News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AM Hendropriyono Dituding Lakukan Pelanggaran HAM Masa Lalu, Begini Jawaban Mantan Kepala BIN Itu ...

Nama AM Hendropriyono sudah tak asing bagi publik, terutama karena pernah menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), karier pun militer tak kalah.
Selasa, 4 Juli 2023 - 13:54 WIB
AM Hendropriyono Dituding Lakukan Pelanggaran HAM Masa Lalu, Begini Jawaban Mantan Kepala BIN Itu ...
Sumber :
  • Instagram @AM.Hendropriyono

tvOnenews.com - Nama Jenderal TNI (HOR) (Purn)Abdullah Mahmud Hendropriyono atau biasa dikenal AM Hendropriyono tentu sudah tidak asing di dunia intelijen dan militer Indonesia.

Jenderal yang kerap dijuluki 'The Master of Intelligence' sudah malang melintang, dalam riwayatnya, Hendropriyono pernah menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Julukan ini hadir bukan tanpa sebab, melainkan karena AM Hendropriyono menjadi profesor di bidang ilmu filsafat intelijen pertama di dunia. 

Tercatat pada tahun 2014, mertua eks Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa ini pernah dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang intelijen oleh Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).


AM Hendropriyono, Mantan Kepala BIN. (Instagram/AMHendropriyono)

Hendropriyono juga menjadi Guru Besar bidang intelijen pertama di Indonesia, bahkan dapat klaim pertama di dunia.

Di bidang militer, Hendropriyono telah banyak terjun di berbagai medan operasi, salah satunya ketika berhasil menyergap pimpinan Barisan Rakyat (Bara), yang bernama Sukirjan alias Siauw Ah San, pada 4 Desember 1973.

Dibalik kesuksesannya, ternyata AM Hendropriyono mengaku tidak pernah menembak musuh, meski memiliki power dan pengalaman.

Hal itu diungkap ketika AM Hendropriyono diwawancarai oleh salah satu acara talkshow di stasiun televisi swasta.

Disinggung bahwa dari rujukan judul suatu berita, menyoal sejarah karier Hendropriyono, yang cemerlang saat muda dan isu HAM saat tua.

Seperti diketahui, masa lalu Hendropriyono yang disebut-sebut terkait sejumlah dugaan pelanggaran HAM (Hak Asasai Manusia).

Bahkan Kontras (Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) mencatat bahwa tokoh intelijen itu punya catatan hitam kasus pelanggaran HAM saat di militer maupun ketika menjabat Kepala BIN.


Kisah AM Hendropriyo pernah perang lawan anak didiknya sendiri saat masih aktif di TNI.
(tangkapan layar / Instagram/AMHendropriyono)


Merespons hal itu, menurutnya satu-satunya yang bisa dipercaya satu-satunya dari tudingan tersebut adalah hukum.

"Saya juga beragama, seorang muslim, saya punya anak, punya cucu (punya keluarga), saya juga manusia, bukan binatang," ujar Hendropriyono dilansir dari tayangan POV Liputan6 SCTV.

Kemudian, mantan Panglima Kodam Jayakarta (1993-1994) ini bercerita pengalamannya ketika di medan tempur.

"Di medan tempur saja, rasanya saya belum pernah menembak musuh saya, tapi saya suruh pasukan saya dong, karena kalau tidak, dia yang menembak saya di pertempuran," tuturnya.

"Karena saya bilang, kalau saya yang pegang senjata, saya gak bisa mikir, jadi pikiran saya cuma satu, menembak dia (musuh) saja," ujarnya.

Menurutnya, ia sudah tidak bisa berpikir bahwa nanti terkepung musuh atau mengepung, makanya dirinya harus menenangkan diri buat berpikir.

"Jadi soal seperti membunuh musuh, apalagi yang bukan musuh, itu nggak ada di dalam kamus kita sebagai seorang manusia, apalagi orang beragama, orang yang dididik," terangnya.

"Jadi orang ini (orang dari luar), gak ngerti Intelijen dan main tuduh karena dasarnya kecurigaan," ungkapnya.

Ia berpesan soal tuduhan terhadapnya bahwa harus melihat fakta dan kenyataan.

"Jadi itu salah satu nasib saya lah, dalam hidup saya ini, bukan hanya bergelimang sama puji-pujian, saya juga disesakin dipenuhin oleh caci maki dan fitnah," tambahnya. (ind)


Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BBM Solar Jenis Baru B50 Resmi Berlaku per 1 Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya dari Pemerintah

BBM Solar Jenis Baru B50 Resmi Berlaku per 1 Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya dari Pemerintah

BBM solar jenis baru B50 atau biodiesel 50 yang komposisinya terdiri dari campuran 50 persen minyak kelapa sawit serta 50 persen solar, resmi diluncurkan per 1 Juli 2026.
Jadwal Timnas Voli Indonesia Selama Juli 2026, Boy Arnez Cs Incar Gelar Juara di SEA V Cup

Jadwal Timnas Voli Indonesia Selama Juli 2026, Boy Arnez Cs Incar Gelar Juara di SEA V Cup

Bulan Juni 2026 masih menjadi milik Garuda dengan capaian Timnas Voli Putri Indonesia U-18 finis di peringkat empat Princess Cup dan Timnas Voli Indonesia yang menjadi juara AVC Men's Cup 2026. 
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Selengkapnya

Viral