LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Kejagung
Sumber :
  • Antara

Pengacara Jessica Akan Ajukan PK, Kejagung Sebut Kasus Sudah Clear

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI Ketut Sumedana menegaskan pihaknya siap menghadapi upaya hukum kembali berupa peninjauan kembali (PK) yang akan diajukan oleh kuasa hukum Jessica Wongso, terpidana kasus Kopi Sianida.

Kamis, 12 Oktober 2023 - 16:38 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI Ketut Sumedana menegaskan pihaknya siap menghadapi upaya hukum kembali berupa peninjauan kembali (PK) yang akan diajukan oleh kuasa hukum Jessica Wongso, terpidana kasus Kopi Sianida.
 
"Kalau ditanya penuntut umum ini siap, sangat siap kami menghadapi upaya hukum itu sudah terbiasa dilakukan teman-teman jaksa penuntut umum di persidangan," kata Ketut dalam diskusi bersama media di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Kamis (12/10/2023).
 
Ketut kembali menegaskan bahwa perkara ini sudah tuntas dengan lima kali proses pengujian, yakni ujian pertama itu di pengadilan negeri, ujian kedua dia pengadilan tinggi, ujian ketiga ada di Mahkamah Agung. Dan ujian selanjutnya adalah upaya hukum luar biasa berupa PK sebanyak dua kali ditolak.
 
"Yang paling penting saya sampaikan di sini adalah dari 5 kali ujian dengan semua hakim yang mengadili tidak ada hakim satu pun yang desiting opinion (berbeda pendapat), sehingga saya nyatakan bahwa secara pembuktian itu sudah sempurna. Clear kan!," kata Ketut menegaskan.
 
Selain itu, kata Ketut, apa yang menjadi alat bukti pada saat persidangan saat itu sudah menjadi terang benderang. Tanpa menyinggung substansi penyidikan, di dalam dakwaan utuh disebutkan adanya forensik, rekonstruksi digital maupun rekonstruksi lainnya.
 
"Apa yang dibilang tidak ada forensik, padahal itu ada, ya kalau bapak-ibu sekalian mau membaca secara utuh itu, ada semua. Rekonstruksi aja ahlinya ada beberapa, ada rekonstruksi digital, ada rekonstruksi pelaksanaan pada saat proses dilaksanakan bagaimana adanya detik terjadinya suatu pembunuhan dan matinya Mirna," paparnya.
 
Dari menyimak podcast setelah viralnya film dokumenter Ice Cold, Ketut berpendapat, harusnya kasus tersebut tidak dibuka di publik, apalagi dengan menyebutkan adanya bukti baru.
 
"Kalau saya lihat semua sudah utuh semua. karena kalau kita kembali lagi bicara apa yang harus dilakukan, mereka harusnya tidak dibuka di depan publik. Karena ini novum (bukti), kalau novum dibuka ke publik terlalu gampang dibaca oleh penuntut umum," ungkapnya.
 
 
Menurut Ketut, jaksa penuntut umum sangat siap menghadapi upaya hukum balik dari pihak Jessica Wongso, dan percaya diri karena kasus sudah terbuka untuk publik, sehingga bukti apalagi yang hendak dicari.
 
"Apalagi sih urusan yang mau digugat dan dari sisi mananya, jadi ini yang perlu kita waspadai juga teman-teman di masyarakat, di netizen terutamanya. Jangan sampai istilahnya terbelah," katanya.
 
Ketut melihat sudah ada masyarakat yang terbelah akibat tayangan tersebut, ada yang mulai mendukung Jessica Wongso.
 
"Saya kira sudah terbelah, ada sebagian besar ada yang dukung ada yang enggak gara-gara film dokumenter, namanya film ada sedikit rekayasa dan sebagainya, yang diajak main juga merasa ada yang dibohongi sepertinya, Ini harus hati-hati," paparnya.
 
Ketut menegaskan, dalam menyikapi perkara ini, penegak hukum berpegang pada apa yang terungkap di persidangan. Apa yang diputus oleh pengadilan. Apa yang menjadi hukum sudah mempunyai kekuatan tetap, dan sudah dilakukan eksekusi oleh jaksa penuntut umum.
 
 
"Clear, bagi kami perkara ini sudah selesai sejak 7 tahun lalu. Tapi sekarang muncul saat Jessica ulang tahun yang 35, itu biasalah, humanis. Kami siap untuk menghadapi hal hal seperti itu. Sudah biasa," kata Ketut.

Pers bukan pengadil
 
Sementara itu, Toto Suryanto, anggota Dewan Pers yang hadir dalam kegiatan diskusi antara media dan Kejaksaan Agung berpesan agar insan pers bekerja secara profesional dengan menjalankan kode etik tanpa perlu masuk lebih dalam hingga ada keberpihakan.
 
"Yang pasti pers itu bukan pengadil tapi mencatat fakta dan menyampaikan kepada publik, bahwa kemudian ada upaya untuk membawa kasus ini ke langkah yang lebih tinggi yang mari kita lihat, kita ikuti saja," kata Toto.
 
Ia menilai, viralnya kasus Kopi Sianida ini seperti momen memperingati 30 September, di mana masyarakat ramai-ramai menonton tayangan G-30 S/PKI.
 
Penggiat media Prabu Revolusi justru mempertanyakan film dokumenter "Ice Cold" tersebut dikategorikan sebagai karya jurnalistik atau bukan.
 
"Menarik itu tayangan disebutnya karya apa, karya jurnalistik, kalau karya jurnalistik bukan diproduksi oleh institusi pers yang terverifikasi di Dewan Pers," ujar Prabu.

Terpisah, pengacara Jesicca Wongso, Otto Hasibuan mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan pengajuan upaya hukum peninjauan kembali (PK) untuk kliennya.

"Kalau PK sedang kami persiapkan, soal waktu nanti pada saat yang tepat," kata Otto. (ant/ebs)
 

Baca Juga :
Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Tafsir Lengkap Surah An-Nisa Ayat 6, Simak Penjelasannya

Tafsir Lengkap Surah An-Nisa Ayat 6, Simak Penjelasannya

Dalam surah An-nisa ayat 6, bagaimana peran penting untuk mengajarkan dan bimbingan pada anak yatim dalam mengelola harta ataupun keuangan dan semacamnya. .....
Eky Suka Minum Anggur Merah, Fransiskus Marbun ke Dedi Mulyadi Bilang: Dia Juga Suka...

Eky Suka Minum Anggur Merah, Fransiskus Marbun ke Dedi Mulyadi Bilang: Dia Juga Suka...

Fransiskus adalah teman satu tongkrongan Eki. Dalam wawancaranya dengan Dedi Mulyadi, ia menceritakan soal kenakalan temannya itu saat masih remaja yang suka...
Hasil Piala Presiden 2024: Sang Mantan Buat Arema FC Gagal Menang Atas Persija

Hasil Piala Presiden 2024: Sang Mantan Buat Arema FC Gagal Menang Atas Persija

Persija Jakarta berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 saat bertemu Arema FC di laga kedua Piala Presiden 2024
Tukang Nasi Uduk Jadi Caketum HIPMI Jaya, Reno Adityo Komitmen Jadi Mitra Pemda DKJakarta dan Beri Dampak Luas

Tukang Nasi Uduk Jadi Caketum HIPMI Jaya, Reno Adityo Komitmen Jadi Mitra Pemda DKJakarta dan Beri Dampak Luas

Rangkaian Musyarawah Daerah Badan Pengurus Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jaya (BPD HIPMI Jaya) untuk memilih Ketua Umum BPD HIPMI Jaya memasuki tahapan pengambilan nomor urut dan penyampaian visi-misi, pada Rabu (24/07) bertempat di Jakarta Theater, Sarinah Jakarta Pusat.
3 Kali Bawa Timnas Juara, ​​Indra Sjafri Beberkan Cara Pilih Pemain untuk Skuad Garuda: Pesepakbola Harus Punya 4 Hal Ini

3 Kali Bawa Timnas Juara, ​​Indra Sjafri Beberkan Cara Pilih Pemain untuk Skuad Garuda: Pesepakbola Harus Punya 4 Hal Ini

Walau sering dikritik, buktinya Indra Sjafri sudah sumbang tiga gelar juara untuk Timnas Indonesia. Ia pun membeberkan cara memilih pemain yang bagus. Menurut -
Bupati Kebumen Buka Suara soal Viral Kisruh Ormas dan LSM

Bupati Kebumen Buka Suara soal Viral Kisruh Ormas dan LSM

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto turut prihatin dengan viralnya video adu mulut salah seorang ormas dengan LSM terkait dugaan pungli di sekolah dasar negeri di Kebumen yang kemudian dilaporkan ke Kepolisian oleh LSM tersebut.
Trending
Media Thailand Panik Terjebak di Dua Pilihan Sulit Semifinal Piala AFF U-19 

Media Thailand Panik Terjebak di Dua Pilihan Sulit Semifinal Piala AFF U-19 

Empat tim sudah terkonfirmasi lolos ke babak semifinal Piala AFF U-19 yakni Timnas Indonesia U-19, Australia, Malaysia dan Thailand.
Ikuti Jejak Si 'Wonderkid Abadi', Bintang Timnas Timor Leste Kepincut Main di Liga 1 dan Pilih PSIS Sebagai Tujuan

Ikuti Jejak Si 'Wonderkid Abadi', Bintang Timnas Timor Leste Kepincut Main di Liga 1 dan Pilih PSIS Sebagai Tujuan

Pemain Timnas Timor Leste U-19 Alexandro Bahkito Corsino Lemos mengaku ingin merumput di Liga 1 Indonesia khususnya di klub PSIS Semarang.
Pesan Tegas Thom Haye Untuk Bahrain dan China, Bilang Timnas Indonesia Akan Lakukan Hal ini di Round 3 Kualifikasi Piala Dunia: Kami Akan Menunjukkan...

Pesan Tegas Thom Haye Untuk Bahrain dan China, Bilang Timnas Indonesia Akan Lakukan Hal ini di Round 3 Kualifikasi Piala Dunia: Kami Akan Menunjukkan...

Thom Haye berikan pesan tegas untuk Bahrain dan China menjelang round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia mendatang, begini katanya.
Ramalan Media Belanda Soal Jens Raven Terbukti Akurat, Pemain Berdarah Yogyakarta Itu Kini Jadi ‘Monster’ di Lini Depan Timnas Indonesia U-19

Ramalan Media Belanda Soal Jens Raven Terbukti Akurat, Pemain Berdarah Yogyakarta Itu Kini Jadi ‘Monster’ di Lini Depan Timnas Indonesia U-19

Media Belanda ternyata pernah meramal soal penyerang Timnas Indonesia U-19, Jens Raven
Ungkapan Jujur Indra Sjafri Soal Gol Jens Raven di Laga Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste, Tak Disangka Dia Bicara...

Ungkapan Jujur Indra Sjafri Soal Gol Jens Raven di Laga Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste, Tak Disangka Dia Bicara...

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, berbicara soal penampilan Jens Raven di pertandingan melawan Timor Leste.
Media Italia Tiba-tiba Heboh Bahas Timnas Indonesia U-19, Ada Apa?

Media Italia Tiba-tiba Heboh Bahas Timnas Indonesia U-19, Ada Apa?

Banyaknya nama pemain yang unik di Timnas Indonesia menjadi perhatian media Italia.
Pemain dan Pelatih Timor Leste Terang-terangan Iri kepada Timnas Indonesia U-19 Usai Dibantai 2-6 di Piala AFF U-19 2024

Pemain dan Pelatih Timor Leste Terang-terangan Iri kepada Timnas Indonesia U-19 Usai Dibantai 2-6 di Piala AFF U-19 2024

Pemain dan pelatih Timor Leste U-19 mengakui bahwa sepak bola di negaranya berbeda sekali dengan Indonesia usai dibantai Timnas Indonesia U-19 dengan skor 2-6.
Selengkapnya