News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‘Takut Film Horor tapi Hobi Koleksi Tengkorak’ Pengakuan dr Sumy Hastry yang Tangani Kasus Freddy Budiman hingga Brigadir J, Alasannya...

Ahli forensik dr Sumy Hastry pernah membantu autopsi Brigadir J hingga eksekusi Freddy Budiman. Tapi, ia takut film horor dan koleksi tengkorak, ini alasannya..
Selasa, 6 Juni 2023 - 04:30 WIB
dr Sumy Hastry
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com – “Takut film horor tapi koleksi tengkorak manusia,” pengakuan menarik dilontarkan oleh ahli forensik ternama yakni dr Sumy Hastry Purwanti yang turut membantu menangani kasus Freddy Budiman hingga Brigadir J.

Keahlian dokter forensik dr Sumy Hastry tak perlu diremehkan lagi. Berbagai kasus fenomenal di tanah air berhutang budi pada jasanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepanjang karirnya, dr Sumy Hastry pernah membantu identifikasi korban bom Bali I dan JW Mariot, korban kecelakaan pesawat Sukhoi, pembunuhan Brigadir J hingga eksekusi Freddy Budiman si gembong narkoba.

Ternyata, wanita yang biasa disapa dr Hastry ini merupakan polwan pertama di Asia yang menjabat sebagai dokter forensik.

Begitu hebat kemampuannya, banyak yang kagum dan penasaran bagaimana kepribadiannya dalam kehidupan sehari-hari.

dr Sumy Hastry (sumber: kolase)

Dilansir dari kanal Youtube Deddy Corbuzier, sisi yang jarang terlihat dari dr Sumy Hastry dikupas tuntas.

Diketahui, dr Sumy Hastry telah berkecimpung di bidang forensik sejak tahun tahun 2000 silam. Selama bertugas menangani autopsi korban kecelakaan hingga pembunuhan, ia mengaku sama sekali tak merasa takut ataupun jijik.

“Gak juga (takut dan jijik), jadi ya saya juga kadang gak ngerti dengan diri saya. Itu sesuatu pemberian dari Tuhan ya, saya tidak merasakan apa-apa,” ungkap dr Hastry.

Ia menyampaikan bahwa selama ini dirinya hanya berusaha menjalankan tugas dengan baik. Kala itu, dr Sumy Hastry sempat dirundung dokter lain karena menaruh titik tembak pada napi untuk dieksekusi.

“Saya hanya bekerja nih harus saya tolong, sama aja saya juga dibully waktu jadi tim menaruh titik tempel di napi mau ditembak mati. Kan gak ada dokter yang mau,” kenangnya.

Jam terbang yang tinggi membuat wanita kelahiran 1970 bisa mendeteksi waktu kematian jenazah hanya berdasarkan bau.

“Aku membaui jenazah ini meninggal hari keberapa itu bisa tahu karena terbiasa, walaupun gak ada ilmiahnya” pungkas dr Sumy Hastry.

“Aku langsung ngomong penyidik, ‘mas ini meninggalnya udah 6 hari nih’. Penyidik butuh banget waktu kematian untuk cari alibi kan,” lanjutnya.

Sang ahli forensik mengatakan dirinya tak pernah memakai masker saat melakukan autopsi jenazah. Hal ini bisa memudahkan dirinya untuk mengetahui penyebab kematian.

“Saking biasanya aku gak pakai masker, jadi ya udah saya hirup dekat. Kalau yang tenggelam, korban AirAsia ketemu di laut, Sukhoi. Oh, ini baunya karena jatuh, ledakan, kebakar, kayak mercon kemarin. Terus keracunan, bau-baunya juga beda, semua karena insting dari pengalaman,” jelas dr Hastry.

Pengakuan dr Sumy Hastry Takut Film Horor tapi Koleksi Tengkorak Manusia

Meski kesehariannya selalu bersinggungan dengan jenazah, dr Sumy Hastry mengatakan tak pernah mau menonton film horror.

“Saya gak pernah nonton film setan, dibujuk dibayar gak pernah mau,” ungkapnya.

Di hadapan Deddy Corbuzier, dr Hastry mengaku takut menonton film horor yang membuatnya tak bisa tidur.

“Karena gak bisa tidur seminggu,” lanjutnya.

Jawaban unik itu pun menuai gelak tawa di studio, ayah dari Azka Corbuzier pun terkejut mendengarnya.

“Eh, gimana? Maaf, maaf saya tidak terima,” kata Deddy Corbuzier.

dr Sumy Hastry (sumber: Youtube Deddy Corbuzier)

Sekedar menonton film vampire membuat dr Hastry begitu ketakutan selama seminggu. Hal ini membuatnya kapok dan enggan menonton film bergenre horor lagi.

“Iya tanya anakku tuh, nonton vampire aja aku ketakutan. Gak tahu aku gak ngerti. Aku kalau nonton, gak tidur-tidur selama seminggu. Abis itu kapok gak mau. Ditakut-takutin jantungku itu loh,” jawab dr Sumy Hastry.

Ia justru lebih memilih terkunci di kamar jenazah dibandingkan menonton film tersebut.

“Tapi kalau sendirian di kamar jenazah, mau tidur di sebelah jenazah. Pernah aku terkunci di kamar jenazah ya gak masalah. Aku harus tetap waras di dunia yang tidak waras ini,” ungkap dr Hastry.

Uniknya, ahli forensik berusia 53 tahun itu melontarkan pernyataan mencengangkan di kanal Youtube Deddy Corbuzier. Rupanya, ia suka mengoleksi tengkorak manusia.

“Aku koleksi tengkorak, dibawa harusnya ya,” ujar dr Sumy Hastry.

Dokter yang turut membantu eksekusi Freddy Budiman itu biasanya meminta izin untuk membawa pulang tengkorak dari jenazah tanpa identitas.

Salah satu tujuannya adalah sebagai materi pengajar mahasiswa kedokteran.

“Asli, jadi kan ada jenazah-jenazah yang gak dikenal. Ya aku minta penyidiknya ‘buat aku saja’. Trus buat mengajar anak-anak mahasiswa kedokteran,” tutur dr Sumy Hastry.

Tak hanya itu, tengkorak manusia itu ternyata juga sering diajak berbicara layaknya seorang teman.

“Koleksi juga jadi buat teman ngomong kalau bete galau, gitu kan. Kan dia gak akan jawab, gak akan cerewet kok, gak akan bantah kita kan,” lanjut dr Hastry.

Suami dari Sabrina Chairunnisa itu pun mengamini pernyataannya.

“Ya benar juga sih, kalau Anda ngomong ke tengkorak tuh gak masalah. Yang jadi masalah kalau tengkoraknya jawab balik,” balas Deddy Corbuzier sambil disambut gelak tawa dr Sumy Hastry.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, klik di sini.

(rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi memfinalisasi Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI. Dua instrumen ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kebijakan, riset, hingga investasi.
Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral