News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyebab Kematian Mustopa Pelaku Penembakan Gedung MUI Masih Misterius

Polda Metro Jaya belum mengungkap penyebab kematian dari Mustopa NR selaku pelaku penyerangan dan penembakan di Gedung MUI, Jakarta Pusat. 
Kamis, 4 Mei 2023 - 20:25 WIB
Mustofa pelaku penembakan di Kantor MUI ingin diakui sebagai wakil nabi, tulis surat singgung tentang akhir zaman
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya belum mengungkap penyebab kematian dari Mustopa NR selaku pelaku penyerangan dan penembakan di Gedung MUI, Jakarta Pusat. 

Hal itu membuat misteri penyebab kematian dari Mustopa NR pelaku penyerangan dan penembakan di Gedung MUI. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati pihak kepolisian mengaku proses autopsi jasad dari pelaku penyerangan dan penembakan di Gedung MUI telah rampung terlaksana. 

"Proses dari autopsi adalah proses forensik yang kemudian hasilnya tentu dibenarkan kemarin telah selelsai," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada awak media, Jakarta, Kamis (4/5/2023).

Trunoyudo menuturkan pihaknya tengah memeriksa jasad Mustopa NR dengan sejumlah metode dalam menentukan penyebab kematiannya. 

Ia mengaku akan mengumumkan penyebab kematian dari pelaku jika proses pemeriksaan tersebut rampung terlaksana. 

"Tentunya menjadi simpulan pada analisis proses penyidikan yang disampaikan adalah dalam bentuk analisis proses penyidikan. Karena terkait autopsi kan adalah hasil yang dihasilkan secara forensik kemudian kepentingan-kepentingan penyidik, nanti penyidik akan menyampaikan dalam bentuk analisis proses penyidikan," ungkapnya. 

Penyakit Asma Atau Jantung, Polisi Lakukan Metode Pantologi Anatomi pada Jasad Pelaku Penyerangan dan Penembakan Gedung MUI 

Pihak Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati rampung melaksanakan proses autopsi jasad Mustopa NR pelaku aksi penyerangan dan penembakan Gedung MUI, Jakarta Pusat. 

Meski proses autopsi rampung terlaksana, pihak RS Polri Kramat Jati masih belum dapat menyimpulkan sebab dari kematian pelaku penyerangan dan penembakan tersebut. 

Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Hariyanto mengatakan pihaknya bakal melakukan pemeriksaan jasad dengan metode patologi anatomi.  

"Pemeriksaan autopsi terhadap pelaku penembakan yang terjadi di Kantor Pusat MUI kemarin sudah kita lakukan autopsi kita masih perlu pendalaman untuk pemeriksaan laboratorium dari organ dalamnya untuk memastikan sebab kematian yang bersangkutan karena apa. Jadi uji patologi anatomi," kata Hariyanto kepada awak media di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Rabu (3/5/2023).

Hariyanto menuturkan uji patologi merupakan metode pemeriksaan organ dalam yang dilakukan pihak laboratorium. 

Kata dia langkah itu diperlukan untuk mengetahui riwayat penyakit yang diderita pelaku semasa hidupnya. 

Sebab, didapati pelaku tewas usai melangsungkan aksi penyerangan dan penembakan diduga akibat mengidap suatu penyakit yang dideritanya. 

"Jadi saat kejadian itu si pelaku itu kan menembakan diketahui orang banyak kemudian lari, kemudian pingsan. Artinya sejak dia nembak sampai dia jatuh ini kenapa penyebabnya. Jadi pemeriksaan-pemeriksaan itu kita mengambil organ dalam untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium patologi anatomi," kata Hariyanto. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang di tasnya itu ada obatan-obatan asma, termasuk itu. Jdi dari patologi anatomi sebenarnya yang asma yang bisa membunuh itu pengaruhnya, ya itu nanti pengaruhnya ke jantung dan sebagainya. Jadi nanti hasil dari pemeriksaan patologi yang akan menjawab bahwa yang bersangkutan ini sebenarnya sebab kematian itu karena apa," sambungnya. (raa/ebs) 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) (Persero) Tbk. dengan PT Inti Alasindo Energy pada kurun waktu 2017–2021 yakni sebesar 15 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp246 miliar (kurs Rp16.400 per dolar AS).
Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, memiliki rating yang cukup baik meski Cremonese menderita kekalahan telak. Mereka dihancurkan dengan skor 0-5 oleh Juventus dalam lanjutan Liga Italia.
Main Padel Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Main Padel Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Main padel tak hanya seru, tapi juga bisa membantu menurunkan berat badan. Simak tips agar bakar kalori lebih efektif tanpa terasa berat.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
Dalam 10 Menit, Angin Puting Beliung Hajar 3 Desa di Tulungagung Jatim dan Rusak Puluhan Rumah

Dalam 10 Menit, Angin Puting Beliung Hajar 3 Desa di Tulungagung Jatim dan Rusak Puluhan Rumah

Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Senin (12/1) sore. Sebanyak 41 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung yang muncul tiba-tiba.
Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.

Trending

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.
Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Real Madrid resmi mengumumkan pemecatan Xabi Alonso pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Keputusan ini diambil setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 jiwa di Jakarta terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan mencari perlindungan di lokasi pengungsian setelah banjir besar merendam pemukiman mereka, Senin (12/1).
Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Real Madrid dikabarkan mengalami dinamika di ruang ganti sebelum laga kontra Barcelona. Kekalahan di laga itu kemudian berujung kepada pemecatan Xabi Alonso.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Dalam 10 Menit, Angin Puting Beliung Hajar 3 Desa di Tulungagung Jatim dan Rusak Puluhan Rumah

Dalam 10 Menit, Angin Puting Beliung Hajar 3 Desa di Tulungagung Jatim dan Rusak Puluhan Rumah

Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Senin (12/1) sore. Sebanyak 41 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung yang muncul tiba-tiba.
Murka! Anne Ratna Mustika Bantah Isu Tak Lirik Anak sejak Pisah dengan KDM: 14 Bulan ini Sudah Bertemu 4 Kali

Murka! Anne Ratna Mustika Bantah Isu Tak Lirik Anak sejak Pisah dengan KDM: 14 Bulan ini Sudah Bertemu 4 Kali

Anne Ratna Mustika, mantan istri Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) menepis fitnah tentang dirinya tidak pernah bertemu putri bungsunya, Ni Hyang sejak cerai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT