GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fadli Zon: Anies Melecehkan Pertahanan, Enggak Akan Dipilih Keluarga TNI

Waketum Gerindra Fadli Zon menuding Anies Baswedan melecehkan TNI atas penilaian yang dibuatnya kepada kinerja Kementerian Pertahanan RI saat debat ketiga Capres 2024.
Senin, 15 Januari 2024 - 21:22 WIB
Fadli Zon
Sumber :
  • dpr.go.id

Jakarta, tvOnenews.com - Waketum Gerindra Fadli Zon menuding Anies Baswedan melecehkan TNI atas penilaian yang dibuatnya kepada kinerja Kementerian Pertahanan RI saat debat ketiga Capres 2024.

Diketahui, Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, memberikan nilai 11 dari 100 untuk kinerja Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang dipimpin Prabowo Subianto, yang juga capres nomor urut 2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau menurut saya dia melecehkan dirinya sendiri, melecehkan TNI kita, melecehkan keluarga TNI kita seolah olah-oleh memang itu tanggung jawab dia," kata Fadli dalam Adu Perspektif spesial debat Pilpres 2024, Minggu (7/1/2024).

Fadli menyebut Anies mencari-cari kelemahan lawan dalam debat tersebut. Namun, penilaian Anies untuk kinerja Kemenhan era Prabowo ini sebagai blunder.

"Jadi jangan hanya gara-gara debat pilpres berusaha mencari kelemahan titik lawan, tapi kemudian akhirnya melecehkan pertahanan kita sendiri dengan keadaan kita yang sekarang, itu akan merugikan, nggak akan dipilih itu oleh keluarga besar TNI," ucap Fadli.

Seperti diketahui, Anies memberikan nilai 11 dari 100 untuk kinerja Kemhan yang dipimpin Prabowo Subianto, yang juga capres nomor urut 2. Penilaian diberikan atas dasar kesejahteraan prajurit TNI yang dinilai Anies tidak dipikirkan oleh Kemhan.

Mulanya saat sesi tanya jawab debat capres ketiga di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1) Anies memberikan pertanyaan kepada capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo. Anies bertanya skor kinerja Kemhan kepada Ganjar.

"Berapa skor yang Bapak berikan atas kinerja Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh Bapak Prabowo, silakan Pak Ganjar," tanya Anies.

Ganjar menjawab lima. Dia mengaku memiliki data terkait kinerja Kemhan.

Setelah itu, Ganjar berbicara soal sistem pertahanan. Anies kemudian membandingkan tunjangan TNI-Polri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Anies mengatakan era SBY tunjangan TNI-Polri mengalami kenaikan sembilan kali. Namun jauh berbeda dengan era Jokowi, yang hanya naik tiga kali.

Ganjar kemudian mempertegas lagi penilaian Anies. Ganjar minta Anies menyebut secara jelas angkanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mas Anies nggak usah takut, disebut aja angkanya berapa gitu loh, kayak saya gitu loh. Jangan di bawah 5, sebut aja berapa," ucap Ganjar.

"11, Mas, dari 100," kata Anies. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Kata-kata Valentino Rossi jadi Kenyataan! Bukan Marc Marquez, The Doctor Sebut Muridnya Rider Terkuat di MotoGP Saat Ini

Kata-kata Valentino Rossi jadi Kenyataan! Bukan Marc Marquez, The Doctor Sebut Muridnya Rider Terkuat di MotoGP Saat Ini

Kata-kata legenda MotoGP, Valentino Rossi, musim lalu benar-benar menjadi kenyataan pada MotoGP 2026 yang baru menggelar race perdananya di Thailand pekan lalu.
Ini Desakan YLBHI Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Ini Desakan YLBHI Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mendesak agar kepolisian untuk menggunakan kemampuannya mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Tak Lagi Ditutupi, PSSI Akhirnya Bongkar Alasan Teja Paku Alam Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Meski Gacor Bersama Persib

Tak Lagi Ditutupi, PSSI Akhirnya Bongkar Alasan Teja Paku Alam Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Meski Gacor Bersama Persib

Sumardji menjelaskan alasan John Herdman tak memanggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski kiper Persib itu menjadi pemilik clean sheet terbanyak di liga musim ini.
Novel Baswedan Sebut Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Niat Membunuh

Novel Baswedan Sebut Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Niat Membunuh

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyoroti peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus oleh orang tak dikenal (OTK)
Setahun Danantara, Ini Dukungan PLN untuk Pemerintah dalam Mendorong Semangat Belajar Anak Indonesia

Setahun Danantara, Ini Dukungan PLN untuk Pemerintah dalam Mendorong Semangat Belajar Anak Indonesia

Menyongsong setahun Danantara Indonesia, PLN beromitmen untuk mendorong lahirnya generasi yang unggul, berdaya saing, dan siap menyongsong masa depan Indonesia Emas.

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mencuri perhatian di Italia usai mencatatkan pencapaian penting dalam karier profesionalnya. Media Italia takjub.
Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Bung Ropan menyebut, salah satu pemain Timnas Indonesia bernilai miliaran rupiah cocok dipilih John Herdman untuk menggantikan Miliano Jonathans. Siapa dia?
Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut jadi sorotan setelah klubnya US Sassuolo menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A. Legenda Italia beri komentar pedas.
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT