News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Boleh Kampanye, TPN Ganjar sentil Jokowi: Nepotismenya Semakin Kental!

Pernyataan Presiden Jokowi sebut presiden maupun menteri boleh kampanyekan paslon capres-cawapres menuai komentar dari elite politik terutama dari TPN Ganjar
Rabu, 24 Januari 2024 - 12:54 WIB
Kolase Foto Presiden Jokowi dan Cyril Raoul Hakim
Sumber :
  • istimewa - Instagram

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut pernyataan Presiden Jokowi sebut presiden maupun menteri punya hak demokrasi dan hak politik. Maka dari itu diperbolehkan ikut kampanye

Namun, pernyataan itu menuai pro dan kontra di elite politik. Bahkan, TPN Ganjar-Mahfud mempertanyakan etika Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi yang menyatakan seorang presiden boleh melakukan kampanye di Pemilu 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Cyril Raoul Hakim atau akrab disapa Chico menuturkan, jika Jokowi berkampanye dalam Pilpres maka nuansa nepotisme semakin kental. 

Pasalnya ada sang putranya, yakni Gibran Rakabuming Raka yang ikut berkontestasi di Pilpres 2024.  

"Tentunya ada semacam etika dan anggapan masyarakat tentang nepotisme dan lain-lain tentunya akan semakin kental apalagi presiden mengampanyekan salah satu paslon yang kebetulan di situ, ada putra kandungnya (Gibran)," pungkas Chico kepada wartawan, Rabu (24/1/2024).

Selain itu, dia menyampaikan, secara Undang-Undang memang diperbolehkan seorang presiden berkampanye dan memihak dalam Pemilu. 

Namun, kembali lagi ia menyinggung persoalan etika yang harus dijaga.

"Terkait pernyataan presiden mengenai bolehnya seorang presiden berkampanye dan memihak kepada salah satu paslon saya rasa memang secara undang-undang diperbolehkan presiden pun bisa memberikan contoh apabila dia seorang incumbent dan juga dia mencalonkan diri kembali artinya dia mengkampanyekan diri dia sendiri artinya apa yang disampaikan pak Jokowi tidak salah secara UU," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan presiden maupun menteri punya hak demokrasi dan hak politik.

Menurut Jokowi, hak tersebut membolehkan mereka untuk ikut kampanye pemilu selama tidak menggunakan fasilitas negara.

"Hak demokrasi, hak politik setiap orang. Setiap menteri sama saja. Yang paling penting presiden itu boleh lho kampanye, boleh lho memihak. Boleh," kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (24/1/2024). 

Jokowi mengatakan jabatan presiden dan menteri merupakan pejabat publik sekaligus pejabat politik. 

Oleh karena itu, kata dia, kampanye merupakan hak demokrasi dan hak politik setiap warga negara termasuk presiden dan para menteri.

Meski demikian, Jokowi menyebut hak demokrasi tersebut memiliki aturan. 

Menurut dia, yang terpenting adalah presiden dan menteri tidak menggunakan fasilitas negara saat mengkampanyekan pasangan calon peserta Pilpres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Boleh. Kita ini pejabat publik sekaligus pejabat politik. Masa gini enggak boleh, gitu enggak boleh? Boleh. Menteri juga boleh. Itu saja yang mengatur itu. Hanya tidak boleh menggunakan fasilitas negara," tegas dia. 

"Semua itu pegangannya aturan. Kalau aturan boleh, silakan. Kalau aturan boleh, silakan. Kalau aturan tidak boleh, tidak. Sudah jelas itu. Jangan presiden tidak boleh, boleh berkampanye. Boleh. Tetapi kan dilakukan atau tidak dilakukan terserah individu masing-masing," sambungnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Pink, Inilah Penampakan dan Harga Sepatu Lionel Messi yang akan Dipakai Membela Argentina di Piala Dunia 2026

Bukan Pink, Inilah Penampakan dan Harga Sepatu Lionel Messi yang akan Dipakai Membela Argentina di Piala Dunia 2026

Megabintang Argentina, Lionel Messi, dipastikan tidak akan ikut meramaikan tren warna sepatu pink seperti yang dipakai para pemain lain di Piala Dunia 2026.
Benarkah Bulan Suro Tidak Baik untuk Menikah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Benarkah Bulan Suro Tidak Baik untuk Menikah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Benarkah bulan Suro tidak baik untuk menikah? Simak penjelasan dari Buya Yahya berikut ini.
Meski Sudah Pernah di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Kesan Pertama saat Masuk JIS sebagai Pelatih Persija

Meski Sudah Pernah di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Kesan Pertama saat Masuk JIS sebagai Pelatih Persija

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) mengaku gugup saat pertama memasuki Jakarta International Stadium (JIS) sebagai pelatih Persija Jakarta.
PSI Soal Jokowi Akan Turun ke Sejumlah Daerah: Bukan Safari Politik, Cuma Penuhi Undangan Masyarakat

PSI Soal Jokowi Akan Turun ke Sejumlah Daerah: Bukan Safari Politik, Cuma Penuhi Undangan Masyarakat

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) buka suara soal Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi yang akan mengunjungi sejumlah daerah.
Repotnya Jadi Marcus Rashford

Repotnya Jadi Marcus Rashford

Marcus Rashford menghadapi masa depan yang tidak pasti di Manchester United karena kepindahannya ke Barcelona atau Bayern Muenchen semakin tidak mungkin.
Media Vietnam Kaget dengan Target Erick Thohir, Timnas Indonesia Diminta Menembus Level Baru di Asia

Media Vietnam Kaget dengan Target Erick Thohir, Timnas Indonesia Diminta Menembus Level Baru di Asia

Pernyataan Ketua PSSI Erick Thohir mengenai target besar Timnas Indonesia kembali jadi perhatian media Vietnam. Mereka kaget dengan ambisi Indonesi ke depan.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) menggelar Muktamar VIII di Sunset 100 Kuta, Bali, pada 15–16 Juni 2026.
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Selengkapnya

Viral