GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perintah Panglima TNI Yudo Margono ‘Piting’ Warga, Rocky Gerung: TNI Aparat Pertahanan Musuh dari Luar, Bukan dari Dalam

Warga Rempang, Batam melakukan unjuk rasa yang terjadi antara warga dengan aparat. Panglima TNI Yudo Margono perintah 'Piting' warga, ini kata Rocky Gerung
Senin, 18 September 2023 - 15:38 WIB
Rocky Gerung beri tanggapan pernyataan Panglima TNI Yudo Margono pada Konflik Rempang
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com/ tim tvOnenews - Julio Trisaputra

Tvonenews.com - Pada Kamis (7/9/2023), terjadi bentrok yang melibatkan warga Pulau Rempang dengan aparat. 

Warga Rempang, Batam melakukan unjuk rasa untuk mempertahankan tanah yang selama ini menjadi tempat tinggal mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penduduk Kampung Melayu Tua di Pulau Rempang, Batam ini berjumlah kurang lebih 7.500 jiwa ini melakukan aksinya karena dipicu oleh penolakan atas proyek Rempang Eco-City yang sebentar lagi akan dibangun.

Bentrok pun berlangsung alot serta menjadi perhatian masyarakat Indonesia, tak hanya itu beberapa tokoh dan public figur Tanah air juga ikut menyoroti konflik ini.

Kini sempat beredar, sebuah video yang viral di media sosial dengan memperlihatkan seorang Panglima TNI Yudo Margono memberi perintah anggotanya untuk ‘Piting’ warga yang rusuh. 

Panglima TNI Yudo Margono memberikan perintah dalam pertemuannya bersama anggotanya untuk piting warga Rempang, satu lawan satu. Pernyataan ini sontak menuai reaksi dari publik hingga tokoh publik.


Panglima TNI Yudo Margono. (Ist)

Pasalnya, Panglima TNI Yudo Margono menilai unjuk rasa yang telah terjadi di Pulau Rempang, Batam begitu anarkis. 

“Orang sudah diam, terus diambil batu langsung dilempar (ke polisi). Ini kan udah seperti orang yang lagi bunuh hewan gitu loh,” ungkap Panglima TNI Yudo Margono seperti yang dikutip dari potongan video pada kanal YouTube Rocky Gerung Official. 

“Seperti bunuh hewan pakai batu gede langsung dilempar begitu,” sambungnya.

Kemudian, Panglima TNI Yudo Margono mengatakan apalagi yang demo bukan lagi orang asli setempat melainkan orang luar yang datang.

“Ini berarti sudah masuk ke ranah pidana. Ya kalau seperti itu, ya nanti kita berikan. Saya tidak memberikan itu, karena saya khawatir, karena anak-anak ini nanti mindsetnya berubah nanti, kembali lagi seperti orde baru,” kata Panglima TNI Yudo Margono.

Sambungnya ia mengatakan sebenarnya tugas ini adalah ranahnya kepolisian, namun bila kepolisian tidak mampu, TNI ikut turun tangan.

“Saya melihat kemarin itu, mampu, tapi mampu kok diam saja digebuki, atau memang apa namanya. Karena saya lihat bertahan saja kan, saya lihat dengan anu yang di atas dan menumpuk jadi satu, dan sementara pendemonya ini bawa batu besar-besar itu, dilemparkan ke itu, kayak lempari itu,” serunya.

“Ya kan TNI-nya umpamanya, masyarakatnya 1.000, ya kita keluarkan 1.000. Satu piting satu itu kan selesai. Nggak usah pakai alat, dipiting aja satu-satu. Tahu dipiting nggak? Ya itu dipiting aja satu-satu,” sambungnya menjelaskan. 

Mengetahui pernyataan Panglima TNI Yudo Margono, seorang akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung memberikan tanggapannya mengenai konflik yang terjadi di Pulau Rempang.

Melalui sebuah tayangan video pada kanal YouTube Rocky Gerung Official, dirinya memberikan komentar setelah mendengar pernyataan Panglima TNI Yudo Margono.


Rocky Gerung. (ANTARA)

“Jadi kalau kita dengar misalnya statement Panglima kalau turun 1000 kita turunin 1000, kan itu semacam frustasi juga kan. Ngapain itu?” ungkap Rocky Gerung dalam video pada kanal YouTube Rocky Gerung Official. 

“TNI adalah simbol pertahanan negara tuh. Nah itu tidak boleh terucap dari Panglima bakal rakyat 1000 kami 1000. Rakyat dan TNI itu ibarat ikan dan air yang sejarahnya begitu di zaman kemerdekaan. Jadi kalau sekarang ikan berkelahi dengan air itu nggak masuk akal tuh,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya memahami karena bentrok yang terjadi pada Kamis (7/9/2023) antara warga dan aparat ini cukup alot. Namun ia tekankan bahwa TNI seharusnya dihargai sebagai pertahanan musuh dari luar, bukan dari dalam negara sendiri. 

“Tetapi sekali lagi kita ingin supaya TNI itu betul-betul dihargai sebagai aparat pertahanan musuh dari luar bukan musuh dari dalam,” tegasnya. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Ribut-ribut Persib Bandung dengan Jakmania, Umuh Muchtar Sebut Sengaja Provokasi Walau Beda Penerbangan

Kronologi Ribut-ribut Persib Bandung dengan Jakmania, Umuh Muchtar Sebut Sengaja Provokasi Walau Beda Penerbangan

Kejadian ini terjadi setelah pertandingan antara Persija melawan Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda pada Minggu (10/5/2026), di mana Persija kalah 1-2 dari Persib. 
BPNT Tahap 2 2026 Kapan Cair? Saldo Sudah Masuk di Sejumlah Bank, Banyak KPM Masih Menunggu

BPNT Tahap 2 2026 Kapan Cair? Saldo Sudah Masuk di Sejumlah Bank, Banyak KPM Masih Menunggu

BPNT Tahap 2 2026 mulai cair bertahap lewat BSI, BNI, BRI dan Mandiri. Simak penyebab saldo masih nol dan cara mengatasinya.
Di Depan Denny Sumargo, Korban Kiai Ashari Blak-blakan Jumlah Korban Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo

Di Depan Denny Sumargo, Korban Kiai Ashari Blak-blakan Jumlah Korban Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS (51) di Kabupaten Pati kian menyita perhatian publik. Lingkungan Ponpos Ndholo Kusumo kini -
Championship 2025-2026 Resmi Berakhir, Catatkan Sejarah Baru 1 Kompetisi Penuh dengan VAR

Championship 2025-2026 Resmi Berakhir, Catatkan Sejarah Baru 1 Kompetisi Penuh dengan VAR

Partai final antara PSS Sleman melawan Garuayaksa yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026) malam menjadi penutup perjalanan panjang musim Championship 2025-2026.
Beli Rumah di Usia Muda Memang Berat, Tapi Justru Bisa Jadi Langkah Finansial Terbaik, Begini Tipsnya!

Beli Rumah di Usia Muda Memang Berat, Tapi Justru Bisa Jadi Langkah Finansial Terbaik, Begini Tipsnya!

Membeli hunian di usia muda jadi tantangan besar, namun peluang memiliki rumah kini semakin terbuka lewat berbagai program dan promo properti.
BSD City Gandeng ASIX Bangun Pusat Akademi AI dan Robotik, Targetkan Jadi Ekosistem Teknologi Kelas Dunia

BSD City Gandeng ASIX Bangun Pusat Akademi AI dan Robotik, Targetkan Jadi Ekosistem Teknologi Kelas Dunia

Kolaborasi dengan ASIX Indonesia menjadi langkah konkret BSD City sebagai township masa depan yang tidak hanya unggul dari sisi infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai pusat inovasi.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral