehakiman Amerika Serikat merilis arsip sebanyak 3 juta halaman dengan nama Epstein File

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT