News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hubungan Asli KSP Moeldoko dengan Panji Gumilang Terungkap, Terang-terangan Eks Panglima TNI itu Bilang...

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI TNI (Purn) Moeldoko disebut-sebut sebagai orang yang cukup dekat dengan sosok Panji Gumilang. Terungkap hubungan sebenarnya
Rabu, 5 Juli 2023 - 18:05 WIB
Hubungan KSP Moeldoko dan Pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Panji Gumilang, sosok Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun masih menjadi sorotan publik dengan menuai sejumlah ajaran yang kontroversial.

Pada pemberitaan sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI TNI (Purn) Moeldoko disebut-sebut sebagai orang yang cukup dekat dengan sosok Panji Gumilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, Moeldoko pernah menyampaikan ceramah di Pondok Pesantren Al-Zaytun sebanyak dua kali, ia pun mengakui kedekatannya dengan Panji Gumilang.


Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. (Ist)

Dalam program Fakta, tvOne, KSP Moeldoko menyampaikan hubungannya dengan Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. 

Semua berawal pada saat dirinya menjadi seorang Pangdam. Moeldoko mengaku untuk memasuki Ponpes tersebut sangat susah, sebab lingkungannya yang sangat tertutup. 

Saat itu pun dirinya sempat mendengar adanya isu mengenai NII yang dikaitkan dengan ponpes Al Zaytun. 

“Ya waktu saya Pangdam dulu, Pangdam Siliwangi, saya penasaran dengan Al Zaytun karena yang saya dengar bahwa ada isu tentang NII yang dikaitkan dengan Al Zaytun. Suatu saat saya ingin kesana,” ungkap KSP Moeldoko pada program acara Fakta, tvOne. 

Pada saat itu, ia menceritakan bahwa Moeldoko ingin datang ke Ponpes Al Zaytun dengan misi untuk mengembangkan kesadaran bela negara tanpa merusak tradisi yang sudah ada di pesantren tersebut.  

“Waktu itu komandan korem saya mengatakan, ‘waduh, sulit panglima. Nggak bisa masuk’.  Saya datang kesana, waktu itu juga saya punya misi untuk mengembangkan kesadaran bela negara,” ujarnya.

“Saya tidak ingin kehadiran kami merusak tradisi yang sudah ada di pesantren untuk itu saya minta teman-teman dari pesantren datang ke Kodam, mari kita susun bersama kurikulum yang akan kita kembangkan dalam konteks bela negara,” sambung Kepala Staf Kepresidenan tersebut.

Tak hanya itu, Moeldoko pun mengaku cara tersebut sama seperti yang dilakukan pada pondok pesantren lainnya. Kemudian ia sempat menanyakan ajaran bela negara yang telah disampaikan olehnya masih terlaksana di ponpes tersebut atau tidak. 

“Saya cukup dekat dengan pak Panji Gumilang, kalau saya melihat sampai terakhir saya wawancara. ‘Bagaimana soal bela negara yang ada di dalam (pesantren)?’. ‘Pak, nggak ada yang berubah. apa yang dulu bapak ajarkan ke kami nggak ada yang berubah’,” katanya.

Namun, pada saat ia menjabat sebagai Panglima TNI, Moeldoko sempat menyampaikan bantahan mengenai adanya organisasi NII yang berkembang di pondok pesantren tersebut. 

“Kalau nyatanya di Al Zaytun ada NII berkembang, wah itu pak Panji Gumilang ada orangnya, kenapa nggak tangkep aja. Apa susahnya,” tegasnya. 

Kabar kedekatan ini muncul lantaran ia disebut sebagai ‘Bekingan’ dari Panji Gumilang. Publik lantas mengaitkan hal tersebut, sebab Ponpes Al Zaytun semakin tak tersentuh oleh kegaduhan apapun. 

Sosok Bekingan Ponpes Al Zaytun


Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. (Ist)

Dilansir dari Catatan Demokrasi TvOne pada Rabu (21/6/2023), bersama dengan Pendiri Yayasan Pesantren Indonesia Imam Supriyanto, borok Ponpes Al Zaytun dikupas habis.

Banyak yang penasaran siapa sosok yang menjadi ‘bekingan’ Panji Gumilang, pasalnya Ponpes Al Zaytun tak terjamah publik.

Imam Supriyanto menyebutkan bahwa ada sosok ‘Pak Kumis’.

“Ya kan dulu, semua orang maklum sejak Wiranto bisa 100% dulu kan. Orang-orang umum itu sudah ‘eh jangan mainin Zaytun, itu kan punya Pak Kumis’ katanya,” ujar pria yang biasa disapa Mbah Imam.

“Itu orang tau siapa Pak Kumis itu tapi kan terus beliau mendelegasikan kepada yang muda-muda,” lanjutnya.

Mbah Imam yang ditanya jika dirinya mengetahui sosok ‘bekingan’ Panji Gumilang si pemimpin Ponpes Al Zaytun, langsung tertawa terbahak-bahak.

“Kalau gak tahu Pak Kumis, tanya lah. Jadi siapa dulu yang dekat dengan beliau Mbahnya Intelijen di Indonesia. Apa saya terus terang lagi siapa Pak Kumis gitu? Pasti Anda kan tahu,” pungkas Imam.

Selanjutnya, Pendiri Yayasan Pesantren Indonesia Imam Supriyanto menyinggung keterlibatan sosok Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

“Nah, sekarang itu yang sangat dekat sekali dan punya posisi yang sangat menentukan di pemerintahan ini itu seorang kepala staf kepresidenan Pak Moeldoko, yang saya sendiri masih prihatin. Yang kemarin masih membangga-banggakan dan sebagainya. Ini Pak Moeldoko ini bagaimana kan?” ungkap Imam Supriyanto.

Ia juga membeberkan bahwa Moeldoko yang turut memberikan akses untuk Pemimpin Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang untuk bisa terhubung dengan Polres, Polda hingga Mabes Polri untuk menerima bantuan.

“Bahkan saya mendapat informasi, Pak Moeldoko ini yang membuka akses kapan Pak Panji (Panji Gumilang) perlu bantuan ke Polres, ke Polda, Mabes Polri itu tinggal telepon saja,” jelas Imam Supriyanto.

“Ini bukan tuduhan semata ya? Sudah ada bukti-bukti kan Pak Imam,” tanya sang host.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendiri Yayasan Pesantren Indonesia Imam Supriyanto kembali menegaskan bahwa apa yang disebutkan tentang Moeldoko bukanlah tuduhan semata.

“Iya, ini sudah terbukti kemarin kan padahal dari masyarakat itu yang rencananya tiga ribu ternyata hanya ratusan aja kan. Itu istilah teman-teman biarin kita pemanasan dulu saja lah. Jadi pengen lihat reaksi Zaytun,” katanya. (kmr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Fakta Soal Temuan Darah di Apartemen Lula Lahfah

Polisi Ungkap Fakta Soal Temuan Darah di Apartemen Lula Lahfah

Bercak darah di sprai dan tisu saat selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di wilayah Jakarta Selatan.
Risiko Besar! Kemenangan Malaysia Bisa Dibatalkan Jika Pakai 7 Pemain Ini

Risiko Besar! Kemenangan Malaysia Bisa Dibatalkan Jika Pakai 7 Pemain Ini

Pakar sepak bola Malaysia, Zakaria Rahim, memperingatkan potensi bahaya besar bagi sepak bola Malaysia jika federasi tetap memaksakan penggunaan tujuh pemain naturalisasi yang baru-baru ini kembali berstatus aktif.
Riza Chalid Cs Diduga Gunakan Buzzer, Polri dan Kejagung Diminta

Riza Chalid Cs Diduga Gunakan Buzzer, Polri dan Kejagung Diminta

Dugaan kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina yang melibatkan Riza Chalid Cs terus bergulir dan menjadi sorotan tajam publik.
Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
Waspada Beraktivitas, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Pulau Jawa

Waspada Beraktivitas, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Pulau Jawa

Cuaca ekstrem kembali diprediksi akan melanda wilayah di pulau Jawa dan sekitarnya pada penghujung bulan Januari 2026 ini.
Kritik Gatot Nurmantyo Terkait Pernyataan Kapolri Dinilai Tak Sesuai Fakta

Kritik Gatot Nurmantyo Terkait Pernyataan Kapolri Dinilai Tak Sesuai Fakta

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan tegas menyatakan penolakan jika institusi Polri di bawah kementerian/lembaga dalam rapat bersama DPR RI.

Trending

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Penanganan kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang sopir truk di area Pelabuhan PT DABN hingga kini masih terkesan buram.
Banjir Tak Terbendung, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Pintu Laut

Banjir Tak Terbendung, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Pintu Laut

Sejak memasuki awal Tahun 2026, wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya dilanda cuaca ekstrem hingga berdampak banjir dan melumpuhkan sejumlah akses publik.
Kritik Gatot Nurmantyo Terkait Pernyataan Kapolri Dinilai Tak Sesuai Fakta

Kritik Gatot Nurmantyo Terkait Pernyataan Kapolri Dinilai Tak Sesuai Fakta

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan tegas menyatakan penolakan jika institusi Polri di bawah kementerian/lembaga dalam rapat bersama DPR RI.
Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Juara bertahan Proliga, Jakarta Pertamina Enduro berhasil meraih hasil maksimal pada laga terakhir mereka di putaran pertama musim ini.
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT